Olahraga
Pemain Tenerife, Jesus de Miguel Meninggal Dunia usai Tabrakan dengan Kiper Andorra di Lapangan
Jesus de Miguel meninggal dunia setelah benturan dengan kiper Andorra. Berikut kronologi insiden, penanganan medis, dan pernyataan CD Tenerife.
MPN Indonesia 4 November 2026 - Pemain CD Tenerife, Jesus de Miguel, meninggal dunia pada Selasa (3/11) setelah mengalami benturan dengan kiper FC Andorra, Jesus Owono.
Insiden tersebut terjadi dalam pertandingan kasta kedua Liga Spanyol di Stadion Heliodoro Rodriguez Lopez, Senin (2/11).
Penyerang berusia 30 tahun itu mengalami henti jantung setelah terkena benturan saat mengejar bola panjang menjelang akhir pertandingan.
CD Tenerife mengumumkan kematian pemainnya pada Selasa (3/11) pukul 08.00 waktu setempat.
Klub menyampaikan kabar tersebut setelah kondisi De Miguel memburuk selama menjalani perawatan di rumah sakit.
“Dengan hati yang hancur karena duka, perasaan tercekat, dan masih sulit mempercayai kenyataan ini, CD Tenerife mengumumkan kabar tragis meninggalnya Jesús de Miguel Alameda pada Selasa, 3 November 2026, pukul 08.00 waktu setempat,” tulis Tenerife dalam unggahannya dikutip MPN Indonesia dari Instagram @cdtoficial, Rabu (4/11).
Kronologi Benturan Jesus de Miguel dengan Kiper Andorra
Insiden terjadi ketika CD Tenerife menghadapi FC Andorra pada pekan ke-12 Liga Segunda.
Kedua tim bermain imbang 2-2 saat pertandingan memasuki masa tambahan waktu babak kedua.
Pada menit-menit akhir pertandingan, De Miguel berlari mengejar umpan lambung rekannya dalam serangan balik.
Jesus Owono keluar dari area penalti untuk menghalau bola panjang yang dikejar De Miguel.
Dalam upaya tersebut, Owono mengangkat kakinya dan mengalami benturan keras dengan penyerang Tenerife tersebut.
Benturan itu membuat De Miguel terjatuh dan tidak bergerak sehingga para pemain segera meminta bantuan tim medis.
Wasit memberikan kartu merah kepada Owono dan menghentikan pertandingan untuk penanganan darurat.
Jesus de Miguel Mengalami Henti Jantung sebelum Meninggal Dunia
Tim medis segera memberikan pertolongan kepada De Miguel setelah pemain tersebut terjatuh akibat benturan.
Penyerang berusia 30 tahun itu dilaporkan mengalami henti jantung dan membutuhkan tindakan resusitasi.
Setelah mendapatkan penanganan darurat, De Miguel dibawa menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Universitario Nuestra Señora de la Candelaria untuk menjalani perawatan intensif.
Pihak klub menyampaikan bahwa pemain tersebut menjalani perawatan intensif di ruang ICU. Kondisinya sempat dinyatakan stabil meskipun masih dalam keadaan kritis.
Namun, kondisinya kembali memburuk pada Selasa (3/11) dini hari. CD Tenerife kemudian mengonfirmasi bahwa penyerangnya meninggal dunia pada pukul 08.00 waktu setempat.
“Tidak ada kata-kata penghiburan yang mampu meredakan kesedihan mendalam ini. Kami turut berduka bersama keluarganya yang terpukul, orang-orang terkasihnya, serta seluruh keluarga besar dan pendukung CD Tenerife yang hari ini menangisi akhir tragis tersebut,” tulisnya.
Federasi Sepak Bola Spanyol Tunda Pertandingan
Kematian pemain CD Tenerife tersebut juga mendapat perhatian dari Federasi Sepak Bola Spanyol.
Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) memperpanjang penundaan pertandingan Copa del Rey dan Copa de la Reina hingga Kamis (5/11) sebagai bentuk penghormatan atas meninggalnya Jesus de Miguel.
Penundaan tersebut mencakup pertandingan Copa del Rey dan Copa de la Reina.
Federasi juga membatalkan agenda presentasi resmi menjelang pertandingan internasional Spanyol U-21 melawan Jepang.
Sementara itu, UEFA mengumumkan rencana mengheningkan cipta sebelum seluruh pertandingan kompetisi Eropa pada pekan tersebut.
Penghormatan tersebut juga berkaitan dengan pertandingan Liga Champions yang melibatkan Atlético Madrid, Barcelona, dan Villarreal.
Presiden UEFA Aleksander Čeferin turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya pemain berusia 30 tahun tersebut.
“Kami sangat berduka atas kematian Jesus de Miguel Alameda. Kami telah mencari kata-kata dan hanya menemukan keheningan dalam keheningan itu, hati dan pikiran kami bersama keluarganya, rekan-rekan setimnya, semua orang di CD Tenerife, dan semua orang yang berduka atas kehilangan tragis ini,” kata Aleksander Čeferin dikutip MPN Indonesia dari laman resmi UEFA, Rabu (4/11).
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi3 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi4 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Teknologi3 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Berita3 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
-
Internasional4 weeks agoPekan Antariksa Dunia 2026 di Mana? Digelar Serentak di Sekitar 100 Negara
