Berita
Siapa Dwi Hartono? Orang yang Diduga jadi Dalang Pembunuhan Kepala Cabang BRI
Polda Metro Jaya menetapkan Dwi Hartono sebagai tersangka utama kasus penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Pembantu BRI Cempaka Putih. Penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap motif dan peran para pelaku.
MPN Indonesia 26 Agustus 2025 - Polda Metro Jaya menetapkan Dwi Hartono (DH) sebagai salah satu tersangka utama kasus penculikan dan pembunuhan Muhammad Ilham Pradipta, Kepala Cabang Pembantu (KCP) BRI Cempaka Putih.
Penangkapan dilakukan pada Senin (25/8) di Solo, Jawa Tengah, bersama dua tersangka lainnya berinisial YJ dan AA.
Sementara seorang tersangka lain berinisial C ditangkap di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara.
Sebelumnya, empat pelaku penculikan lain juga telah diamankan. Mereka adalah AT, RAH, RW, dan RS, yang ditangkap di Jakarta Pusat serta saat salah satu pelaku berusaha melarikan diri ke Nusa Tenggara Timur (NTT).
Polisi Tetapkan Tersangka
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, menyatakan bahwa empat orang yang diamankan telah resmi menjadi tersangka.
“Telah ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Kombes Ade Ary dalam keterangannya kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (25/8).
Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, menegaskan peran penting DH dalam kasus kriminal ini.
Dwi Hartono diduga sebagai otak utama di balik penculikan dan pembunuhan tersebut.
Profil dan Aktivitas Dwi Hartono
Dwi Hartono dikenal sebagai pengusaha asal Kabupaten Tebo, Jambi, sekaligus influencer dan motivator.
Ia aktif membagikan konten motivasi serta tips usaha di Instagram dan YouTube dengan akun @klanhartono.
Kanal YouTube miliknya memiliki 169 ribu pelanggan dengan total 4,9 juta penayangan sejak dibuat pada 2016.
Dwi lahir pada 6 Oktober 1985 di Lahat, Sumatera Selatan, dan mulai berbisnis sejak 2006.
Jenis usaha yang pernah dijalankannya antara lain warung internet, persewaan PS2, kafe, dan warteg.
Pada 2012, usahanya sempat bangkrut hingga terlilit utang miliaran rupiah. Namun, ia bangkit dan mengaku memiliki aset properti senilai Rp5 miliar.
Bisnis dan Kegiatan Sosial
Dwi membawahi sejumlah unit usaha di bidang perdagangan, teknologi digital, dan perkebunan.
Ia memimpin PT Hartono Mandiri Makmur yang bergerak di perdagangan dan pengembangan perangkat lunak, serta mendirikan PT Digitalisasi Aplikasi Indonesia (DAI) yang mengelola platform pendidikan digital Guruku.
Platform ini menawarkan layanan kelas daring, try out, pelatihan keterampilan, hingga literasi keuangan dengan biaya berlangganan sekitar Rp400 ribu per tahun.
Selain bisnis, Dwi mendirikan Hartono Foundation pada 2015, berfokus pada pendidikan dan kesehatan, termasuk pemberian beasiswa kepada korban kekerasan seksual dan pelajar kurang mampu. Ia juga aktif membangun fasilitas sosial di kampung halamannya.
Penyelidikan Masih Berlangsung
Hingga kini, polisi belum memaparkan detail peran dan motif para pelaku, termasuk Dwi Hartono.
Penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap keterlibatan masing-masing tersangka.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
