Connect with us

Berita

Remaja Tewas Tertinggal di Lantai Dua usai Selamatkan Orang Tua dan Adiknya dari Kebakaran

Remaja 16 tahun tewas usai membangunkan keluarga saat kebakaran di Surabaya. Korban ditemukan di lantai dua dengan senter HP masih menyala. Salin

Actress 1299250

Published

on

Remaja 16 Tahun Selamatkan Keluarga dari Kebakaran, Ditemukan Tewas Tertinggal di Lantai Dua
Remaja 16 Tahun Selamatkan Keluarga dari Kebakaran, Ditemukan Tewas Tertinggal di Lantai Dua. Gambar. Dok. Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 27 Oktober 2026 - Seorang remaja berinisial IRZ (16) meninggal dunia setelah menyelamatkan keluarganya dari kebakaran rumah di Surabaya, Jawa Timur.

Kebakaran melanda sebuah rumah dua lantai di Jalan Sidotopo Kidul, Minggu (25/10) sekitar pukul 03.15 WIB.

IRZ menjadi orang pertama yang mengetahui adanya kebakaran saat anggota keluarganya masih tertidur.

“Dia yang bangunin orang tuanya semuanya, dia itu udah bangun duluan. Orang tuanya masih tidur semua, bangunin adik-adik, bangunin semua,” kata bibi korban, Kholifah dalam program Saksi Kata, dikutip MPN Indonesia dari YouTube TribunJatim Official, Selasa (27/10).

Ia kemudian membangunkan kedua orang tua dan adik-adiknya sebelum mereka menyelamatkan diri melalui teras lantai dua.

Namun, IRZ tertinggal di dalam rumah yang dipenuhi asap.

Petugas menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia di depan pintu teras lantai dua setelah melakukan pemadaman.

Kronologi Kejadian

Rumah dua lantai tersebut dihuni keluarga IRZ bersama kedua orang tuanya, Moehammad Noer dan Firda.

Saat kebakaran terjadi, api dari lantai satu menghalangi akses keluar rumah. Anggota keluarga kemudian menyelamatkan diri melalui teras lantai dua dengan ketinggian sekitar empat meter.

Kholifah menjelaskan, anggota keluarga melompat dari teras untuk menghindari kobaran api. Salah satu adik korban bahkan harus dilempar dari atas agar bisa keluar dari bangunan.

“Lompat semua, adiknya dilempar dari atas. Dia yang tertinggal,” terangnya.

Berdasarkan keterangan keluarga yang dimuat TribunJatim, IRZ merupakan anak sulung dari lima bersaudara.

Korban Keluar Darah dari Hidung dan Telinga

Petugas menemukan jenazah IRZ di lantai dua rumah setelah menangani kebakaran.

Baca Juga:  Basarnas: Keluarga Juliana Marins Ikhlas Terima Proses Evakuasi di Gunung Rinjani

Kepala Bidang Pemadam DPKP Kota Surabaya, Muhammad Rokim, mengatakan korban ditemukan di dekat pintu teras.

“Korban meninggal dunia ditemukan di lantai dua, tepatnya di depan pintu teras,” kata Rokim.

Sebuah ponsel milik korban juga ditemukan tidak jauh dari tubuhnya. Layar ponsel tersebut sudah retak, tetapi fitur senternya masih menyala.

Kholifah mengatakan IRZ menggunakan ponsel saat membangunkan anggota keluarganya.

“Dia bangunin pakai HP, HPnya sudah rusak tapi senternya masih hidup,” kata Kholifah.

Menurut Kholifah, tubuh korban tidak menunjukkan luka bakar. Namun, keluarga menemukan darah keluar dari hidung dan telinga IRZ.

Keluarga menduga korban meninggal dunia akibat terlalu banyak menghirup asap saat terjebak di lantai dua. Namun, dugaan tersebut belum disertai hasil pemeriksaan medis.

Sembilan Armada Dikerahkan ke Lokasi Kebakaran Surabaya

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya mengerahkan sedikitnya sembilan unit armada untuk menangani kebakaran tersebut.

Muhammad Rokim menjelaskan, api pertama kali muncul dari lantai satu rumah. Bagian bangunan tersebut digunakan sebagai tempat penyimpanan besi tua dan material rongsokan.

Menurut Rokim, banyaknya material yang mudah terbakar menyebabkan api cepat menyebar. Sementara itu, lantai dua bangunan digunakan sebagai tempat tinggal keluarga korban.

“Berkat respons cepat dan kerja keras petugas di lapangan, kobaran api utama berhasil dijinakkan dalam waktu singkat,” ujar Rokim.

Petugas kemudian melakukan pembasahan dan pendinginan bangunan untuk mencegah api kembali menyala atau merambat ke rumah warga sekitar.

(AKM/NID/RAD)

Trending