Internasional
Pesawat Jatuh di Sarang Buaya Hutan Amazon, 5 Korban Bertahan Selama 2 Hari
Kecelakaan pesawat terjadi di hutan Amazon Bolivia pada Rabu (30/4).
MPN Indonesia 6 Mei 2025 - Sebuah kecelakaan pesawat terjadi di hutan Amazon Bolivia pada Rabu (30/4), ketika sebuah pesawat yang membawa lima orang jatuh di area rawa yang diketahui sebagai sarang buaya.
Proses evakuasi para korban berlangsung selama hampir dua hari di tengah cuaca buruk dan tantangan medan yang ekstrem.
“Lima orang berhasil diselamatkan setelah menghabiskan 36 jam di atas pesawat yang mendarat darurat di rawa yang dipenuhi buaya di hutan Amazon,” demikian laporan BBC, dikutip MPN Indonesia, Selasa (6/5).
Terbantu dengan Bau Bahan Bakar Pesawat
Pesawat yang lepas landas dari Kotamadya Baures menuju Kota Trinidad ini membawa seorang pilot, tiga perempuan, dan satu anak.
Sekitar satu jam setelah lepas landas, pilot melaporkan adanya masalah teknis sebelum semua kontak dengan pesawat terputus.
Pilot pesawat, Pablo Andres Velarde berhasil melakukan pendaratan darurat di rawa dekat sarang buaya.
Ia menjelaskan bahan bakar yang tumpah dari pesawat dan mencemari air, bau kuatnya membuat buaya tidak mendekat sepenuhnya sehingga para penumpang tidak diserang.
Meski berada di lingkungan berbahaya, semua penumpang berhasil bertahan hidup hingga tim penyelamat tiba.
Mirtha Fuentes, salah satu penyintas, mengungkapkan rasa syukur karena selamat dari kecelakaan pesawat tersebut.
Ia juga memuji kepiawaian pilot dalam menghadapi situasi darurat yang mengancam jiwa mereka.
Proses Evakuasi
Kementerian Pertahanan Bolivia melaporkan bahwa begitu pilot kehilangan kendali, pesawat mendarat darurat di kawasan rawa-rawa yang menjadi habitat buaya di hutan Amazon Bolivia.
Setelah kecelakaan, cuaca buruk menghambat operasi pencarian. Selama 48 jam pertama, beberapa penerbangan penyelamatan bahkan sempat melewati lokasi jatuhnya pesawat tanpa menemukan para korban.
Para penumpang bertahan hidup dengan memanfaatkan persediaan yang berhasil ditemukan pilot di dalam pesawat.
Mereka mengonsumsi coklat dan tepung singkong untuk memenuhi kebutuhan gizi minimal sambil menunggu bantuan tiba.
Pada Jumat pagi (2/5), nelayan setempat akhirnya menemukan para korban. Tim penyelamat segera dikerahkan dan mengevakuasi mereka menggunakan helikopter ke fasilitas medis terdekat.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
