Connect with us

Viral

Caleg DPRD Singkawang yang Diduga Pelaku Pencabulan Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD

Arthur

Published

on

Caleg DPRD Singkawang yang Diduga Pelaku Pencabulan Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD
Gambar: Media Center Singkawang

MPN Indonesia 24 September 2024 -

Kasus pencabulan oleh seorang anggota DPRD Singkawang baru-baru ini membuat heboh publik.

Caleg berinisial HA yang diduga sebagai pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur ini tetap dilantik meskipun statusnya sudah menjadi tersangka.

Berbagai pihak menyatakan keprihatinannya, termasuk Kompolnas, DPR, dan masyarakat luas.

Kronologi

HA, kader dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menjadi tersangka dalam kasus pencabulan terhadap seorang gadis berusia 13 tahun.

Kasus ini terjadi pada tahun 2023, ketika korban dan keluarganya tinggal di kos milik HA di Singkawang.

Korban merasa bahwa pelaku berkuasa atas dirinya dan keluarganya, dan akhirnya mengalami pencabulan.

Bahkan, pelaku sempat mengancam akan menagih utang ibunya jika korban berani melaporkan kejadian tersebut.

Akibat trauma yang mendalam, korban mengalami stres berat dan bahkan sempat ingin bunuh diri.

Setelah kejadian pertama, korban sempat tinggal bersama neneknya di Pontianak. Namun, setelah ayahnya meninggal, korban kembali ke Singkawang untuk membantu ibunya.

Di Singkawang, korban kembali didatangi oleh HA, yang lagi-lagi melakukan tindakan pencabulan ketika ibu korban sedang tidak berada di rumah.

Meski kasus ini sudah dilaporkan dan HA telah menjadi tersangka, hingga kini ia belum ditahan oleh pihak kepolisian.

Kasat Reskrim Polres Singkawang, Iptu Deddi Sitepu, menjelaskan bahwa kasus ini masih dalam tahap penyelidikan, sehingga belum ada penahanan terhadap HA. Deddi juga menegaskan bahwa kasus ini sudah masuk ke tahap kejaksaan.

Kompolnas Desak Polisi untuk Bertindak Tegas

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) turut mendesak agar pihak kepolisian segera menahan HA.

Menurut Anggota Kompolnas, Poengky Indarti, pihaknya sangat prihatin atas kejadian ini dan meminta agar kepolisian memproses kasus ini secara profesional dengan memanfaatkan scientific crime investigation.

Baca Juga:  Guru SD di Tangsel Dinonaktifkan usai Diduga Cabuli Belasan Muridnya

Hal ini penting agar tersangka bisa dijerat dengan pasal yang tepat, termasuk ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara sesuai dengan UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual.

Pelantikan HA sebagai anggota DPRD Kota Singkawang pada dilakukan pada Selasa (17/9). Meskipun telah menjadi tersangka, pelantikan HA tetap dilaksanakan.

Menurut Ketua KPU Kalimantan Barat, Syarifah Nuraini, pihaknya tidak memiliki wewenang untuk membatalkan pelantikan tersebut tanpa adanya surat resmi pemecatan dari partai politik yang menaungi tersangka.

Syarifah menjelaskan bahwa KPU hanya bisa bertindak jika ada surat pemecatan resmi dari PKS atau keputusan pengadilan yang sudah final.

Hingga saat ini, meskipun ada kabar bahwa PKS telah memecat HA, KPU masih belum menerima surat resmi dari partai tersebut.

Syarifah juga menegaskan bahwa KPU sebagai lembaga pasif hanya bisa bertindak berdasarkan dokumen dan keputusan resmi, tidak bisa berinisiatif untuk menghentikan pelantikan seorang caleg meskipun ia terlibat kasus hukum.

Kasus pelantikan HA sebagai anggota DPRD juga mendapat perhatian dari Komisi III DPR RI. Wakil Ketua Komisi III DPR, Pangeran Khairul Saleh, mengungkapkan kekecewaannya terhadap pelantikan ini.

Menurutnya, sangat tidak pantas jika seorang tersangka kasus pencabulan anak tetap dilantik sebagai anggota dewan. Pangeran menilai, proses hukum terhadap HA terkesan lamban dan tidak tegas.

Continue Reading
20 Comments

20 Comments

  1. dLQj

    dLQj

    October 6, 2026 at 01:33

    DjkK

  2. dLQj

    dLQj

    October 6, 2026 at 01:33

    DjkK)(‘).,,”()

  3. dLQj

    dLQj

    October 6, 2026 at 01:34

    DjkK’bmHcAo)gTOgwd

  4. dLQj.',(()),")

    dLQj.',(()),")

    October 6, 2026 at 01:34

    DjkK

  5. dLQj'GPxFne

    dLQj'GPxFne

    October 6, 2026 at 01:34

    DjkK

  6. dLQj

    dLQj

    October 6, 2026 at 01:35

    DjkK

  7. dLQj

    dLQj

    October 6, 2026 at 01:35

    DjkK

  8. dLQj

    dLQj

    October 6, 2026 at 01:35

    DjkK

  9. dLQj

    dLQj

    October 6, 2026 at 01:36

    DjkK

  10. dLQj

    dLQj

    October 6, 2026 at 01:36

    DjkK

  11. dLQj

    dLQj

    October 6, 2026 at 01:36

    DjkK

  12. dLQj

    dLQj

    October 6, 2026 at 01:37

    DjkK

  13. dLQj

    dLQj

    October 6, 2026 at 01:37

    DjkK

  14. dLQj

    dLQj

    October 6, 2026 at 01:38

    DjkK

  15. dLQj

    dLQj

    October 6, 2026 at 01:38

    DjkK

  16. dLQj

    dLQj

    October 6, 2026 at 01:38

    DjkK

  17. dLQj

    dLQj

    October 6, 2026 at 01:39

    DjkK

  18. dLQj

    dLQj

    October 6, 2026 at 01:39

    DjkK

  19. dLQj

    dLQj

    October 6, 2026 at 01:40

    DjkK

  20. web site

    web site

    October 15, 2026 at 13:29

    Inverted orgasmGay in massachusetts peopleSkinny boy facial actors pornAdvice anxiety center christian counseling
    teenFree printable valentine cards for teensPussy young asian brutal analIsrael teen modelsSingapore malay penis massageAsian ertic massage in ctMom fucking son and friends xnxx Piss in publicPictures creampie interracialI jacked off in a liberal’sBreast guinness largest record womanBusty grandma in stockingWife sucking young cockSwimwear for small breastsFacial trains https://free.xnxxtubexxx.cc/
    Virgin 20mbLive show pornGina bbwFree porn lpsFree lesbo domination clipsFree shyla styles mr big dickSex pics bigCalcium
    bentonite clay facials xnxx Deepthroat blowjob cumshotSex novelSwedish bikini spring breakMaking a prison sex dollComic female dominationShooting your cumDad fucks babysitterNude black goddessMy
    wife sucks me off videosButt naked strippingGlory holes goldsboro ncCharmane
    interracial starAsian massage parlors storiesDad
    will you fuck meIowa law on gay marriageBlonde mahogany vintageChrsitian teens sex emotional
    pain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending