Connect with us

Viral

Viral! Inhaler asal Thailand Ditarik karena Tak Terdaftar BPOM dan Terkontaminasi Bakteri

Produk inhaler herbal asal Thailand ditarik dari peredaran setelah ditemukan tidak memenuhi standar keamanan.

Logompn

Published

on

Viral! inhaler asal thailand ditarik karena tak terdaftar bpom dan terkontaminasi bakteri
Inhaler asal Thailand Ditarik karena Tak Terdaftar BPOM dan Terkontaminasi Bakteri | Gambar: Amazon

MPN Indonesia 30 Oktober 2025 - Produk inhaler herbal asal Thailand, Hong Thai atau dikenal juga dengan nama Thai Eagle Brand dan Yadom, ditarik dari peredaran setelah ditemukan tidak memenuhi standar keamanan.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Thailand menyatakan, produk tersebut mengandung kontaminasi mikroba, termasuk Clostridium spp, melebihi batas aman.

Batch yang terdampak adalah Hong Thai Herbal Inhaler Formula 2 dengan nomor batch 000332, diproduksi pada 9 Desember 2024 dan kedaluwarsa 8 Desember 2027.

Namun, produk tersebut diketahui masih beredar di berbagai platform marketplace di Indonesia.

Padahal, berdasarkan konfirmasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI pada Rabu (29/10), inhaler tersebut tidak memiliki izin edar dan tidak terdaftar dalam database BPOM.

Produk Langgar Regulasi BPOM Thailand

Produk ini dikenal luas di Thailand sebagai obat tradisional untuk mengatasi mabuk perjalanan, hidung tersumbat, pusing, sakit kepala ringan, serta digunakan untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi rasa lelah.

Dikutip dari CNA, menurut hasil uji laboratorium yang dilakukan oleh FDA Thailand, inhaler herbal ini mengandung mikroba aerob yang jumlahnya melebihi batas.

Selain itu, total gabungan khamir dan kapang, serta Clostridium spp terdeteksi di atas ambang batas yang ditetapkan.

Atas temuan tersebut, FDA Thailand pun mengimbau masyarakat agar berhati-hati dalam menggunakan dan membeli produk ini.

200 Ribu Produk Ditarik dari Pasaran

Menindaklanjuti temuan tersebut, pihak produsen Hong Thai Herbal menarik kembali 200.000 unit inhaler dari pasaran.

Penarikan dilakukan khusus untuk produk Formula 2 dengan nomor batch 000332.

Perusahaan menyatakan bahwa mereka sedang bekerja sama dengan FDA Thailand untuk proses pemusnahan yang sesuai prosedur.

Baca Juga:  4 Orangutan Hasil Perdagangan Ilegal dari Thailand Dipulangkan ke Indonesia

“Kami telah menarik semua produk yang terdampak dari pasaran dan sedang berkoordinasi dengan FDA untuk segera memusnahkan batch produk yang ditarik tersebut,” tulis pihak Hong Thai Herbal dalam sebuah pernyataan di Facebook, dikutip MPN Indonesia dari CNA pada Kamis (30/10).

Pihak Hong Thai juga mengumumkan akan meningkatkan proses produksi dengan menambahkan langkah-langkah kontrol kualitas tambahan, termasuk sterilisasi ultraviolet (UV), untuk memastikan produk selanjutnya memenuhi standar keamanan dan kebersihan yang lebih ketat.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending