Connect with us

Olahraga

Hadiah Piala Presiden 2025 Naik Rp250 Juta, Juara akan Raih Rp5,5 Miliar!

Hadiah Piala Presiden 2025 naik signifikan, di mana juara kompetisi ini akan mendapatkan Rp5,5 miliar.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 06 14t114422.039
Ketum PSSI Erick Thohir dan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2025 Maruarar Sirait saat konferensi pers Piala Presiden 2025, Jumat (13/6) | Gambar: Dok. PSSI

MPN Indonesia 14 Juni 2025 - Hadiah Piala Presiden 2025 naik signifikan, di mana juara kompetisi ini akan mendapatkan Rp5,5 miliar.

Hal ini telah dikonfirmasi oleh Ketua Steering Committee Piala Presiden 2025, Maruarar Sirait, bahwa nilai hadiah meningkat dibandingkan edisi sebelumnya.

“Kalau gitu saya naikin jadi 5,5 miliar. Karena enggak boleh turun, harus naik,” ujar Maruarar Sirait saat konferensi pers dengan Ketum PSSI Erick Thohir di Jakarta, Jumat (13/6).

Diketahui, hadiah Piala Presiden edisi sebelumnya adalah sebesar Rp5,25 miliar, sehingga kenaikannya sebesar Rp250 juta.

Rincian Hadiah Piala Presiden 2025

Piala Presiden 2025 akan dimulai pada 6 Juni dan diikuti oleh enam tim, yaitu Persib Bandung, Dewa United, Arema FC, Liga Indonesia All Stars, serta dua klub mancanegara, Port FC (Thailand) dan Oxford United (Inggris).

Setiap tim hanya perlu memainkan empat pertandingan untuk meraih hadiah utama senilai Rp5,5 miliar.

Selain hadiah utama sebesar Rp5,5 miliar untuk juara, Maruarar Sirait juga menjelaskan bahwa runner-up akan memperoleh Rp3 miliar.

Tim peringkat ketiga berhak atas Rp2 miliar, sementara tim peringkat keempat akan mendapatkan Rp1 miliar.

Tak Pakai APBN

Selain hadiah untuk klub pemenang, Piala Presiden 2025 juga akan memberikan hadiah bagi pemain dan suporter terbaik. Namun besaran hadiahnya belum dirilis.

Maruarar mengatakan bahwa Piala Presiden 2025 tidak menyerap uang negara dari APBN. Seluruh biaya, kata Maruarar, berasal dari sponsor swasta.

“Sponsor sudah ada lima yang konfirmasi dan dapat Rp50 miliar. Selama Piala Presiden kami tidak pernah menggunakan uang negara dan sponsor BUMN. Kami ingin industri olahraga maju bukan dengan unsur dari pemerintah. Itu tradisi yang dilakukan,” ujarnya.

Baca Juga:  Amerika Serikat Bungkam Jepang 2-0 di FIFA Matchday

(AKM/NID/RAD)

Trending