Teknologi
Samsung Diduga Sindir Apple Usai Pengumuman Fitur Baru di WWDC 2025
Samsung melontarkan sindiran ke Apple usai pengumuman fitur baru iOS 26, watchOS 26, dan AI di WWDC 2025.
MPN Indonesia 13 Juni 2025 - Samsung diduga melayangkan sindiran kepada Apple setelah perusahaan asal Cupertino itu mengumumkan sejumlah fitur baru dalam acara Worldwide Developers Conference (WWDC) 2025 pada 12 Juni 2025.
Melalui akun media sosial resminya di AS, Samsung menyoroti beberapa fitur yang dianggap telah lama hadir di perangkat Samsung.
Momen sindiran ini terjadi tidak lama setelah Apple merilis iOS 26, watchOS 26, serta fitur kecerdasan buatan (AI) terbaru.
Sindiran pertama dari Samsung diduga diarahkan kepada perombakan besar pada antarmuka pengguna (UI) di seluruh sistem operasi Apple.
“Customizable apps? Floating bars? That sleek glass UI? Looks… familiar,” tulis Samsung dalam cuitannya di X @SamsungMobileUS, dikutip MPN Indonesia pada Jumat (13/6).
Tanpa menyebut secara eksplisit, Samsung mengisyaratkan bahwa perubahan UI tersebut bukanlah hal baru di dunia teknologi ponsel.
Tidak berhenti di situ, Samsung juga menyoroti fitur terjemahan langsung (live translations) yang diumumkan Apple.
Melalui unggahan media sosial, Samsung menyatakan fitur tersebut telah tersedia di perangkat mereka “for a while now” atau “sudah cukup lama tersedia”.
“New to live translations? Welcome aboard! We’ve been translating text and speech in real-time for a while now… #GalaxyAI” tulis Samsung.
Fitur Apple Jadi Target Sindiran Samsung
Selain perubahan UI dan live translations, Samsung juga menyindir fitur AI yang baru diperkenalkan untuk Apple Watch.
Dalam unggahan mereka, Samsung secara halus menunjukkan bahwa fitur serupa telah lebih dahulu diimplementasikan di lini produknya.
Dalam unggahan tersebut, Samsung menyampaikan, “see for yourself” atau “lihat sendiri”, mengarahkan audiens untuk membandingkan kemampuan fitur di kedua ekosistem.
Perang sindiran semacam ini bukan hal baru di industri teknologi.
Produsen ponsel pintar kerap saling melempar sindiran melalui berbagai platform.
Kompetisi di industri ini sangat ketat dan merupakan hal yang wajar.
Meski demikian, perusahaan tetap bersaing untuk menonjolkan keunggulan masing-masing.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
