Internasional
Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Politikus keturunan Indonesia, Alvin Tedjo, memenangkan pemilihan Wali Kota Mississauga 2026 di Kanada dengan perolehan 74.479 suara.
MPN Indonesia 28 Oktober 2026 - Alvin Tedjo, politikus keturunan Indonesia, terpilih sebagai Wali Kota Mississauga, Ontario, Kanada, dalam pemilihan munisipal pada Senin (26/10).
Politikus berusia 43 tahun itu mengalahkan wali kota petahana Carolyn Parrish dan mantan wali kota Bonnie Crombie dengan memperoleh suara terbanyak.
Dikutip MPN Indonesia dari CBC News, berdasarkan hasil penghitungan sementara tahun 2026, Tedjo memperoleh 74.479 suara atau 39,2 persen.
Sementara itu, wali kota petahana Carolyn Parrish memperoleh 51.853 suara atau 27,3 persen, disusul Bonnie Crombie dengan 43.191 suara atau 22,7 persen.
Ia kembali mencalonkan diri dengan mengusung program keterjangkauan biaya hidup, perumahan, keamanan, transportasi, dan ekonomi.
Ia kembali mengikuti pemilihan setelah sebelumnya kalah dari Parrish pada 2024.
“Selama empat tahun ke depan, saya berkomitmen untuk memenuhi kepercayaan luar biasa yang telah diberikan kepada saya oleh sesama warga. Tanpa ragu, merupakan kehormatan seumur hidup untuk terpilih sebagai wali kota Mississauga berikutnya dan membangun masa depan yang lebih baik bagi setiap warga,” kata Alvin di Balai Kota Mississauga pada Selasa (27/10).
Hasil pemilihan tersebut masih berstatus sementara dan menunggu pengesahan dari Pemerintah Kota Mississauga.
Pelantikan Tedjo dijadwalkan berlangsung pada pertengahan November 2026.
Alvin Tedjo Ungguli Dua Mantan Pemimpin Mississauga
Tedjo unggul 22.626 suara atas Parrish dan 31.288 suara atas Crombie.
Hasil tersebut menempatkan anggota Dewan Kota Ward 2 itu di posisi pertama.
Dikutip MPN Indonesia dari Toronto Star, sebelum pemilihan, Tedjo sempat berada di posisi keempat dalam jajak pendapat.
Persaingan kemudian berkembang ketika kampanyenya mulai memperoleh dukungan lebih besar.
Parrish dan Crombie sebelumnya terlibat perdebatan mengenai kepemimpinan kota serta kebijakan pemerintahan.
Sementara itu, Tedjo memusatkan kampanyenya pada sejumlah persoalan yang dihadapi warga.
“Fokus kami adalah membangun tim yang dapat menjangkau setiap sudut kota. Dengan begitu, kami benar-benar dapat berinteraksi dengan mereka secara nyata, sebelum kami membuat platform kami sehingga kami memiliki semua saran dan masukan yang kami butuhkan dari warga kota untuk menciptakan sesuatu yang dapat mereka banggakan,” ungkapnya.
Setelah hasil pemilihan diumumkan, Tedjo menyatakan telah berbicara dengan kedua pesaingnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas pengabdian mereka kepada kota tersebut.
Latar Belakang Keluarga Alvin Tedjo
Alvin Tedjo merupakan politikus keturunan Tionghoa-Indonesia yang tumbuh besar di Mississauga.
Kedua orang tuanya bermigrasi ke Kanada ketika ia masih berusia empat tahun.
Ayahnya, Anto Tedjo, menjalani berbagai pekerjaan setelah menetap di negara tersebut, termasuk sebagai pencuci piring dan pengantar makanan.
Keluarga Tedjo kemudian membangun kehidupan di Mississauga.
Kota tersebut juga menjadi tempat Alvin tinggal bersama keluarganya hingga memasuki dunia politik.
Ia menikah dengan Rebecca, seorang perawat anak, dan memiliki tiga anak.
Mereka menetap di kawasan Clarkson, Mississauga.
Dikutip MPN Indonesia dari laman resmi kampanye Alvin Tedjo, ia meraih gelar sarjana ilmu politik dari Queen’s University pada 2007.
Ia juga mengikuti pendidikan di Harvard University melalui program desain pembelajaran dan media digital.
Sebelum menjadi anggota dewan kota, Tedjo bekerja di bidang komunikasi, kebijakan publik, dan hubungan pemerintahan.
Pengalaman profesionalnya mencakup pekerjaan di Kementerian Perguruan Tinggi dan Universitas Ontario serta Sheridan College.
Perjalanan Politik dari Dewan Kota hingga Pemilihan 2026
Karier Tedjo dalam pemerintahan kota dimulai ketika ia terpilih sebagai anggota Dewan Kota Mississauga untuk Ward 2 pada 2022.
Ia juga terlibat dalam sejumlah komite kota dan pemerintahan regional Peel.
Pada 2024, Tedjo mengikuti pemilihan sela wali kota untuk menggantikan Bonnie Crombie.
Crombie meninggalkan jabatan tersebut setelah menjadi pemimpin Partai Liberal Ontario.
Dalam pemilihan itu, Tedjo menempati posisi kedua setelah Carolyn Parrish.
Dua tahun kemudian, ia kembali mengikuti pemilihan wali kota meskipun memiliki kesempatan untuk mencalonkan diri kembali sebagai anggota dewan.
Persaingan di tingkat pemerintahan lokal tersebut melibatkan tiga kandidat dengan pengalaman berbeda.
Parrish merupakan wali kota Petahana, sedangkan Crombie sebelumnya menjabat di Mississuga.
(RAD/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
