Connect with us

Berita

Longsor Terjang Pelaga Eco Park Glamping Bali, 2 Orang Pengunjung Hilang

Longsor Eco Park Pelaga Bali menyebabkan dua pengunjung hilang. Tim SAR gabungan dikerahkan untuk mencari korban di sekitar lokasi bencana.

Actress 1299250

Published

on

Longsor Menimpa Eco Park Pelaga Glamping Retreat Bali, 2 Orang Pengunjung Hilang
Longsor Terjang Pelaga Eco Park Glamping Bali, 2 Orang Pengunjung Hilang. Gambar: X/@NaraSenyap

Bali, MPN Indonesia 3 November 2026 - Bencana tanah longsor melanda kawasan Pelaga Eco Park di Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (1/11) sekitar pukul 23.00 WITA.

Longsor akibat hujan deras tersebut menghanyutkan satu bangunan glamping, yakni Room 6, yang ditempati dua pengunjung

Longsor susulan terjadi sekitar pukul 23.20 WITA dan merusak sejumlah bangunan lainnya.

Kasi Humas Polres Badung, Ipda Ni Nyoman Yuni Eltari, membenarkan kejadian tersebut. 

“Korban dua orang laki-laki penghuni room 6,” kata Yuni dalam keterangannya. 

Kronologi Kejadian

Hujan deras mengguyur kawasan Kecamatan Petang sejak Minggu (1/11) sekitar pukul 15.00 WITA.

Hujan tersebut memicu tanah longsor dari tebing setinggi sekitar 50–70 meter di sisi penginapan.

Longsor pertama terjadi sekitar pukul 23.00 WITA.

Sekitar 20 menit kemudian, longsor susulan kembali menerjang kawasan penginapan dan merobohkan sejumlah bangunan.

Material longsor menghanyutkan Room 6 yang ditempati kedua pengunjung.

Bangunan tersebut tersapu material tanah hingga terbawa arus sungai di sekitar lokasi.

Salah satu pemilik Pelaga Eco Park, Gus Tu, mengatakan staf penginapan telah memperingatkan tamu di blok bawah agar berpindah ke tempat yang lebih aman.

Namun, sebagian tamu memilih tetap berada di kamar masing-masing.

“Ya oleh staf saya sudah dikasih tahu untuk pindah, ke tempat yang tidak kena longsor sekarang,” tutur Gus Tu.

Gus Tu mengaku berada di Denpasar saat kejadian berlangsung.

Ia mendapat informasi dari staf bahwa beberapa tamu sempat berteriak memperingatkan adanya longsor.

Setelah memeriksa lokasi, pekerja menemukan kamar nomor enam sudah hanyut.

Material tanah juga memenuhi halaman penginapan.

Baca Juga:  Terekam CCTV, Bule di Ubud Bali Curi Pakaian Senilai Rp2,5 Juta

Identitas Dua Pengunjung yang Hilang

Tim gabungan masih mencari dua pengunjung laki-laki yang diduga tertimbun material longsor di Room 6. 

Bangkit Mubarok, warga negara Indonesia (WNI), menjadi salah satu dari dua pengunjung yang masih dalam pencarian.

Sementara itu, satu korban lainnya merupakan pria warga negara asing (WNA) yang identitasnya belum diketahui.

Gus Tu mengatakan pemesanan kamar dilakukan oleh Bangkit Mubarok.

Sementara itu, pengunjung WNA datang pada waktu berbeda sehingga namanya tidak tercatat dalam pemesanan.

Sebanyak 123 Personel Gabungan Dikerahkan untuk Pencarian

Operasi pencarian melibatkan 123 personel gabungan yang terdiri atas 10 personel Basarnas Bali, 10 personel SAR Brimob, 10 personel SAR Polda Bali, 25 personel Polres Badung, 20 personel Polsek Petang, enam personel Damkar Badung, 10 personel BPBD Badung, 12 personel BPBD Desa, serta 20 warga Bukit Munduk Tiying, Desa Pelaga.

Medan perbukitan yang berada di dekat aliran sungai menyulitkan petugas dalam melakukan pencarian.

Selain itu, material longsor yang masih menutup sebagian akses jalan menghambat pergerakan personel dan peralatan menuju lokasi.

(AKM/NID/RAD)

Trending