Viral
Viral! Koptu Nyamar Pakai Seragam Jenderal TNI di Bandara Juanda, Diduga Masalah Kejiwaan
Viral Koptu MT mengenakan atribut jenderal bintang empat di Bandara Juanda. Dandim Sidoarjo menjelaskan kronologi dan kondisi prajurit.
MPN Indonesia 5 November 2026 - Seorang prajurit TNI AD berpangkat Kopral Satu (Koptu) berinisial MT viral setelah mengenakan seragam dengan atribut jenderal TNI bintang empat di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (2/11).
Petugas keamanan bandara mengamankan MT karena atribut yang dikenakannya tidak sesuai dengan pangkatnya.
Komandan Kodim 0816/Sidoarjo Letkol Arh Muhammad Ansyari membenarkan kejadian tersebut dan menyebut prajurit tersebut memiliki riwayat gangguan kejiwaan.
“Bahwa betul anggota yang bernama Koptu MT jabatan di Tamtama Kodim 0816 yang pada hari Senin kemarin viral menggunakan seragam atribut yang tidak sesuai dengan TNI AD pada saat ataupun ditemukan di Bandara Juanda,” kata Ansyari kepada awak media.
MT diketahui hendak melakukan perjalanan menuju Palembang, Sumatra Selatan, untuk menemui istri dan anaknya.
Koptu MT Diamankan Setelah Mengenakan Seragam Jenderal TNI
Personel Satgas Pengamanan Bandara Juanda menemukan ketidaksesuaian atribut yang dikenakan MT saat berada di kawasan bandara.
Prajurit tersebut mengenakan tanda pangkat bintang empat dan lencana bertuliskan TNI DLU (Darat, Laut, Udara).
Petugas kemudian mengamankan MT untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pasi Intel Kodim 0816/Sidoarjo Kapten Wahyu selanjutnya menjemput prajurit tersebut.
“Yang bersangkutan sudah kami mintai keterangan dan sudah kami kembalikan kepada keluarganya,” kata Ansyari.
Ansyari menjelaskan bahwa perjalanan MT berkaitan dengan urusan keluarga. MT berencana pulang ke Palembang karena istri dan anaknya berada di kota tersebut.
“Nah, kejadian yang terakhir kemarin pada saat yang bersangkutan tujuannya akan pulang ke Palembang karena istri dan anaknya berada di Palembang. Berangkat dari rumahnya karena sehari-harinya tinggal dengan saudaranya ataupun orang tuanya di wilayah Sidoarjo,” katanya.
Riwayat Gangguan Kejiwaan Koptu MT Sejak Mutasi Satuan
Ansyari mengungkapkan bahwa kondisi kejiwaan MT telah menjadi perhatian pihak TNI sejak beberapa tahun sebelumnya.
Kondisi tersebut diketahui ketika MT menjalani proses perpindahan satuan.
Pada 2023, MT dipindahkan dari Yonzikon 12 Kodam II/Sriwijaya di Palembang menuju Korem 084/Bhaskara Jaya di Surabaya.
Ia kemudian ditempatkan di Kodim 0816/Sidoarjo pada 2025.
Saat proses perpindahan satuan, MT disebut sempat mengalami perubahan emosi hingga mengamuk.
Tim Intel Korem kemudian mengamankannya sebelum proses penempatan dilanjutkan.
“Sudah mengalami gangguan kondisi kejiwaan. Yang bersangkutan pada saat itu pindah sudah kondisinya emosi, mengamuk. Akhirnya diambil tindakan oleh Tim Intel di Korem diamankan terlebih dahulu kemudian setelah kondisi yang bersangkutan bisa dikatakan pulih ataupun normal, kemudian dipindahkan ke Kodim 0816 Sidoarjo,” katanya.
Sejak pemeriksaan tersebut, MT diwajibkan menjalani pengobatan dan kontrol kesehatan secara rutin.
Pemeriksaan dilakukan oleh dokter spesialis kejiwaan di rumah sakit wilayah Surabaya.
“Nah, tindak lanjut yang bersangkutan melaksanakan pemeriksaan secara rutin di rumah sakit wilayah Surabaya oleh dokter spesialis kejiwaan melaksanakan pemeriksaan secara rutin,” ucapnya.
Kondisi Kesehatan Memburuk Setelah Orang Tua Meninggal
Kodim 0816/Sidoarjo telah menyesuaikan tugas kedinasan MT berdasarkan kondisi kesehatannya.
Prajurit tersebut hanya diberikan tugas ringan, termasuk membersihkan lingkungan markas.
“Untuk sementara masih berdinas, tetapi kami berikan tugas-tugas ringan. Tidak diberi tugas yang berat,” jelas Ansyari.
Menurut Ansyari, kondisi kejiwaan MT semakin memburuk setelah kedua orang tuanya meninggal dunia. Ia menyebut kepergian ibunya turut menambah beban pikiran prajurit tersebut.
“Pada kondisi setelah orang tuanya kurang lebih beberapa waktu ke belakang meninggal, itu kondisi kejiwaannya semakin memburuk. Jadi beban pikirannya semakin bertambah semenjak ditinggal oleh ibunya pada saat itu,” ujarnya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi3 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi4 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Teknologi3 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Berita3 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
-
Internasional4 weeks agoPekan Antariksa Dunia 2026 di Mana? Digelar Serentak di Sekitar 100 Negara
