Viral
Viral! Tubuh Mahasiswi Ini Terjepit di Tiang Indekos selama 2 Jam, Berujung Ditolong Damkar
Mahasiswi di Padang terjepit tiang pondok selama dua jam hingga lemas. Sebanyak 15 personel Damkar dikerahkan untuk mengevakuasi korban.
MPN Indonesia 30 Oktober 2026 - Seorang mahasiswi bernama Manda (19) terjepit di sela-sela tiang penyangga pondok depan indekosnya selama dua jam pada Rabu (28/10) malam pukul 21.45 WIB.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Flores Nomor 17, Kelurahan Ulak Karang Utara, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sumatra Barat.
Manda terjebak setelah kakinya tanpa sengaja masuk ke celah tiang saat hendak duduk di pondok tersebut.
Korban mulai kelelahan hingga kondisinya lemas sebelum petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang tiba untuk melakukan evakuasi.
Kepala Bidang Operasional dan Sarana Prasarana Damkar Kota Padang, Rinaldi, menjelaskan kondisi korban sebelum petugas tiba di lokasi.
“Menurut keterangan saksi, korban sempat berusaha membebaskan diri. Namun, karena posisi kaki yang tersangkut cukup erat dan sudah terjebak sekitar dua jam, korban mulai kelelahan hingga kondisinya lemas,” ujar Rinaldi, dikutip MPN Indonesia dari Kompas.com pada Jumat (30/10).
Kronologi Mahasiswi Terjepit
Kejadian bermula ketika Manda hendak duduk santai di pondok depan indekosnya.
Saat itu, salah satu kakinya tanpa sengaja masuk ke sela-sela tiang penyangga.
Manda kemudian berusaha menarik kakinya dari celah tersebut.
Namun, upaya itu justru membuat posisi tubuhnya semakin tersangkut dan sulit digerakkan.
Korban sempat berusaha membebaskan diri tanpa bantuan petugas.
Akan tetapi, posisi kaki yang terjepit erat membuatnya kesulitan keluar dari celah tiang.
Setelah terjebak selama kurang lebih dua jam, Manda mulai kelelahan dan kondisinya semakin lemas.
Rekannya, Hajila (19), kemudian menghubungi layanan darurat Damkar Kota Padang untuk meminta bantuan.
15 Personel Dikerahkan untuk Evakuasi
Dinas Damkar Kota Padang mengerahkan 15 personel Peleton C untuk menangani kejadian tersebut.
Petugas juga membawa kendaraan operasional untuk membantu proses evakuasi.
Komandan Peleton C Damkar Kota Padang, Muhamad Deni, menjelaskan bahwa petugas menggunakan peralatan khusus selama proses evakuasi.
Peralatan tersebut digunakan untuk memahat bagian pinggir tonggak agar celah yang menjepit kaki korban menjadi lebih longgar.
“Proses evakuasi berjalan lancar tanpa kendala berarti,” jelas Muhamad Deni, dikutip MPN Indonesia dari Tribun Padang pada Jumat (30/10).
“Hanya saja, anggota di lapangan dituntut ekstra hati-hati karena posisi kaki korban benar-benar terjepit erat dan kondisinya sudah sangat lemas,” lanjutnya.
Petugas melakukan evakuasi secara perlahan untuk membebaskan kaki Manda dari sela-sela tiang.
Rinaldi menyebut proses tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi korban yang sudah lemas.
“Petugas melakukan peregangan pada sela-sela tiang penyangga secara perlahan. Setelah penanganan kurang lebih 44 menit, korban akhirnya berhasil dievakuasi dengan selamat sekitar pukul 22.41 WIB,” ucap Rinaldi.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi3 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi7 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
