Selebriti
Jerome Polin Sebut Tumpukan Uang Rp11,8 T Hasil Korupsi CPO Lebih Tinggi dari Gunung Everest
Jerome Polin soroti dana korupsi Rp11,8 triliun dan ajak publik bayangkan manfaatnya untuk rakyat, dari mie instan hingga pembangunan puskesmas dan sekolah.
MPN Indonesia 20 Juni 2025 - Jerome Polin menyoroti besarnya dana Rp11,8 triliun yang disita Kejaksaan Agung dari kasus korupsi ekspor minyak sawit mentah (CPO).
Dana tunai tersebut berasal dari hasil penyitaan terhadap lima terdakwa korporasi, yaitu PT Wilmar Group.
Melalui unggahan di akun Instagram-nya @jeromepolin pada Rabu malam (18/6), Jerome mengajak masyarakat untuk memahami besarnya nilai uang tersebut dan potensi manfaatnya jika digunakan untuk kepentingan rakyat.
Visualisasi Uang Rp11,8 Triliun
Dalam sebuah video, Jerome menggambarkan tumpukan uang Rp11,8 triliun jika berbentuk lembaran Rp100 ribu.
“118 juta lembar. Uang ini ketebalannya 0,11 mm, ini kalau ada 118 juta lembar ditumpuk ke atas itu 12.980 m atau sama dengan 12,98 km,” jelasnya, dikutip MPN Indonesia pada Jumat (20/6).
Ia menambahkan bahwa tumpukan itu bahkan lebih tinggi dari Gunung Everest yang memiliki ketinggian sekitar 8,8 km.
Potensi Pemanfaatan untuk Masyarakat
Jerome kemudian menjelaskan bagaimana dana tersebut bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan rakyat.
Ia mencontohkan, “Rp11,8 triliun bisa dibuat apa aja? Kita anggap satu mie instan harganya Rp3 ribu. 11,8 triliun dibagi 3 ribu sama dengan 3,9 miliar, Guys.”
Ia juga menyebut uang sebanyak itu cukup untuk membeli 157 juta buku pelajaran dengan asumsi harga satu buku Rp75 ribu.
“Jumlah pelajar di Indonesia aja Guys dari SD sampai SMA itu cuma 50 juta siswa. Dan aku pernah beberapa kali ke sekolah di pedalaman, mereka bahkan satu sekolah itu cuma punya satu buku,” tambahnya.
Di sektor transportasi, Jerome menghitung dana tersebut cukup untuk membeli 655 ribu unit sepeda motor dengan estimasi harga per unit Rp18 juta.
Sementara di sektor kesehatan, dana ini dapat digunakan untuk membangun 2.360 puskesmas atau klinik kecil dengan asumsi biaya pembangunan satu unit Rp5 miliar.
“Sedangkan kita tahu sekarang kondisi di Indonesia, di pedalaman-pedalaman banyak banget orang yang kesulitan mengakses klinik dan puskesmas,” ujarnya.
Harapan Dana Dikelola untuk Rakyat
Jerome menyampaikan harapannya agar dana hasil sitaan korupsi benar-benar digunakan untuk kepentingan rakyat.
“Kepada siapapun yang berwenang untuk mengelola uangnya, please gunakan untuk kepentingan rakyat. Itu sangat bisa membantu memajukan kualitas hidup kita semua sebagai rakyat Indonesia. Yuk bisa yuk,” tulisnya dalam caption.
(ELG/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
