Connect with us

Viral

Pelajar SMK Tewas Diduga Dibacok usai Nonton Persib Bandung vs Garudayaksa FC

Pelajar SMK tewas dibacok usai nonton Persib di Bogor. Polisi menangkap tersangka MR kurang dari 24 jam setelah kejadian

Actress 1299250

Published

on

Seorang Pelajar SMK Tewas Dibacok Usai Nonton Pertandingan Persib Bandung vs Garudayaksa FC
Seorang Pelajar SMK Tewas Dibacok Usai Nonton Pertandingan Persib Bandung vs Garudayaksa FC. Gambar: Dok. Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 27 Oktober 2026 - Seorang pelajar SMK berinisial ARK (16), asal Desa Sukamantri, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, ditemukan meninggal dunia di kawasan Jalan Raya Jakarta-Bogor, Kecamatan Sukaraja, pada Minggu (25/10) malam.

Korban diduga menjadi korban pembacokan setelah menonton pertandingan Persib Bandung melawan Garudayaksa FC di Stadion Pakansari, Minggu (25/10).

Kapolsek Tamansari, Iptu Eka Duta Beliawan, membenarkan bahwa korban dilaporkan meninggal dunia pada Minggu malam.

“Iya, korban meninggal tersebut duduk di kelas 10 SMK 2 Grafika Dasa Semesta, dan dimakamkan di kawasan Sukamantri, Tamansari,” jelas Eka kepada awak media.

Berdasarkan keterangan kepolisian, korban diduga diserang saat dalam perjalanan pulang bersama rekannya setelah menyaksikan pertandingan di Stadion Pakansari.

Polisi kemudian mengidentifikasi seorang tersangka yang diduga membacok korban menggunakan senjata tajam jenis celurit hingga mengenai punggungnya.

“Berdasarkan hasil penyelidikan, peristiwa bermula ketika korban bersama rekannya melintas menggunakan sepeda motor di lokasi kejadian. Pada saat bersamaan, tersangka berinisial MR berada di lokasi dengan membawa senjata tajam jenis celurit,” kata Kasih Humas Polres Bogor Ipda Sigit Wahyudi dalam keterangan terpisah.

Kronologi Kejadian

Korban merupakan siswa kelas 10 SMK 2 Grafika Dasa Semesta.

Sebelum ditemukan tewas, korban diketahui meninggalkan Stadion Pakansari sekitar pukul 22.00 WIB.

“Korban kemudian meninggalkan stadion sekitar pukul 22.00 WIB Minggu 25 Oktober 2026 malam,” kata Eka.

Sigiti menjelaskan pelaku MR membacok korban menggunakan celurit di punggung.

Setelah kejadian, melarikan diri dan membuat celurit ke selokan untuk menghilangkan jejak

Polisi kemudian menangkap tersangka di kawasan Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, kurang dari 24 jam setelah kejadian.

Baca Juga:  Kejagung Tampilkan Uang Sitaan Rp1 Triliun dari Kasus Dugaan Korupsi Hutan di Lampung

Pemkab Bogor Tanggung Biaya Pemulangan Korban

Pemerintah Kabupaten Bogor menyatakan kesiapannya menanggung biaya pemulangan korban.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya siswa SMK tersebut.

“Kami, Pemkab Bogor mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kejadian tersebut,” ujar Rudy dalam keterangannya.

Rudy memastikan pemerintah daerah akan menanggung seluruh biaya pemulangan korban, termasuk penyediaan ambulans.

“Semua biaya ditanggung Pemkab Bogor, juga termasuk ambulans dan segala macamnya gratis,” imbuh Rudy.

(AKM/NID/RAD) 



Trending