Connect with us

Viral

Terekam CCTV, Bule di Ubud Bali Curi Pakaian Senilai Rp2,5 Juta

Seorang WNA diduga mengambil empat pakaian senilai Rp2,5 juta dari sebuah toko di Ubud, Bali. Aksinya terekam kamera pengawas.

Logompn

Published

on

Terekam CCTV, Bule di Ubud Bali Curi Pakaian Senilai Rp2,5 Juta
Terekam CCTV, Bule di Ubud Bali Curi Pakaian Senilai Rp2,5 Juta. Gambar: Instagram/@wangsakartika_

Bali, MPN Indonesia 29 Juli 2026 - Seorang warga negara asing (WNA) perempuan diduga melakukan pencurian pakaian di sebuah toko di kawasan Ubud, Bali, dengan nilai kerugian mencapai Rp2,5 juta.

Peristiwa ini terjadi di Toko Yoga Shanty, Jalan Hanoman Nomor 30, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, pada Senin (27/7) sekitar pukul 16.40 Wita.

Aksi pencurian tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) dan beredar di media sosial.

“Kejadiannya Senin, 27 Juli 2026, pukul 16.40 Wita,” kata Wangsa Kartika, salah satu pegawai Toko Yoga Shanty, dikutip MPN Indonesia melalui detikBali pada Rabu (29/7).

Ia menjelaskan, pelaku merupakan WNA yang datang seorang diri dengan membawa tas berwarna putih, lalu berpura-pura menjadi pengunjung sebelum melakukan pencurian.

Kronologi Kejadian

Aksi pencurian ini terjadi saat kondisi toko cukup ramai. Saat kejadian, terdapat lima pengunjung lain dan dua pegawai yang bertugas.

Pelaku memanfaatkan situasi tersebut untuk menjalankan aksinya tanpa menimbulkan kecurigaan.

Dalam rekaman CCTV yang beredar, perempuan tersebut terlihat memilih sejumlah pakaian seperti pengunjung lainnya.

Namun, dalam waktu sekitar 10 menit, ia memasukkan beberapa barang ke dalam tas yang dibawanya.

“Semua barang yang dicuri itu warna merah. Total barang yang dicuri senilai Rp2,5 juta. Dia sempat mencoba celananya di kamar pas, lalu dimasukkan ke tasnya dia. Cepat sekali gerakan tangannya. Kami juga sedang melayani tamu lain waktu itu,” ujar Wangsa.

Barang yang diambil meliputi satu celana panjang, satu tank top, satu rok mini, dan satu jumpsuit.

Wangsa juga mengungkapkan ciri-ciri pelaku yang diingat, yakni berambut gelap, mengenakan baju hijau, celana pendek, serta membawa tas besar berwarna putih.

Baca Juga:  Bos Smelter Terdakwa Korupsi Timah Suparta Meninggal, Jerat Hukumnya Gugur

Ia juga menyebutkan bahwa pencurian bukan kali pertama terjadi di toko tersebut.

Penyelidikan Polisi

Meski video pencurian telah beredar dan polisi telah mendatangi lokasi, pihak toko hingga kini belum membuat laporan resmi.

“Tadi sudah ada polisi yang datang dan meminta keterangan. Tetapi kami belum melayangkan laporan resmi. Kami menyebarkan video tersebut agar kejadian serupa tidak terulang,” ucap Wangsa.

Sementara itu, Polres Gianyar melalui Satreskrim bersama Unit Reskrim Polsek Ubud melakukan penyelidikan atas dugaan kasus tersebut, meskipun belum ada laporan resmi dari pihak yang dirugikan.

“Meski belum ada laporan polisi dari pihak yang merasa dirugikan, Satreskrim Polres Gianyar bersama Unit Reskrim Polsek Ubud sudah melakukan penyelidikan untuk mengumpulkan fakta-fakta di lapangan,” kata Kepala Seksi Humas Polres Gianyar Ipda I Gusti Ngurah Suardita, Selasa (28/7).

Polisi saat ini mengidentifikasi lokasi kejadian, meminta keterangan dari pihak terkait, serta menelusuri identitas perempuan yang diduga sebagai pelaku pencurian.

“Kami juga melakukan upaya untuk mengidentifikasi dan menemukan terduga pelaku,” ujarnya.

Selain itu, aparat kepolisian mendalami keaslian serta konteks video yang beredar di media sosial sebagai bagian dari proses pembuktian.

Polres Gianyar juga mengimbau pihak toko atau korban yang merasa dirugikan untuk segera melaporkan kejadian tersebut agar proses hukum dapat berjalan.

“Kami mengimbau pihak yang merasa dirugikan segera melapor agar proses penanganan dapat dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” kata Suardita.

(AKM/NID/RAD)

Trending