Film
Dikenal sebagai Pahlawan Revolusi, MPN Studio Angkat Kisah Hidup M.T. Harjono yang Jarang Diketahui Lewat Film Pendek
MPN Studio menghadirkan film AI tentang kisah M.T. Harjono, mulai dari pendidikan di Bandung hingga peristiwa 1965 yang merenggut nyawanya.
MPN Indonesia 30 Oktober 2026 - MPN Studio mengangkat perjalanan hidup Letjen TNI Anumerta M.T. Harjono melalui film pendek biografi berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Film tersebut tayang perdana di Jakarta, Kamis (8/10), dalam acara peluncuran dan bedah buku M.T. Harjono: Perwira Intelektual, Penjaga Pancasila.
Melalui film pendek M.T. Harjono, MPN Studio memperkenalkan kisah Pahlawan Revolusi tersebut sejak masa kecil hingga pengabdiannya kepada Indonesia.
Teknologi AI digunakan untuk memvisualisasikan perjalanan pendidikan, perjuangan kemerdekaan, diplomasi, hingga karier militernya.
MPN Studio Angkat Perjalanan Pendidikan M.T. Harjono
Film ini menampilkan masa kecil Harjono di Kertosono.
Kemampuan akademiknya membuat seorang guru Belanda menyarankan Harjono melanjutkan pendidikan di sekolah dasar khusus anak-anak Eropa.
Harjono kemudian melanjutkan pendidikan di Hoogere Burger School (HBS) Bandung.
Pendidikannya mengalami perubahan ketika Jepang mengambil alih kekuasaan Belanda pada 1942.
Penutupan sekolah Belanda membuat Harjono menyelesaikan pendidikan HBS tiga bulan lebih awal dengan ijazah darurat.
Setelah itu, Harjono diterima di sekolah kedokteran Ika Daigaku.
Selama menjalani pendidikan, ia mulai mengenal pemikiran kebangsaan melalui interaksinya dengan Sutan Sjahrir.
Perjalanan Harjono beralih ke dunia militer setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan.
Ia bergabung sebagai perwira ketika Badan Keamanan Rakyat (BKR) berkembang menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR) pada 5 Oktober 1945.
Harjono kemudian menyandang pangkat mayor infanteri.
M.T. Harjono dalam Peristiwa 1965
Bagian akhir film menggambarkan situasi Indonesia pada 1965, termasuk krisis ekonomi, konfrontasi dengan Malaysia, dan persaingan pengaruh politik.
Film kemudian menampilkan kedatangan pasukan Pasopati Cakrabirawa ke rumah Harjono.
Mereka meminta Harjono ikut dengan alasan mendapat panggilan dari Presiden.
Dalam film tersebut, pasukan itu digambarkan menjalankan perintah penculikan yang berujung pada penembakan hingga Harjono gugur.
Jenazah Harjono dimakamkan bersama sejumlah jenderal lainnya di Taman Makam Pahlawan Kalibata pada 5 Oktober 1965.
Pemerintah Republik Indonesia kemudian memberikan penghargaan atas pengabdiannya sebagai salah satu Pahlawan Revolusi.
Penasaran dengan kisah Harjono lebih lanjut? Saksikan film pendek produksi MPN Studio melalui kanal YouTube Media Pemersatu Nusantara.
(ELG/NID/RAD)
-
Teknologi3 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi1 week agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
