Connect with us

Olahraga

UEFA Akan Ubah Aturan Liga Champions Musim Depan

Mulai musim depan, tim peringkat atas Liga Champions akan dapat keuntungan main di kandang saat leg kedua babak gugur.

Logompn

Published

on

Uefa akan ubah aturan liga champions musim depan
UEFA ubah aturan baru. Gambar: Instagram/@psg

MPN Indonesia 6 Juni 2025 - UEFA akan memberlakukan perubahan aturan pada Liga Champions mulai musim 2024–202.

Perubahan ini dipicu oleh hasil semifinal musim sebelumnya yang menunjukkan ketimpangan keuntungan kandang meskipun tim berperingkat lebih tinggi.

Mulai musim depan, tim dengan peringkat tertinggi di fase liga akan memainkan leg kedua dari setiap pertandingan babak gugur di kandang sendiri.

Keputusan ini muncul setelah Arsenal dan Barcelona, yang masing-masing finis di posisi ketiga dan kedua, tersingkir di semifinal setelah memainkan leg kedua tandang melawan PSG dan Inter Milan.

Kedua klub lawan memiliki peringkat lebih rendah, namun mendapat keuntungan bermain di kandang dalam leg penentu.

Perubahan ini diambil setelah Komite Kompetisi Klub UEFA mengadakan pertemuan menjelang final Liga Champions yang dimenangkan PSG atas Inter Milan dengan skor 5–0 di Munich, pada Minggu (1/6).

Keputusan ini kini menunggu pengesahan dari Komite Eksekutif UEFA sebelum pengundian fase liga dilakukan pada akhir Agustus mendatang.

Alasan dan Dampak Perubahan Aturan

Aturan baru ini menjadikan posisi akhir di fase liga semakin signifikan karena tidak hanya menentukan kelolosan otomatis ke babak 16 besar, tetapi juga memengaruhi keuntungan pertandingan kandang di seluruh fase gugur.

Dalam sistem sebelumnya, hanya babak 16 besar yang menjamin tim peringkat delapan besar memainkan leg kedua di kandang. Kini, sistem tersebut diperluas hingga semifinal.

Contoh dari dampak ketidakadilan ini terlihat musim lalu ketika PSG, yang hanya finis di peringkat ke-15, mengalahkan Arsenal yang finis di posisi ketiga.

PSG memainkan leg kedua semifinal di Parc des Princes.

Baca Juga:  Skuad UCL 2025/2026: Arsenal, Spurs, dan Liverpool Coret Nama-Nama Besar

Hal serupa terjadi ketika Inter Milan, peringkat keempat, menjamu Barcelona, peringkat kedua, pada leg kedua dan akhirnya menyingkirkan tim Catalan tersebut.

Pertimbangan Lain dalam Pertemuan UEFA

Selain perubahan utama tersebut, UEFA juga membahas kemungkinan memberikan opsi kepada tim dengan peringkat lebih tinggi untuk memilih apakah ingin memainkan leg kedua di kandang atau tandang.

Namun, opsi ini akhirnya ditolak demi konsistensi penerapan otomatis.

Spekulasi lain yang muncul dalam pertemuan termasuk kemungkinan penghapusan perpanjangan waktu serta larangan bagi tim dari negara yang sama untuk saling bertemu di babak play-off gugur.

Akan tetapi, kedua ide tersebut belum mencapai kesepakatan.

Aturan baru mengenai penentuan laga kandang berdasarkan peringkat fase liga ini juga direncanakan untuk diterapkan pada ajang Liga Europa dan Liga Konferensi Eropa.

Langkah ini bertujuan menyamakan standar kompetisi dan memastikan bahwa performa di fase liga mendapat bobot yang lebih besar dalam struktur turnamen Eropa yang diatur UEFA.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending