Connect with us

Politik

Prabowo dan Raja Abdullah Saksikan Demo Drone Kolaborasi TNI-Angkatan Bersenjata Yordania di Halim Perdanakusuma

Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II menyaksikan demonstrasi drone gabungan TNI dan Angkatan Bersenjata Yordania di Halim sebagai penguatan kerja sama pertahanan.

Logompn

Published

on

Prabowo dan raja abdullah saksikan demo drone kolaborasi tni angkatan bersenjata yordania di halim perdanakusuma
Prabowo dan Raja Abdullah Saksikan Demo Drone Kolaborasi TNI-Angkatan Bersenjata Yordania di Halim Perdanakusuma. Gambar : Instagram/@presidenrepublikindonesia

MPN Indonesia 17 November 2025 - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah, Raja Abdullah II ibn Al Hussein, menyaksikan demonstrasi kemampuan drone gabungan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Angkatan Bersenjata Yordania pada Sabtu (15/11) di Lapangan Tembak Djamsuri AU, Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Kegiatan ini menjadi bagian dari kunjungan kenegaraan Raja Abdullah II ke Indonesia dan menjadi momen penting dalam penguatan hubungan pertahanan kedua negara.

Demonstrasi menampilkan berbagai jenis drone taktis serta sistem pendukung yang memperlihatkan manuver udara, kemampuan pengintaian, dan simulasi operasi serangan terkoordinasi.

Presiden dan Raja menyaksikan aksi ini setelah disambut oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Keduanya tiba dalam satu kendaraan, mencerminkan kedekatan hubungan antar pemimpin.

Latihan gabungan melibatkan 50 personel, terdiri dari 38 prajurit TNI lintas matra termasuk komponen cadangan, dan 12 prajurit Angkatan Bersenjata Yordania.

Sebelumnya, prajurit TNI mengikuti pelatihan drone selama dua bulan di Yordania, dilanjutkan pelatihan lanjutan bersama pasukan Yordania selama tiga hari di Indonesia sebelum tampil di hadapan kedua kepala negara.

Demonstrasi Bela Diri dan Teknologi Drone

Rangkaian acara diawali dengan pertunjukan bela diri Pencak Silat Merpati Putih yang menampilkan kekuatan, konsentrasi, serta teknik pernapasan.

Pertunjukan kemudian dilanjutkan dengan atraksi bela diri TNI yang dibawakan oleh 20 prajurit Marinir, 20 prajurit Kopassus, dan 40 prajurit Kodam Jaya.

“Kami tampilkan latihan keterampilan bela diri Merpati Putih, bela diri bangsa, kemudian selanjutnya latihan keterampilan tactical drone yang merupakan gabungan antara TNI dengan Angkatan Bersenjata Yordania,” ujar Mayjen TNI Yudha Airlangga, Komandan Komando Operasi Khusus TNI dalam keterangannya, dikutip MPN Indonesia dari laman resmi presidenri.go.id, Senin (17/11).

Baca Juga:  Prabowo Dijadwalkan Terbang ke Rusia 17 Juni 2026, Hadiri KTT ASEAN di Kazan

Letkol Inf Petrus Paramayudo Prabowo, Danden Lap Paspampres, menjelaskan bahwa demonstrasi drone menggambarkan simulasi taktis antara kekuatan udara dan darat.

Ia memaparkan bahwa teknologi drone yang ditampilkan mencakup drone fiber optik yang mampu menghindari jammer, drone kamikaze, drone breaching untuk membuka pintu saat penyerbuan, drone pengintaian, serta drone penjatuh bahan peledak termasuk yang dioperasikan komponen cadangan.

“Digambarkan ada penggunaan drone fiber optik untuk mencegah adanya jammer dari pihak musuh, kemudian ada juga teknologi drone kamikaze, ada juga drone untuk breaching atau membuka pintu pada saat penyerbuan pasukan darat, ada drone pengintaian, dan juga yang untuk menjatuhkan baik bahan peledak maupun dari komponen cadangan,” jelas Letkol Petrus.

Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia-Yordania

Latihan gabungan ini mempertegas kerja sama pertahanan Indonesia dan Yordania, khususnya dalam pengembangan teknologi militer dan sistem pertahanan modern.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi bagian dari hubungan strategis yang lebih luas di masa mendatang.

“Harapan kami terjalin hubungan yang strategis yaitu mulai dari geopolitik, geokonomi dan geostrategis antara dua negara dan antar benua,” pungkas Mayjen Yudha.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama Presiden Prabowo Subianto, Raja Abdullah II ibn Al Hussein, serta seluruh personel gabungan TNI dan Angkatan Bersenjata Yordania yang berpartisipasi.

Para prajurit berdiri dalam formasi sebagai simbol profesionalisme serta komitmen kedua negara dalam memperkuat kerja sama pertahanan.

(AKM/NID/RAD)

Trending