Internasional
Donald Trump Tegas Bantah Dirinya Sakit hingga Meninggal Dunia
Presiden Amerika Serikat Donald Trump membantah kabar yang menyebut dirinya sakit parah hingga telah meninggal dunia.
MPN Indonesia 5 September 2025 - Presiden Amerika Serikat Donald Trump membantah kabar yang menyebut dirinya sakit parah hingga telah meninggal dunia.
Bantahan itu disampaikan Trump dalam konferensi pers di Gedung Putih pada Selasa (2/9), merespons berbagai rumor yang ramai tersebar di media sosial akhir-akhir ini.
Spekulasi mengenai kesehatan Trump mencuat setelah ia tidak terlihat dalam sejumlah agenda publik selama beberapa hari pada pekan terakhir Agustus.
“Itu berita palsu,” ujar Trump, dikutip MPN Indonesia dari AFP.
Isu yang Beredar di Media Sosial
Menurut data dari lembaga pemantau misinformasi NewsGuard, sejak Jumat (29/8) hingga awal pekan ini, tercatat ada 104.000 unggahan di platform X dengan tagar “Trump meninggal”. Total tayangan unggahan tersebut mencapai puluhan juta kali.
Sejumlah unggahan yang menyebar turut memuat gambar-gambar yang diklaim sebagai bukti kondisi darurat kesehatan Trump.
Beberapa di antara gambar yang beredar adalah foto ambulans di depan Gedung Putih, yang sebenarnya diambil pada April 2023 saat Joe Biden masih menjabat.
Kemudian ada gambar bendera Gedung Putih setengah tiang, yang faktanya merupakan bentuk penghormatan resmi dari Trump untuk korban penembakan di Minneapolis.
Selain itu ada juga foto wajah Trump yang disebut menunjukkan tanda stroke. Padahal, dikutip MPN Indonesia dari NewsGuard, foto itu merupakan hasil digitalisasi menggunakan AI.
Selain itu, banyak warganet mengaitkan penutupan jalan di sekitar Pusat Medis Militer Nasional Walter Reed, Maryland, sebagai bukti bahwa Trump sedang dirawat, meskipun tidak ada laporan kredibel yang mendukung klaim tersebut.
Kondisi Kesehatan Trump
Spekulasi makin berkembang setelah beredarnya foto-foto Trump dengan memar di tangan dan bengkak di pergelangan kaki.
Gedung Putih sebelumnya, pada Juli 2025, telah memberikan penjelasan terkait hal tersebut.
Menurutnya, memar pada tangan kanan Trump disebabkan oleh iritasi jaringan akibat sering berjabat tangan dan penggunaan aspirin dalam perawatan kardiovaskular standar.
Sementara itu, bengkak pada kaki dikatakan akibat insufisiensi pembuluh vena kronis, yaitu kondisi pembuluh vena jinak yang umum terjadi karena kerusakan pembuluh darah di kaki.
Isu kesehatan Trump memang kerap menjadi perhatian khusus karena posisinya sebagai presiden tertua yang pernah terpilih dalam sejarah AS, yakni pada usia 79 tahun.
Sebelumnya, Trump juga sempat mengkritik Partai Demokrat atas dugaan menutup-nutupi kondisi kesehatan Joe Biden, yang berusia 82 tahun saat mengakhiri masa jabatannya pada Januari 2025.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
