Politik
Perjalanan Karier Listyo Sigit, dari Ajudan Jokowi hingga Kepala Staf Kepresidenan
Listyo Sigit ditetapkan sebagai tersangka dugaan penyadapan ilegal. Berikut perjalanan kariernya dari kepolisian daerah hingga Istana Negara.
MPN Indonesia 4 November 2026 - Perjalanan karier Listyo Sigit Prabowo kembali menjadi perhatian setelah mantan Kapolri yang kini menjabat Kepala Staf Kepresidenan itu ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Penetapan tersangka diumumkan Kabareskrim Polri Komjen Asep Safrudin dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (3/11).
Dalam kasus tersebut, Listyo Sigit bersama dua perwira tinggi Polri lainnya diduga terlibat penyadapan tanpa prosedur hukum, akses ilegal, serta penghapusan data elektronik sepanjang 2025–2026.
Ketiga tersangka kemudian ditahan di Rutan Mabes Polri untuk kepentingan penyidikan.
Sebelum terseret perkara tersebut, Listyo Sigit memiliki perjalanan karier panjang di lingkungan Polri, mulai dari sejumlah penugasan di daerah, menjadi ajudan Presiden Joko Widodo, hingga menjabat Kapolri pada 2021–2026.
Perjalanan Karier Listyo Sigit
Listyo Sigit Prabowo merupakan jenderal polisi kelahiran Ambon, Maluku, pada 5 Mei 1969.
Ia menempuh pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol) dan lulus pada 1991.
Setelah menyelesaikan pendidikan kepolisian, Listyo menjalani berbagai penugasan di lingkungan Polri.
Sejumlah jabatan yang pernah diembannya berada di tingkat kepolisian resor, kepolisian daerah, hingga Markas Besar Polri.
Pada 2009, Listyo menjabat sebagai Kapolres Pati di Polda Jawa Tengah.
Ia kemudian mendapat penugasan sebagai Wakapolrestabes Semarang pada 2010.
Setahun kemudian, Listyo menjabat sebagai Kapolresta Surakarta pada 2011, menggantikan Nana Sujana.
Pada 2012, ia bertugas sebagai Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri.
Kariernya berlanjut pada 2013 saat menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Tenggara.
Penugasan tersebut berlangsung sebelum Listyo mendapat tugas di lingkungan kepresidenan.
Dari Ajudan Presiden Jokowi hingga Menjadi Kapolri
Listyo Sigit mendapat penugasan di Sekretariat Militer Presiden pada 2014.
Dalam penugasan tersebut, ia menjadi ajudan Presiden Joko Widodo hingga 2016.
Setelah menyelesaikan tugas sebagai ajudan presiden, Listyo menjabat sebagai Kapolda Banten pada 2016.
Ia kemudian mendapat penugasan sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri pada 2018.
Pada 6 Desember 2019, Listyo mulai menjabat sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri.
Ia menggantikan Idham Azis yang sebelumnya dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Kapolri.
Saat memimpin Bareskrim, Listyo bersama jajarannya menangani sejumlah perkara.
Salah satunya adalah penangkapan Djoko Tjandra, terpidana kasus Bank Bali yang menjadi buronan selama 11 tahun.
Selain perkara tersebut, Bareskrim menangani kasus kebakaran Gedung Kejaksaan Agung.
Penyidik menetapkan 11 orang sebagai tersangka dalam penanganan kasus tersebut.
Karier Listyo berlanjut saat Presiden Joko Widodo mengusulkannya sebagai calon tunggal Kapolri pada 13 Januari 2021.
Pencalonan tersebut diajukan untuk menggantikan Idham Azis.
Komisi III DPR RI yang dipimpin Herman Hery kemudian menggelar uji kepatutan dan kelayakan terhadap Listyo.
Komisi tersebut menyetujui pencalonannya secara aklamasi.
Keputusan itu selanjutnya disahkan melalui sidang paripurna DPR RI yang dipimpin Ketua DPR RI Puan Maharani.
Presiden Joko Widodo kemudian melantik Listyo Sigit sebagai Kapolri pada 27 Januari 2021.
Listyo Sigit mengakhiri masa jabatannya sebagai Kapolri pada 1 Oktober 2026 setelah Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai penggantinya.
Pada hari yang sama, Listyo Sigit mendapat penugasan baru sebagai Kepala Staf Kepresidenan menggantikan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman.
Serah terima jabatan Kepala Staf Kepresidenan berlangsung pada 5 Oktober 2026 di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Tanda Jasa dan Penghargaan Listyo Sigit Prabowo
Selama bertugas di kepolisian, Listyo Sigit tercatat menerima sejumlah tanda jasa dan penghargaan.
Penghargaan tersebut diberikan pada berbagai periode penugasannya.
Berikut daftar tanda jasa dan penghargaan Listyo:
- SL Pengabdian 8 Tahun (2000).
- SL Dwidya Sistha (2002).
- SL Dharma Nusa (2007).
- SL Pengabdian 16 Tahun (2012).
- SL Pengabdian 24 Tahun (2015).
- Bintang Bhayangkara Nararaya (2016).
- SL Ops Kepolisian (2019).
- Bintang Bhayangkara Pratama (2019).
- SL Karya Bhakti (2020).
- SL Jana Utama (2020).
- SL Bhakti Buana (2020).
- Bintang Bhayangkara Utama (2021).
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi3 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi4 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Teknologi3 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Berita3 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
-
Internasional4 weeks agoPekan Antariksa Dunia 2026 di Mana? Digelar Serentak di Sekitar 100 Negara
