Connect with us

Selebriti

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Naik ke Tahap Penyidikan

Kasus dugaan kekerasan seksual Betrand Peto naik ke penyidikan. Polda Metro Jaya mendalami CCTV, hasil visum, dan keterangan saksi.

Actress 1299250

Published

on

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Naik ke Tahap Penyidikan
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Naik ke Tahap Penyidikan. Gambar: Instagram/@betrandpetoputraonsu

MPN Indonesia 31 Oktober 2026 - Polda Metro Jaya meningkatkan penanganan kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan penyanyi Betrand Peto Putra Onsu ke tahap penyidikan sejak Selasa (27/10).

Peningkatan status perkara dilakukan setelah polisi menyelidiki laporan perempuan berinisial ANW (26) terkait dugaan kekerasan seksual di sebuah klub malam di kawasan SCBD, Jakarta Selatan.

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar, pada Jumat (30/10) mengonfirmasi bahwa penanganan laporan ANW telah meningkat dari tahap penyelidikan ke penyidikan sejak 27 Oktober 2026.

Penyidik telah mengamankan dan mendalami sejumlah alat bukti, termasuk hasil visum, rekaman CCTV, dokumentasi luka, serta percakapan melalui media sosial.

“Status hukum selanjutnya akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan dan kecukupan alat bukti,” kata Onkoseno.

Polisi Lanjutkan Pemeriksaan Saksi dan Betrand Peto

Penyidik Polda Metro Jaya telah meminta keterangan sejumlah pihak terkait laporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS).

Setelah mengumpulkan keterangan dan alat bukti, polisi masih akan melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap korban, sejumlah saksi, serta terlapor untuk melengkapi pembuktian.

Polisi belum mengumumkan perubahan status hukum terlapor dalam perkara tersebut.

Penentuan status hukum selanjutnya akan bergantung pada hasil penyidikan dan kecukupan alat bukti.

Kronologi Laporan Dugaan Kekerasan Seksual di SCBD

Kasus ini bermula dari laporan ANW ke Polda Metro Jaya pada Sabtu (12/9).

Perempuan berusia 26 tahun itu melaporkan dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik.

Peristiwa tersebut diduga terjadi di sebuah klub malam di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, pada dini hari.

Baca Juga:  El Rumi Cerita Gagal Pukuli Orang Mabuk di Jalan karena Ingat Ahmad Dhani dan Maia Estianty

Dalam keterangannya, ANW menyebut tindakan yang dilaporkan terjadi di sekitar area toilet tempat hiburan malam tersebut.

Pelapor mengaku tangannya tiba-tiba ditarik oleh terlapor saat berada di depan pintu toilet.

ANW juga mengaku mengalami dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik dalam peristiwa tersebut.

Laporan itu disertai hasil visum yang menunjukkan adanya luka lebam pada bagian tubuh pelapor.

Dokumentasi yang disebutkan dalam laporan mencakup luka pada bagian wajah dan leher.

Betrand Peto Bantah Tuduhan Kekerasan Seksual

Di tengah proses penanganan perkara, Betrand Peto telah menyampaikan bantahan terhadap tuduhan tersebut.

Ia membantah telah melakukan tindakan seksual sebagaimana yang dituduhkan kepadanya.

“Saya ingin menyampaikan bahwa seperti yang sudah ada berita yang tersebar, bahwa aku tidak melakukan hal yang seperti apa yang dibilang,” kata Betrand kepada awak media.

Betrand Peto membantah tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa dirinya tidak pernah melakukan tindakan seperti yang dilaporkan.

“Untuk permasalahan yang dia bilang aku tuh tindakan seksual, aku tidak melakukan itu sama sekali,” katanya.

Betrand juga menyatakan akan bersikap kooperatif dalam menghadapi proses hukum.

Ia menyampaikan tidak akan menutupi ataupun memanipulasi kejadian yang berkaitan dengan laporan tersebut.

“Doain aja semoga semuanya berjalan dengan lancar dan juga hasilnya baik-baik aja semuanya,” ujar Betrand.

(ELG/NID/RAD)

has a keen interest in media and tech. With SEO writing skills and breaks down the latest digital trends.

Trending