Connect with us

Viral

Usai Nyamar jadi Pengamen, Polisi Ini Kini Beraksi sebagai Ustaz untuk Tangkap Pelaku Pencurian

Seorang anggota polisi dari Polresta Padang kembali melakukan aksi penyamaran untuk menangkap pelaku kasus kriminal.

Logompn

Published

on

Usai Nyamar jadi Pengamen, Polisi Ini Kini Beraksi sebagai Ustaz untuk Tangkap Pelaku Pencurian
Usai Nyamar jadi Pengamen, Polisi Ini Kini Beraksi sebagai Ustaz untuk Tangkap Pelaku Pencurian | Gambar: Instagram/@david_wewe2000

MPN Indonesia 9 Maret 2026 - Seorang anggota polisi dari Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang kembali melakukan aksi penyamaran untuk menangkap pelaku kasus kriminal.

Kepala Tim Klewang, Aiptu David Riko Dermawan, menyamar sebagai ustaz mengenakan baju koko dan peci demi mendekati target berinisial WL (45) yang terlibat dalam kasus pencurian.

Penangkapan dilakukan di kawasan Permindo, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatra Barat, Sabtu (7/3).

“Awalnya dikira mau diajak pengajian, eh ternyata malah diajak ke kantor polisi,” kata David Riko, dikutip MPN Indonesia dari Instagram @david_wewe2000, Senin (9/3).

Kronologi Penangkapan

Penangkapan WL bermula dari laporan masyarakat dan penyelidikan panjang yang dilakukan aparat.

Aiptu David mengubah penampilannya total dengan menyamar sebagai ustaz untuk memudahkan menangkap WL.

WL sempat mengira polisi yang mendekatinya adalah pemuka agama yang mengajaknya ke pengajian.

Tanpa menaruh curiga, WL terlibat percakapan hingga akhirnya berhasil diringkus petugas.

“Kami harus memastikan tersangka tidak memiliki celah untuk melarikan diri atau menghilangkan barang bukti. Penyamaran ini dilakukan untuk membaur dengan lingkungan sekitar target,” ujar salah satu anggota tim, dikutip MPN Indonesia dari Viva.

Setelah WL ditangkap, Tim Klewang melakukan penggeledahan dan menemukan satu paket kecil diduga sabu dan seperangkat alat hisap (bong).

Pengakuan Pelaku

Dalam pemeriksaan awal di Mapolresta Padang, WL mengaku mencuri untuk memenuhi kebutuhan membeli sabu.

Pelaku diketahui telah beberapa kali melakukan pencurian di sejumlah titik di wilayah Padang Barat dengan menyasar lokasi seperti toko hingga kafe.

“Hasil curian itu digunakan untuk memuaskan hasratnya mengonsumsi sabu,” ungkap David.

Polisi masih mendalami apakah pelaku hanya sebagai pengguna atau juga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba yang lebih luas.

Baca Juga:  Bos Mecimapro Ditahan usai Gelapkan Dana Konser TWICE

Pernah Menyamar sebagai Pengamen

Penyamaran ini bukan kali pertama dilakukan oleh Aiptu David. Sebelumnya, ia juga pernah menyamar sebagai pengamen untuk menangkap buron kasus tawuran pada 17 Februari lalu.

Penangkapan itu dilakukan di dalam bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) rute Jakarta–Padang.

(AKM/NID/RAD)

Trending