Viral
Viral Bocah Perempuan Jatuh ke Kandang Gajah Ragunan
Insiden seorang anak jatuh ke kandang gajah di Ragunan viral di media sosial. Ini kronologi dan tanggapan pengelola.
MPN Indonesia 1 Juni 2026 - Seorang anak masuk ke area kandang gajah di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan.
Video tersebut pun viral di media sosial sejak Jumat (29/5).
Menanggapi peristiwa yang terjadi di kebun binatang Ragunan itu, Kepala Hubungan Masyarakat (Humas) Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang, membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Berdasarkan video yang beredar, terlihat bahwa pengunjung telah melewati batas pagar pengaman yang telah disediakan di area kandang satwa,” ujarnya saat dihubungi, Minggu (31/5).
Kronologi Peristiwa
Dalam video yang beredar, anak yang mengenakan pakaian merah tampak sudah berada di area parit kandang gajah di Ragunan.
Seekor gajah terlihat tidak jauh dari lokasi anak tersebut berada.
Beberapa orang dewasa kemudian terlihat melewati pembatas pagar dan mengulurkan tangan untuk membantu anak itu naik kembali ke area aman.
Peristiwa ini tidak dilaporkan secara langsung kepada petugas saat kejadian berlangsung.
Hal tersebut menyebabkan pihak pengelola tidak dapat memastikan waktu pasti insiden terjadi maupun urutan peristiwanya secara detail.
“Waktu dan kronologi pasti kejadian tersebut belum dapat diketahui secara pasti karena tidak terdapat laporan yang diterima oleh petugas saat peristiwa berlangsung,” kata Bambang.
Respons Pengelola Ragunan
Bambang juga menyampaikan bahwa dari hasil penelaahan awal terhadap video yang viral, terlihat adanya pelanggaran terhadap aturan keselamatan di area kebun binatang tersebut.
Pihak Ragunan juga mencermati adanya indikasi bahwa satwa dijadikan bahan candaan atau konten media sosial oleh pengunjung.
“Terdapat indikasi bahwa satwa dijadikan bahan candaan atau konten oleh pengunjung. Hal tersebut terlihat dari sikap yang bersangkutan yang tidak menunjukkan kepanikan saat kejadian berlangsung dan tetap melakukan perekaman terhadap peristiwa tersebut,” ungkap Bambang kepada Kompas.com, dikutip MPN Indonesia pada Senin (1/6).
Lebih lanjut, Bambang menilai pengawasan dari orang tua atau pendamping terhadap anak di bawah umur yang berada di area kandang satwa belum dilakukan secara optimal.
“Kami menilai pengawasan dari orang tua atau pendamping terhadap anak yang bersangkutan belum dilakukan secara optimal pada saat kejadian,” ujar dia.
Imbauan dan Evaluasi dari Pengelola
Pengelola Taman Margasatwa Ragunan di Jakarta Selatan menegaskan bahwa selama ini telah memasang pagar pembatas serta berbagai papan peringatan dan imbauan keselamatan di sekitar kandang satwa.
Imbauan tersebut ditujukan untuk mencegah pengunjung melampaui batas aman area kandang yang dapat membahayakan keselamatan manusia maupun satwa.
Sebagai tindak lanjut atas kejadian yang viral di kebun binatang Ragunan tersebut, pihak pengelola menyatakan akan melakukan evaluasi dan pengetatan pengawasan.
“Pengelola Taman Margasatwa Ragunan akan terus melakukan evaluasi dan pengetatan pengawasan guna mencegah terulangnya kejadian serupa,” sambungnya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
