Connect with us

Berita

Suami di Serang Bunuh Istri usai Ketahuan Selingkuh, Buat Skenario Perampokan

Seorang pria di Serang tega membunuh istrinya sendiri setelah terpergok berselingkuh.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 06 05t112256.377
Suami di Serang Bunuh Istri usai Ketahuan Selingkuh, Buat Skenario Perampokan | Gambar: Ilustrasi Canva

Banten, MPN Indonesia 5 Juni 2025 - Seorang pria bernama Wadison Pasaribu (37) membunuh istrinya sendiri, Petri Sihombing (35), setelah terpergok berselingkuh.

Peristiwa tragis ini terjadi di rumah mereka di Perumahan Puri Anggrek, Kota Serang, Banten, pada Minggu dini hari (1/6) sekitar pukul 03.30 WIB.

Wadison sempat merekayasa kejadian agar terlihat seperti perampokan disertai pembunuhan. Ia bahkan melukai dirinya sendiri dan menyusun alibi agar tak dicurigai.

Awal Mula Kasus Terungkap

Kasus ini terungkap setelah warga mendatangi rumah korban karena mendengar tangisan dan teriakan anaknya.

Di dalam rumah, warga menemukan Petri tewas dalam kondisi terikat, sementara Wadison ditemukan di dalam karung dengan luka lebam di kepala.

Warga kemudian membawanya ke RS Sari Asih Kota Serang untuk mendapat perawatan.

Polisi yang datang ke lokasi pada pukul 05.30 WIB awalnya menduga perampokan karena adanya perhiasan emas yang hilang.

Namun, hasil penyelidikan mengarah pada Wadison sebagai pelaku pembunuhan. Polisi mengamankan Wadison pada Selasa (3/6), dan ia kini tengah diperiksa di Polresta Serang Kota.

“Sudah diamankan, tapi kita belum berani rilis, nanti kita akan konpers,” ujar Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Yudha Satria kepada wartawan, Rabu (4/6).

Kronologi Kejadian

Motif pembunuhan bermula saat korban memergoki isi percakapan mesra Wadison dengan wanita lain di ponselnya.

Cekcok terjadi, hingga Wadison mencekik leher istrinya dengan tali hingga tewas.

Dalam kepanikan, Wadison menyusun skenario perampokan. Ia membuang perhiasan korban ke toilet dan melukai kepalanya sendiri dengan benda tumpul untuk memperkuat alibi.

“Biar tidak ketahuan, pelaku ini menyusun skenario seolah-olah dirampok dan melukai badannya sendiri. Pelaku juga mengambil anting emas korban dan dibuang ke toilet untuk alibi perampasan perhiasan korban,” jelas Yudha.

Baca Juga:  Viral! Ojek Pangkalan di Tigaraksa Paksa Turun Ibu Bawa Bayi dari Taksi Online

Saat pemakaman istrinya, Wadison terlihat menangis kencang seolah bukan pelaku pembunuhan.

Kronologi Kebohongan Terbongkar

Usai pemakaman korban, keluarga pelaku berbincang di dalam rumah dan menanyakan kronologi kejadian pada pelaku.

Awalnya, Wadison lancar bercerita bahkan dimuat di sejumlah berita. Namun, cerita Wadison lama kelamaan berubah-ubah hingga menyebabkan kecurigaan.

Keluarga yang merasa janggal akhirnya membujuk Wadison bercerita jujud.

“Di awal itu dia tetap pada keterangan seperti di media, lama-lama makin malam, makin subuh itu mulai oleng, mulai pelintat pelintut. Nah, saya sebagai pengacara punya insting curiga juga ke dia,” ungkap Lambastony Pasaribu, perwakilan keluarga pelaku, Rabu, (4/6).

Akhirnya, Wadison bicara jujur dan mengakui perbuatannya. Ia pun minta dijemput polisi di rumah duka pada Selasa (3/6) malam.

(AKM/NID/RAD)

Trending