Connect with us

Berita

Tragis! Driver Ojol di Bekasi Tewas Dibunuh Teman, Pelaku Sempat Menginap 2 Minggu di Rumah Korban

Driver ojol di Bekasi Timur ditemukan tewas dibunuh oleh rekannya sendiri, Jumat (28/2).

Arthur

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 03 07t114338.818
Driver Ojol di Bekasi Tewas Dibunuh Teman | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 7 Maret 2025 - Seorang driver ojek online (ojol) di Bekasi Timur, Kota Bekasi, Mohammad Arif Widodo alias Abib (39) ditemukan tewas dibunuh oleh rekannya sendiri, Herdi Jatnika (43), Jumat (28/2).

Pelaku menghabisi nyawa korban dengan tujuan menguasai sepeda motor yang digunakan korban untuk bekerja.

“Piket Fungsi telah melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP) dan olah TKP orang meninggal dunia diduga pembunuhan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komper Pol Ade Ary, Rabu (5/3), dikutip MPN Indonesia dari Tribun Sumsel.

Pelaku Menginap di Rumah Korban Selama 2 Minggu

Menurut keterangan polisi, pelaku telah menginap di rumah korban selama hampir dua minggu sebelum insiden terjadi.

Selama itu, ia tetap menjalankan pekerjaannya sebagai sekuriti di sebuah mal dan kembali ke rumah korban setiap malam.

Ade menjelaskan bahwa pelaku telah mengamati kebiasaan korban sehari-hari.

“Setiap malamnya pelaku selalu pulang duluan berada di rumah, dan korban yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online tiba di rumah sekitar pukul 23.00 setiap harinya,” ungkapnya.

Kronologi Kejadian

Pelaku mulai merencanakan aksinya pada Kamis (27/2) sekitar pukul 23.30 WIB, ketika melihat korban pulang dan tidur beralaskan tikar di ruang tamu.

Pada Jumat (28/2) pukul 05.30 WIB, pelaku kembali terbangun dan melihat korban masih tertidur dengan posisi miring ke kiri.

Pelaku kemudian mengambil sebatang kayu dari dapur rumah korban dan menggunakannya untuk menganiaya korban.

“Pelaku dengan menggunakan sebatang kayu itu memukul kepala belakang korban bagian kanan bertubi-tubi sebanyak enam kali. Selanjutnya, pelaku memukul satu kali bagian kanan perut korban,” jelasnya.

Baca Juga:  Prabowo Saksikan Penyerahan Uang Rp13,2 Triliun Hasil Penyalahgunaan Lahan

Setelah memastikan korban tidak bernyawa, pelaku memindahkan jasad ke bagian belakang rumah dan menutupnya dengan tikar dan kasur.

“Sedangkan balok yang digunakan pelaku tadi diletakkan kembali di dekat dapur,” tambahnya.

Curi Ponsel dan Motor Korban

Setelah membunuh korban, pelaku langsung mengambil ponsel dan motor korban sebelum melarikan diri ke rumahnya.

Dalam perjalanan, ia membuang handphone dan tas korban ke sungai di daerah Kelurahan Aren Jaya untuk menghilangkan barang bukti.

“Motor korban digunakan oleh pelaku untuk aktivitas kerja sehari-hari sebagai sekuriti di sebuah mal,” jelas Ade.

(AKM/NID/RAD)

Trending