Connect with us

Otomotif

Berapa Lama Waktu Ideal Mengemudi Jarak Jauh saat Liburan? Ini Penjelasannya!

Berapa jam batas aman mengemudi tanpa istirahat? Simak aturan UU LLAJ dan tips aman berkendara saat Nataru.

Logompn

Published

on

Berapa lama waktu ideal mengemudi jarak jauh saat liburan ini penjelasannya!
Berapa Lama Waktu Ideal Mengemudi Jarak Jauh saat Liburan Ini Penjelasannya!. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 28 Desember 2025 - Menjelang momentum liburan panjang seperti nataru, banyak masyarakat memilih melakukan perjalanan jarak jauh menggunakan kendaraan pribadi.

Aktivitas ini membutuhkan kesiapan fisik dan mental yang prima.

Untuk menjamin keselamatan selama berkendara, penting mengetahui batas waktu ideal dalam mengemudi jarak jauh.

Mengacu pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), durasi maksimal mengemudi tanpa istirahat adalah 4 jam.

Setelah itu, pengemudi diwajibkan beristirahat selama 30 menit.

Aturan ini juga menetapkan waktu kerja maksimal pengemudi kendaraan bermotor umum adalah 8 jam per hari, dan dalam kondisi tertentu bisa diperpanjang hingga 12 jam dengan tambahan waktu istirahat selama satu jam.

Rifat Sungkar, brand ambassador Mitsubishi Indonesia sekaligus pelatih berkendara, menyatakan bahwa dalam kondisi mengemudi tanpa berhenti, batas aman berkendara adalah 3 jam.

“Kalau berkendara terus dan tidak berhenti, sebaiknya maksimal tiga jam. Tapi kalau berhenti alias dalam kondisi bisa sampai empat jam,” jelasnya, dikutip MPN Indonesia dari laman resmi Mitsubishi, Minggu (28/12).

Aturan Hukum dan Tips Praktis saat Mengemudi Jarak Jauh

UU No. 22 Tahun 2009 secara jelas mengatur bahwa pengemudi kendaraan umum wajib beristirahat setelah 4 jam berkendara dan tidak boleh melebihi 8 jam berkendara dalam sehari.

Ketentuan ini dibuat demi menjaga keselamatan pengemudi dan penumpang selama perjalanan, terutama saat liburan panjang seperti nataru dan perayaan hari besar nasional.

Rifat menambahkan bahwa pengemudi harus menghindari rasa kantuk dan lelah yang dapat mengganggu konsentrasi selama perjalanan.

Jika mulai mengantuk, pengemudi disarankan segera mencari tempat istirahat atau posko siaga. Ia juga menyarankan sistem bergantian saat mengemudi dalam perjalanan jauh.

“Triknya, saat yang satu mengemudi terutama di siang hari maka yang satu lagi diusahakan tidur. Tidak usah lama-lama, cukup setengah jam sampai satu jam untuk restart body,” katanya.

Baca Juga:  Jangan Sampai Kelewat! Ini Cara Dapat Diskon 30% Tiket Kereta Libur Nataru 2025-2026

Dalam persiapan perjalanan jauh, pengemudi juga diimbau untuk melakukan pengecekan kendaraan secara menyeluruh di bengkel resmi, guna memastikan kondisi mobil tetap prima sebelum melakukan perjalanan.

Dengan memahami dan mematuhi ketentuan durasi mengemudi yang aman, masyarakat dapat mengurangi risiko kecelakaan di jalan selama masa libur tahun baru dan perayaan hari besar nasional lainnya.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending