Connect with us

Musik

Bantah Ada Intimidasi ke Band Sukatani soal Lagu ‘Bayar Bayar Bayar’, Kapolri: Kami Tak Anti Kritik

Kapolri Listyo Sigit Prabowo membantah adanya tekanan terhadap Band Sukatani atas lagu Bayar Bayar Bayar yang viral. Simak pernyataan lengkapnya di sini.

Pexels photo

Published

on

Bantah Ada Intimidasi Ke Band Sukatani Soal Lagu 'bayar Bayar Bayar', Kapolri Kami Tak Anti Kritik
Bantah Ada Intimidasi ke Band Sukatani soal Lagu 'Bayar Bayar Bayar', Kapolri Kami Tak Anti Kritik. Gambar: CNN Indonesia

MPN Indonesia 22 Februari 2025 - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa tidak ada tindakan intimidasi terhadap Band Sukatani terkait lagu mereka yang berjudul Bayar Bayar Bayar.

Pernyataan ini disampaikan menyusul dugaan adanya tekanan terhadap band punk asal Purbalingga tersebut setelah mereka menyampaikan permintaan maaf dan menarik lagu yang sempat viral di media sosial.

Kapolri: Polri Tidak Anti-Kritik

Dalam keterangannya, Jenderal Listyo Sigit menyatakan bahwa Polri tidak memiliki masalah dengan kritik yang disampaikan melalui lagu Bayar Bayar Bayar.

Ia menegaskan bahwa kritik dari masyarakat merupakan masukan yang penting bagi institusi kepolisian untuk melakukan evaluasi dan perbaikan.

“Polri tidak anti-kritik, kritik sebagai masukan untuk evaluasi. Dalam menerima kritik tentunya kita harus legowo, dan yang penting ada perbaikan,” ujar Sigit dilansir dari CNN pada Jumat (20/2).

Kapolri juga menekankan bahwa kepolisian terus melakukan pembenahan internal dengan menerapkan sistem penghargaan dan hukuman (rewards and punishment) bagi seluruh anggota.

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan profesionalisme dan memperbaiki kekurangan yang ada dalam tubuh Polri.

“Itu merupakan upaya dan komitmen Polri dalam melakukan perbaikan serta evaluasi terhadap kekurangan yang ada. Ini menjadi upaya yang terus kami lakukan,” tambahnya.

Klarifikasi Band Sukatani

Sebelumnya, Band Sukatani, yang digawangi oleh Syifa Al Lufti alias Alectroguy dan Novi Citra alias Twister Angel, mengunggah permintaan maaf terbuka kepada institusi Polri melalui media sosial.

Mereka menyampaikan bahwa lagu Bayar Bayar Bayar tidak bermaksud menyerang Polri secara keseluruhan, melainkan mengkritik oknum tertentu yang melakukan pelanggaran.

“Mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri dan institusi Polri atas lagu ciptaan kami yang berjudul Bayar Bayar Bayar, yang liriknya ‘bayar polisi’, dan telah kami nyanyikan hingga viral di beberapa platform media sosial,” ujar Alectroguy melalui Instagram pada Kamis (20/2).

Baca Juga:  Mahfud MD Cerita Kapolri dan Panglima Dimarahi Prabowo, Sebut Bintang 4 Tak Ada Gunanya

Ia juga menambahkan bahwa lagu tersebut telah dicabut dan ditarik dari peredaran sebagai bentuk klarifikasi terhadap kesalahpahaman yang terjadi.

Dugaan Intimidasi

Sebelumnya, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) menduga adanya intimidasi di balik permintaan maaf yang disampaikan oleh Band Sukatani.

Dugaan ini mencuat setelah band tersebut tiba-tiba menarik lagu mereka dari media sosial.

Menanggapi hal tersebut, Kapolri menyatakan bahwa tidak ada tekanan dari kepolisian terhadap band tersebut dan menilai kemungkinan adanya kesalahpahaman terkait situasi yang terjadi.

“Tidak ada masalah. Mungkin ada miss, namun sudah diluruskan,” kata Sigit.

(AKM/NID/RAD)

Kuasa Hukum Sarwendah Ungkap Hasil Psikologi Forensik Anak Tidak Terjadi Eksploitasi pada Anak
Selebriti1 minute ago

Kuasa Hukum Sarwendah Ungkap Hasil Psikologi Forensik Anak: Tidak Terjadi Eksploitasi pada Anak

BPOM Buka Suara usai Video Viral Ikan Asin yang Diduga Disemprot Baygon
Viral9 minutes ago

BPOM Buka Suara usai Video Viral Ikan Asin yang Diduga Disemprot Baygon

MPN Studio Hadirkan Perjalanan MT Harjono Lewat Film Pendek, Ceritakan Perjuangannya untuk Indonesia
Film20 minutes ago

MPN Studio Hadirkan Perjalanan M.T. Harjono Lewat Film Pendek, Ceritakan Perjuangannya untuk Indonesia

Kadus di Deli Serdang Bakar Sendiri Barak Diduga Markas Narkoba
Berita31 minutes ago

Kadus di Deli Serdang Bakar Sendiri Barak Diduga Markas Narkoba

Daftar 7 Pemain Diaspora yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia
Olahraga46 minutes ago

Jelang Piala Asia 2027, Ini Daftar 7 Pemain yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita1 hour ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita1 hour ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita2 hours ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti2 hours ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi2 hours ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal2 hours ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga2 hours ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional3 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi4 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi4 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Trending