Connect with us

Selebriti

Bernadya Kesal Karyanya Disebut Hanya Translate dari Lagu Taylor Swift

Bernadya bantah tuduhan tiru lagu Taylor Swift. Ia jelaskan lagu ‘Kata Mereka Ini Berlebihan’ karya asli, bukan terjemahan atau plagiarisme.

Logompn

Published

on

Bernadya kesal karyanya disebut hanya translate dari lagu taylor swift
Penyanyi Bernadya. Gambar : Instagram/@bernadyaribka

MPN Indonesia 17 Mei 2025 - Penyanyi Bernadya mengungkapkan kekesalannya setelah lagunya, Kata Mereka Ini Berlebihan, dituding sebagai terjemahan atau tiruan lagu August milik Taylor Swift.

Tuduhan ini muncul di media sosial sejak 14 Mei, saat akun X @flickereid membandingkan lirik kedua lagu yang dinilai memiliki kemiripan tema dan nuansa emosional.

Reaksi publik pun beragam, dari kritik hingga pembelaan terhadap Bernadya.

Menanggapi hal tersebut, Bernadya menegaskan bahwa karyanya bukan hasil terjemahan maupun plagiarisme.

Melalui akun X miliknya pada Selasa (13/5), ia menuliskan pernyataan bernada kesal atas tuduhan tersebut.

“Cape-cape mikir lirik lagu terus dibilang hanya menerjemahkan dari lagu musisi luar terus tinggal bikin nadanya,” tulis Bernadya, dikutip MPN Indonesia melalui akun X @bearnotber pada Kamis (15/5).

Klarifikasi Bernadya atas Tuduhan Plagiarisme

Bernadya menjelaskan bahwa dirinya tidak menutup kemungkinan terinspirasi oleh musisi lain dalam proses kreatif.

Namun, ia menegaskan keterbukaan tersebut hanya berlaku jika memang ada referensi yang relevan.

“Gak munafik, ada kok beberapa karyaku yang musik atau liriknya terinspirasi dari musisi lain. Tapi aku sangat terbuka dengan itu (siapa dan apa referensinya),” ujarnya.

Untuk lagu Kata Mereka Ini Berlebihan, Bernadya membantah adanya inspirasi langsung dari August.

Lagu Kata Mereka Ini Berlebihan dirilis pada 2023 dan mengisahkan perjuangan seseorang untuk tampil sempurna di mata orang yang dicintainya.

Dalam liriknya, Bernadya menulis, “Ingin sempurna di matamu, hanya itu yang aku mau, namun tampaknya sempurna tak cukup bagimu.”

Sementara lagu August dari Taylor Swift mengangkat tema cinta yang tak pernah benar-benar menjadi milik, seperti dalam lirik, “August slipped away into a moment in time, ’cause it was never mine.”

Baca Juga:  Selamat! Aurelie Moeremans dan Tyler Bigenho Sambut Kelahiran Anak Pertama

Perbedaan Tema dan Gaya Penulisan

Meski kedua lagu sama-sama mengangkat tema emosional soal hubungan yang gagal, gaya dan diksi yang digunakan berbeda.

Bernadya menulis detail personal dalam lagunya, misalnya: “11.000 kilometer kutempuh sendirian, bawa pelukku yang ternyata tak kau rindukan,” hal yang tidak ada padanan dalam lagu Taylor Swift.

Isu ini juga menghidupkan kembali sorotan publik terhadap kehidupan pribadi artis yang sering dikaitkan dengan karya mereka. Bernadya berharap proses kreatifnya dihargai tanpa dicurigai.

(ELG/NID/RAD)

Trending