Berita
Kebakaran di Kalimantan Timur Hanguskan 29 Warung Makan dan 2 Rumah
Kebakaran di belakang Pasar Sanggam Adji Dilayas Berau menghanguskan 29 warung dan 2 rumah. Polisi masih menyelidiki penyebabnya.
Kalimantan Timur, MPN Indonesia 6 November 2026 - Kebakaran melanda kawasan belakang Pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD), Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, pada Rabu (4/11) malam pukul 19.00 WITA.
Peristiwa tersebut menghanguskan 29 warung makan dan 2 rumah warga yang terdiri dari empat pintu.
Api pertama kali terlihat dari salah satu warung setelah terjadi pemadaman listrik, kemudian merambat ke bangunan lain yang sebagian besar berbahan kayu.
Kasi Humas Polres Berau, AKP Suradi, menjelaskan kronologi munculnya api berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian.
“Peristiwa kebakaran ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 19.00 WITA. Berdasarkan keterangan awal dari sejumlah saksi di lokasi, api mendadak muncul dari salah satu warung makan di bagian belakang pasar tepat setelah terjadi pemadaman aliran listrik,” ujar AKP Suradi, dikutip MPN Indonesia dari laman Polres Berau pada Jumat (6/11).
Kronologi Kebakaran
Kobaran api pertama kali terlihat di area belakang Pasar Sanggam Adji Dilayas, Jalan H.A.R.M. Ayoeb, Kecamatan Teluk Bayur.
Api kemudian membesar dan merambat ke sejumlah bangunan tempat usaha pedagang.
Sebagian besar bangunan warung terbuat dari material kayu yang mudah terbakar.
Kondisi tersebut menyebabkan api cepat menyebar hingga mencapai rumah warga di seberang pasar.
“Bangunan warung sebagian besar terbuat dari bahan kayu yang mudah terbakar. Hal tersebut membuat si jago merah dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lain di sekitarnya, hingga menjalar ke dua unit rumah empat pintu milik warga yang posisinya berdekatan di seberang pasar,” katanya.
Warga bersama pedagang sempat berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Namun, kobaran api terus membesar sehingga upaya pemadaman secara manual tidak mampu mengendalikan kebakaran tersebut.
8 Mobil Pemadam dan 1 Water Cannon Dikerahkan
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Berau mengerahkan delapan mobil pemadam ke lokasi kejadian.
Petugas juga mendapat bantuan satu unit water cannon milik Sat Brimob Kompi III Batalyon C dan melakukan pemadaman bersama masyarakat setempat.
“Petugas bergerak cepat setelah menerima laporan warga. Sebanyak delapan unit mobil pemadam dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Berau serta satu unit water cannon milik Sat Brimob Kompi III Batalyon C dikerahkan ke TKP pada pukul 19.10 WITA,” jelas AKP Suradi.
Proses pemadaman sempat terkendala kobaran api yang terus membesar. Petugas akhirnya berhasil memadamkan seluruh api sekitar pukul 20.00 WITA.
“Berkat kerja keras tim gabungan di lapangan dan bantuan masyarakat sekitar, api berhasil dipadamkan secara total pada pukul 20.00 WITA,” tuturnya.
Sebanyak 29 Warung Makan dan 2 Rumah Terbakar
Peristiwa ini tidak menimbulkan korban meninggal dunia maupun luka-luka.
Namun, puluhan bangunan tempat usaha dan rumah warga mengalami kerusakan akibat kebakaran tersebut.
“Alhamdulillah, untuk korban jiwa dipastikan nihil. Namun, dampak kerusakan material mencakup 29 unit warung makan di area belakang pasar serta dua unit rumah warga yang terdiri dari empat pintu. Untuk total nilai kerugian material saat ini masih belum dapat dipastikan karena masih dalam tahap inventarisasi,” ungkapnya.
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran
Setelah proses pemadaman selesai, kepolisian memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian.
Petugas juga melakukan pendataan terhadap bangunan dan pemilik tempat usaha yang terdampak.
Kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut.
“Saat ini area TKP sudah dipasang garis polisi. Personel Piket Siaga Sat Intelkam Polres Berau dan Unit Intelkam Polsek Teluk Bayur sedang melakukan pendataan terhadap seluruh pemilik warung yang terdampak serta berkoordinasi dengan pengelola Pasar SAD. Sementara itu, proses penyelidikan resmi tengah ditangani guna memastikan penyebab utama kebakaran,” pungkasnya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi4 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi3 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi3 weeks agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Berita3 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
-
Internasional4 weeks agoPekan Antariksa Dunia 2026 di Mana? Digelar Serentak di Sekitar 100 Negara
-
Teknologi4 weeks agoIDLIX vs Netflix: Beda Lisensi, Keamanan, Katalog dan Aplikasi
