Connect with us

Olahraga

Daftar Pemain Piala Dunia yang Pernah Unjuk Gigi di Liga Indonesia

Daftar pemain Piala Dunia yang punya jejak di Indonesia mulai dari Mario Kempes hingga Frans Putros.

Logompn

Published

on

Daftar Pemain Piala Dunia yang Pernah Unjuk Gigi di Liga Indonesia
Michael Essien, pesepak bola asal Ghana, pada Piala Dunia 2014. Gambar: Dok. FIFA

MPN Indonesia 1 Juli 2026 - Di tengah semarak Piala Dunia FIFA 2026 yang sedang berlangsung, sejarah baru saja tercipta untuk sepak bola Indonesia.

Bek Persib Bandung, Frans Putros, resmi menjadi pemain aktif Liga Indonesia pertama yang tampil di putaran final Piala Dunia FIFA 2026. Ia membela Timnas Irak.

“Banyak sekali, ya, saya merasakannya (dukungan). Saya sangat berterima kasih kepada Bobotoh (pendukung Persib Bandung),” ujar Putros, dikutip MPN Indonesia melalui laman FIFA pada Rabu (1/7).

“Menerima begitu banyak pesan membuat momen itu terasa sangat istimewa. Jadi, saya hanya bisa mengucapkan terima kasih,” sambungnya.

Keberhasilan Frans Putros menembus panggung dunia menjadi babak baru dari hubungan unik antara kompetisi Indonesia dengan Piala Dunia.

Jauh sebelum Putros mencatatkan sejarah ini, sepak bola Indonesia sebenarnya sudah sering terhubung dengan turnamen akbar tersebut melalui berbagai cara.

Ada para pemain yang datang merumput di Indonesia setelah mereka mencatat sejarah di panggung dunia, seperti legenda besar Argentina, Mario Kempes.

Mario Kempes

Tidak banyak pemain berstatus juara dunia yang pernah berkarier di Indonesia. Mario Kempes menjadi salah satu nama paling menonjol dalam daftar tersebut.

Legenda Argentina itu dikenal sebagai tokoh penting di balik keberhasilan negaranya menjuarai Piala Dunia 1978. Ia mencetak dua gol pada laga final melawan Belanda.

Pada fase akhir kariernya, Kempes bergabung dengan Pelita Jaya pada 1996.

Kehadirannya membuatnya tercatat sebagai salah satu pemain terbesar yang pernah tampil di kompetisi sepak bola Indonesia.

Pedro Pasculli 

Pedro Pasculli merupakan anggota skuad Argentina saat menjuarai Piala Dunia 1986 di Meksiko.

Baca Juga:  Alami Patah Tulang saat Tampil di Piala Dunia, Ismael Kone: Allah Tak Pernah Mengecewakan Saya

Ia turut memberi kontribusi penting dengan mencetak gol penentu kemenangan Argentina atas Uruguay pada babak 16 besar.

Setelah berkarier di Argentina, Italia, dan Jepang, Pasculli menutup karier bermainnya di Indonesia bersama Pelita Jaya pada 1996.

Roger Milla

Roger Milla dikenal sebagai salah satu ikon terbesar dalam sejarah Piala Dunia.

Penyerang Kamerun itu mencuri perhatian saat membawa negaranya menembus perempat final Piala Dunia 1990 dan mencetak empat gol meski sudah berusia 38 tahun.

Pada Piala Dunia 1994, Milla kembali mencatat sejarah setelah mencetak gol di usia 42 tahun.

Usai tampil di panggung dunia, ia sempat melanjutkan karier di Indonesia bersama Pelita Jaya dan Putra Samarinda.

Ernest Ebongue

Ernest Ebongue menjadi bagian penting Kamerun pada Piala Dunia 1982, yang merupakan penampilan perdana negara tersebut di putaran final.

Ia tampil dalam seluruh pertandingan Kamerun pada turnamen itu.

Setelah berkarier di Eropa, Ebongue datang ke Indonesia pada pertengahan 1990-an dan memperkuat Persma Manado serta Pupuk Kaltim.

Bertin Ebwelle

Bertin Ebwelle termasuk dalam skuad Kamerun yang membuat kejutan besar di Piala Dunia 1990 dengan lolos hingga perempat final.

Pemain berjuluk “The Missile” itu kemudian melanjutkan perjalanan kariernya ke Indonesia.

Pada pertengahan 1990-an, ia memperkuat Putra Samarinda dan menjadi salah satu pemain Kamerun yang meramaikan kompetisi Tanah Air.

Jules Onana

Jules Onana merupakan bagian dari generasi emas Kamerun yang tampil impresif pada Piala Dunia 1990.

Sebelum datang ke Indonesia, ia sempat berkarier di Prancis dan Kamerun.

Onana kemudian cukup lama bermain di kompetisi Indonesia dengan membela Persma Manado, Persis Solo, dan Pelita Krakatau Steel sebelum akhirnya pensiun.

Emmanuel Maboang

Emmanuel Maboang pernah tampil dalam dua edisi Piala Dunia bersama Kamerun.

Berposisi sebagai gelandang serang, ia membawa pengalaman internasional saat berkarier di Indonesia.

Baca Juga:  Dipepet Trengganu FC, Pelatih Persija Tak Larang Rizky Ridho Main di Luar Negeri

Pada akhir 1990-an, Maboang memperkuat Pelita Jaya dan menjadi salah satu pemain Afrika berpengalaman yang tampil di kompetisi nasional.

Jean-Pierre Fiala

Jean-Pierre Fiala memperkuat Kamerun pada Piala Dunia 1994 yang berlangsung di Amerika Serikat.

Bek tengah tersebut kemudian melanjutkan kariernya ke Indonesia setelah tampil di level internasional.

Di Tanah Air, Fiala sempat membela Persma Manado sebelum bergabung dengan Persija Jakarta.

Pierre Njanka

Pierre Njanka pernah tampil dalam dua edisi Piala Dunia bersama Kamerun. Ia juga mencatatkan gol untuk negaranya saat menghadapi Austria pada Piala Dunia 1998.

Saat berkarier di Indonesia, Njanka langsung meraih prestasi dengan membawa Arema Indonesia menjuarai Indonesia Super League 2009–10.

Bek tangguh itu kemudian melanjutkan kiprahnya bersama Persija Jakarta, Mitra Kukar, dan Persisam Putra Samarinda.

Eric Djemba-Djemba

Eric Djemba-Djemba merupakan mantan gelandang Manchester United yang masuk skuad Kamerun pada Piala Dunia 2002.

Setelah berkarier di berbagai klub luar negeri, ia sempat melanjutkan perjalanan kariernya ke Indonesia.

Pada 2015, Djemba-Djemba bergabung dengan Persebaya ISL, klub yang kini dikenal sebagai Bhayangkara FC.

Nastja Ceh

Nastja Ceh tampil bersama Slovenia pada Piala Dunia 2002, yang menjadi debut negara tersebut di putaran final.

Gelandang tersebut sebelumnya memiliki pengalaman panjang di sejumlah kompetisi Eropa.

Dalam perjalanan kariernya, Ceh juga pernah bermain di Indonesia dengan memperkuat PSMS Medan.

Michael Essien

Kedatangan Michael Essien ke Persib Bandung pada 2017 menjadi salah satu transfer paling mencuri perhatian dalam sejarah sepak bola Indonesia.

Mantan pemain Chelsea dan Real Madrid itu didatangkan sebagai pemain marquee dan langsung menjadi sorotan internasional.

Sebelum bermain di Indonesia, Essien pernah membela Ghana pada Piala Dunia 2006 dan 2014.

Ia dikenal sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki The Black Stars.

Baca Juga:  Klasemen Persijap vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Amankan 65 Poin

Ivan Bosnjak

Ivan Bosnjak merupakan bagian dari skuad Kroasia pada Piala Dunia 2006 di Jerman.

Meski tidak selalu menjadi pilihan utama, ia tetap tercatat sebagai anggota generasi Kroasia yang tampil di level tertinggi sepak bola dunia.

Menjelang akhir kariernya, penyerang tersebut sempat bermain untuk Persija Jakarta pada musim 2014.

Didier Zokora

Didier Zokora pernah tampil dalam tiga edisi Piala Dunia bersama Pantai Gading.

Ia juga dikenal sebagai salah satu pemain dengan jumlah penampilan terbanyak dalam sejarah tim nasional negaranya.

Mantan gelandang Tottenham Hotspur dan Sevilla itu merupakan bagian dari generasi emas Les Elephants.

Pada 2017, Zokora melanjutkan karier ke Indonesia dengan memperkuat Semen Padang di Liga 1.

Shane Smeltz

Shane Smeltz menjadi salah satu pemain penting Selandia Baru pada Piala Dunia 2010.

Namanya semakin dikenang setelah mencetak gol ke gawang juara bertahan Italia dalam laga yang berakhir imbang 1-1.

Setelah menjalani karier panjang di Australia dan Asia, Smeltz sempat memperkuat Borneo FC pada 2017.

Peter Odemwingie

Peter Odemwingie pernah membela Nigeria dalam dua edisi Piala Dunia.

Ia juga mencetak gol kemenangan Nigeria atas Bosnia dan Herzegovina pada Piala Dunia 2014.

Setelah berkarier di Inggris bersama West Bromwich Albion dan Stoke City, Odemwingie mencoba tantangan baru di Indonesia.

Bersama Madura United, ia tampil tajam dengan torehan 15 gol dari 23 pertandingan Liga 1.

Marcel Mahouve

Marcel Mahouve memiliki perjalanan karier yang cukup unik karena sudah lebih dulu dikenal di Indonesia sebelum tampil di Piala Dunia.

Gelandang asal Kamerun itu pernah memperkuat Putra Samarinda sebelum masuk skuad negaranya untuk Piala Dunia 1998 di Prancis.

Setelah tampil di turnamen sepak bola terbesar dunia, Mahouve kembali ke Indonesia dan melanjutkan karier bersama Persita Tangerang.

Frans Putros

Frans Putros mencatat sejarah sebagai pemain aktif Liga Indonesia pertama yang tampil di Piala Dunia.

Bek Persib Bandung itu membawa pengalaman dari kompetisi sepak bola Indonesia ke skuad Irak yang kembali setelah penantian panjang sejak 1986.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending