Olahraga
Vietnam vs Thailand 2-2: Vietnam Juara Piala AFF 2026
Vietnam juara Piala AFF 2026 setelah bermain imbang 2-2 melawan Thailand pada leg kedua final dan memastikan kemenangan agregat 4-2.
MPN Indonesia 27 Agustus 2026 - Timnas Vietnam memastikan gelar Piala AFF 2026 setelah bermain imbang 2-2 melawan Thailand pada leg kedua final di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Rabu (26/8).
Hasil pertandingan tersebut membuat Vietnam menang agregat 4-2 setelah sebelumnya unggul 2-0 pada leg pertama di Bangkok.
Brace Thailand dicetak Yotsakon Burapha dan Wanchai Jarunongkran, sedangkan brace Vietnam berasal dari gol bunuh diri Chatchai Bootprom dan Wanchai Jarunongkran.
Gelar ini menjadi trofi keempat Vietnam sekaligus mempertahankan status juara ASEAN Championship.
Final sepak bola ASEAN Championship 2026 juga dihadiri Presiden FIFA Gianni Infantino yang menyaksikan langsung pertandingan di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi.
Jalannya Pertandingan
Babak Pertama
Pertandingan berlangsung seimbang pada menit-menit awal.
Kedua tim saling membangun serangan, tetapi belum mampu menciptakan peluang berbahaya dalam 10 menit pertama.
Thailand membuka keunggulan pada menit ke-12.
Yotsakon Burapha melepaskan tembakan keras setelah menerima umpan dari Seksan Ratree sehingga membawa tim tamu unggul 1-0.
Skor tersebut membuat agregat berubah menjadi 2-1 dan masih menguntungkan Vietnam.
Thailand terus memberi tekanan setelah unggul.
Peluang kembali tercipta melalui bola silang Waris Choolthong yang masih dapat diamankan kiper Le Giang Patrik.
Kakana Khamyok juga memperoleh kesempatan pada menit ke-27.
Namun, tembakannya masih terlalu lemah sehingga tidak menyulitkan penjaga gawang Vietnam.
Tuan rumah berusaha membalas menjelang turun minum.
Nguyen Xuan Son hampir mencetak gol melalui sundulan, tetapi bola membentur tiang gawang Thailand.
Menjelang akhir babak pertama, Kakana Khamyok kembali memperoleh peluang setelah menerima umpan Yotsakon Burapha.
Tembakannya masih melebar tipis di sisi kanan gawang Vietnam sehingga skor 1-0 bertahan hingga jeda.
Babak Kedua
Thailand memperoleh peluang memperbesar keunggulan pada awal babak kedua melalui tendangan penalti.
Namun, eksekusi Kakana Khamyok melambung di atas mistar sehingga gagal menambah keunggulan.
Vietnam kemudian menyamakan kedudukan pada menit ke-52.
Sepakan Do Hoang Hen mengenai tiang sebelum membentur tubuh Chatchai Bootprom dan masuk ke gawang sendiri.
Skor berubah menjadi 1-1.
Setelah gol tersebut, Vietnam beberapa kali mengancam.
Truong Tien Anh memiliki peluang pada menit ke-64, tetapi tendangannya melebar.
Kesempatan lain datang melalui Nguyen Dinh Bac dan Nguyen Quang Hai pada menit ke-68, tetapi satu peluang membentur tiang dan peluang berikutnya melebar di sisi kanan gawang.
Thailand kembali unggul pada menit ke-85.
Wanchai Jarunongkran memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan untuk membawa tim tamu memimpin 2-1 dan menjaga peluang mengejar agregat.
Saat pertandingan memasuki masa injury time, Vietnam kembali menyamakan skor.
Bola masuk ke gawang Thailand setelah mengenai Wanchai Jarunongkran pada menit ke-90+3. Gol bunuh diri tersebut mengubah skor menjadi 2-2.
Hasil pertandingan itu memastikan Vietnam mempertahankan keunggulan agregat 4-2.
Tim berjuluk The Golden Star pun mempertahankan gelar Piala AFF setelah sebelumnya juga menjadi juara pada edisi 2024.
Selain mempertahankan gelar, Vietnam kini mengoleksi empat trofi Piala AFF 2026.
Catatan tersebut menyamai jumlah gelar Singapura, sementara Thailand masih menjadi negara dengan koleksi gelar terbanyak, yakni tujuh trofi.
Data lain dari turnamen juga mencatat Nguyen Dinh Bac dan Nguyen Xuan Son menjadi pencetak gol terbanyak dengan torehan masing-masing lima gol.
Susunan Pemain
Vietnam (3-4-3)
Le Giang Patrik; Doan Van Hau, Nguyen Thanh Chung, Pham Xuan Manh; Nguyen Van Vi (Tuan Tai 10′), Nguyen Hoang Duc (Tai Loc 80′), Pham Thanh Long (Quang Hai 68′), Truong Tien Anh; Nguyen Dinh Bac, Nguyen Xuan Son, Do Hoang Hen (Hai Long 68′).
Pelatih: Kim Sang-sik.
Thailand (4-1-4-1)
Chatchai Bootprom; Oussama Thiangkham (Wanchai Jarunongkran 84′), Manuel Bihr, Nattapong Sayriya, Waris Choolthong; Sarach Yooyen (Kanitsribumphen 84′); Chaiyaphon Otton, Kakana Khamyok, Seksan Ratree (Anan 69′), Yotsakon Burapha (Mamah 69′); Teerasak Poeiphimai.
Pelatih: Anthony Hudson.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
