Ekonomi
Harga Minyak Dunia Hari Ini 3 November 2026, Brent dan WTI Anjlok Lebih dari 7 Persen
Harga minyak dunia hari ini, 3 November 2026, bergerak di sekitar US$104 per barel untuk Brent setelah anjlok lebih dari 7% pada Senin.
MPN Indonesia 3 November 2026 - Harga minyak dunia mengalami penurunan tajam pada perdagangan Selasa (3/11).
Dikutip dari Trading Economics, minyak mentah Brent diperdagangkan di kisaran US$104 per barel setelah anjlok lebih dari 7% pada sesi sebelumnya.
Sementara itu, minyak mentah acuan AS diperdagangkan sekitar US$96 per barel setelah turun lebih dari 6%.
Penurunan harga minyak dunia terjadi setelah kedua negara menunjukkan kemajuan dalam perundingan perdamaian yang dimediasi Qatar.
Sebelum mengalami penurunan, harga minyak Brent sempat mencapai level tertinggi dalam empat tahun.
Kenaikan tersebut terjadi di tengah kekhawatiran terhadap kemungkinan serangan militer AS terhadap Iran.
Perundingan AS dan Iran Meredakan Kekhawatiran Pasokan Minyak
Penurunan harga minyak dunia terjadi seiring perkembangan perundingan antara Washington dan Teheran.
Kedua negara menunjukkan kemajuan diplomatik setelah berlangsungnya pembicaraan yang dimediasi Qatar.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa pemerintahnya telah memperoleh kewenangan lebih besar dari pemimpin tertinggi Iran.
Kewenangan tersebut diberikan untuk melanjutkan upaya perundingan perdamaian.
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengindikasikan adanya kemajuan dalam pembicaraan dengan Iran.
Pernyataan kedua pemimpin tersebut muncul ketika pasar masih mencermati risiko gangguan pasokan minyak akibat konflik kedua negara.
Pejabat Iran juga menyampaikan bahwa kesepakatan masih memungkinkan tercapai setelah tiga hari pembicaraan yang dimediasi Qatar.
Perkembangan tersebut turut meredakan kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan minyak dunia.
Pemilu Paruh Waktu AS
Perkembangan diplomatik AS dan Iran berlangsung bersamaan dengan dimulainya pemilu paruh waktu Amerika Serikat.
Pemilu tersebut berlangsung ketika pemerintahan Donald Trump dan Partai Republik menghadapi tekanan politik akibat kenaikan biaya energi.
Sebelumnya, pasar minyak mencermati kemungkinan Washington kembali melancarkan serangan militer terhadap Iran setelah pemilu berlangsung.
Kekhawatiran tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong kenaikan harga minyak dunia.
Namun, perkembangan perundingan perdamaian meredakan kekhawatiran terhadap gangguan pasokan minyak lebih lanjut.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi3 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi4 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Teknologi3 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Berita3 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
-
Internasional4 weeks agoPekan Antariksa Dunia 2026 di Mana? Digelar Serentak di Sekitar 100 Negara
