Connect with us

Viral

Dua Nakes di Jombang Dipecat Usai Live TikTok di Ruang Operasi

Dua nakes di RSU PKU Mojoagung diberhentikan usai live TikTok di ruang operasi. PPNI Jombang sebut tindakan melanggar etika dan disiplin profesi.

Logompn

Published

on

Viral! live tiktok saat operasi caesar, 2 nakes di jombang dipecat
Viral! Live TikTok saat Operasi Caesar, 2 Nakes di Jombang Dipecat. Gambar : Kolase Tangkapan Layar Instagram/@kabarjombangdotcom

MPN Indonesia 29 Mei 2025 - Dua tenaga kesehatan di RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung, Jombang, diberhentikan setelah video siaran langsung (live) mereka di TikTok dari dalam ruang operasi menjadi viral di media sosial.

Peristiwa ini terjadi pada Selasa (27/5) dan memicu kecaman luas, termasuk dari organisasi profesi perawat.

Kedua nakes berinisial K dan R dinilai telah melanggar etika dan disiplin profesi.

Dalam video yang beredar, salah satu dari mereka tampak menghadap kamera saat siaran langsung, sementara rekannya terlihat membersihkan peralatan medis di samping ranjang pasien usai operasi caesar.

PPNI Jombang: Langgar Etika dan Disiplin Profesi

Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jombang, Masrullah, menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap kode etik profesi.

“Pihak pelanggar sudah kami lakukan investigasi melalui PIC-nya. Menurut saya memang yang bersangkutan ada pelanggaran etik disiplin profesi,” ujar Masrullah saat dikonfirmasi wartawan pada Rabu (28/5).

Meskipun keduanya telah diberhentikan oleh pihak rumah sakit sejak hari kejadian, PPNI tetap akan memanggil dan memberikan pembinaan kepada mereka.

“Terkait pemecatan itu peraturan internal rumah sakit. Bagi organisasi profesi perlu dilakukan pembinaan,” tegasnya.

Kronologi Kejadian dan Respons Publik

Insiden bermula dari unggahan akun Instagram @inijawatimur yang membagikan video berdurasi singkat memperlihatkan situasi di ruang operasi, pada Jumat (23/5).

Video tersebut menunjukkan suasana pasca operasi caesar, dengan seorang perawat tengah live TikTok sambil tersenyum ke arah kamera.

Aksi ini menuai banyak kecaman warganet karena dinilai tidak profesional dan dianggap melanggar privasi pasien.

PPNI Jombang langsung merespons dengan penyelidikan internal dan menilai tindakan para perawat melanggar standar profesi, terutama dalam menjaga privasi dan etika kerja di fasilitas medis.

Baca Juga:  Viral! 3 Siswa SD Berprestasi Dipulangkan Paksa Gegara Nunggak Bayar SPP Rp42 Juta

Edukasi dan Pembinaan Jadi Langkah Lanjutan

PPNI menekankan pentingnya pembinaan terhadap tenaga kesehatan agar kejadian serupa tidak terulang di tempat kerja lain.

Pembinaan dilakukan tidak hanya sebagai sanksi, tetapi juga untuk memperkuat kembali pemahaman soal etika profesi.

“Kami menilai tindakan ini sebagai pelanggaran etik yang tidak seharusnya terjadi di lingkungan kerja profesional, terutama di ruang operasi,” pungkas Masrullah.

(AKM/NID/RAD)

Trending