Connect with us

Politik

Soal Tudingan Ijazah Palsu, Jokowi: Saya Merasa Dihina dan Direndahkan, 34 Juta Orang Percaya

Dalam sidang Roy Suryo, Jokowi mengungkap kerugian immaterial akibat isu ijazah palsu yang menurutnya mencemarkan nama baik keluarga.

Actress 1299250

Published

on

Soal Tudingan Ijazah Palsu, Jokowi Saya Merasa Dihina dan Direndahkan, 34 Juta Orang Percaya
Soal Tudingan Ijazah Palsu, Jokowi Saya Merasa Dihina dan Direndahkan, 34 Juta Orang Percaya. Gambar: Instagram/@indonesia_raya007

MPN Indonesia 5 November 2026 - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku merasa dihina dan direndahkan akibat tudingan ijazah palsu yang ditujukan kepadanya.

Pernyataan tersebut disampaikan saat bersaksi dalam sidang kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik dengan terdakwa Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11).

Jokowi menjelaskan bahwa tudingan tersebut menimbulkan kerugian immaterial berupa tercemarnya nama baik dirinya dan keluarga.

“Kerugian immaterial, Yang Mulia. Kerugian immaterial karena tercemarnya nama baik saya dan juga keluarga saya, dan kemudian saya juga merasa telah dihina, direndahkan dengan amat sangat,” kata Jokowi dalam persidangan.

Jokowi: 34 Juta Orang Percaya Tuduhan Ijazah Palsu Ini

Pengakuan tersebut disampaikan ketika Jaksa Penuntut Umum (JPU) meminta Jokowi menjelaskan dampak perbuatan terdakwa. Pertanyaan itu diajukan setelah persidangan menampilkan video yang memperlihatkan sejumlah tindakan terdakwa.

Jokowi menyebut kerugian yang dialaminya berkaitan dengan nama baik, kehormatan, dan reputasi. Ia juga mengaitkan tuduhan mengenai ijazah Jokowi dengan berkurangnya kepercayaan sebagian masyarakat terhadap dirinya.

“Tercemarnya nama baik saya, Yang Mulia, dan juga reputasi yang saya miliki, Yang Mulia. Karena kalau kita lihat dari survei terakhir, seingat saya 18 persen masyarakat Indonesia percaya terhadap tuduhan ijazah palsu ini, Yang Mulia. 18 persen itu kalau dikonversi ke orang itu kurang lebih 34 juta orang percaya mengenai tuduhan ijazah palsu ini, Yang Mulia,” sebut Jokowi.

Angka tersebut disampaikan berdasarkan hasil survei terakhir yang diingat Jokowi.

Ia menyebut sekitar 34 juta orang mempercayai tuduhan mengenai keaslian ijazah miliknya.

Baca Juga:  Kasus Dugaan Penahanan Ijazah, Wali Kota Surabaya Turun Tangan Dampingi Korban ke Polisi

Kepercayaan Publik terhadap Dirinya Berkurang

JPU kemudian meminta penegasan mengenai dampak tuduhan tersebut terhadap kepercayaan masyarakat.

Jokowi membenarkan bahwa persoalan itu telah memengaruhi kepercayaan publik terhadap dirinya.

“Betul, Yang Mulia. 34 juta orang percaya, Yang Mulia, bahwa tuduhan palsu tuduhan ijazah palsu ini telah mengurangi kepercayaan publik terhadap saya, Yang Mulia,” jawab Jokowi.

Selain menyampaikan dampak terhadap reputasinya, Jokowi menyinggung tuduhan penggunaan ijazah palsu selama mengikuti kontestasi politik.

Ia mengaku tuduhan tersebut dikaitkan dengan pencalonannya dalam sejumlah pemilihan kepala daerah hingga pemilihan presiden.

“Kemudian yang ketiga juga saya merasa juga dituduh menggunakan ijazah palsu untuk mencalonkan diri sebagai wali kota dua kali, gubernur sekali, dan presiden dua kali, Yang Mulia,” tambah Jokowi.

(AKM/NID/RAD)

has a keen interest in media and tech. With SEO writing skills and breaks down the latest digital trends.

Trending