Connect with us

Selebriti

Patrion Resmi Diluncurkan, Dul Jaelani: Dengan Menyukai Patrion Kita Sudah Menyelamatkan Generasi Muda

Dul Jaelani ajak generasi muda cintai budaya Indonesia lewat Patrion yang resmi diluncurkan di Jakarta Selatan.

Logompn

Published

on

Patrion resmi diluncurkan, dul jaelani dengan menyukai patrion kita sudah menyelamatkan generasi muda
Dukungan Dul Jaelani pada Patrion Nusantara. Gambar: Kolase Tangkapan Layar Instagram/@patrionofficial

MPN Indonesia 13 Juni 2025 - Gerakan kreatif berbasis budaya Patrion resmi diluncurkan pada Rabu (11/6) sore di D’Maritime Cafe, Jakarta Selatan.

Acara peluncuran dihadiri berbagai tokoh lintas bidang, termasuk pejabat negara, seniman, dan akademisi.

Dalam momen tersebut, musisi Dul Jaelani menyampaikan pesan penting kepada generasi muda.

“Hai saya Dul Jaelani, dengan menyukai Patrion, kita sudah menyelamatkan generasi untuk mencintai budaya Indonesia,” ujar Dul Jaelani, dikutip MPN Indonesia melalui unggahan resmi @patrionofficial pada Jumat, (13/6).

Peluncuran Patrion mengusung misi besar, yakni memperkuat jati diri bangsa melalui pengembangan animasi yang merepresentasikan nilai-nilai luhur kebudayaan Indonesia.

Gerakan ini memperkenalkan pahlawan-pahlawan fiksi sebagai media edukasi budaya bagi generasi muda.

Melalui karakter-karakter tersebut, diharapkan anak-anak Indonesia dapat lebih mencintai dan memahami kekayaan budaya Nusantara.

Acara peluncuran disemarakkan oleh berbagai penampilan seni, termasuk pertunjukan musik oleh Rishyloco, penayangan video animasi karya Patrion, serta pertunjukan tari tradisional.

Sejumlah pejabat dan tokoh publik turut memberikan apresiasi dan menyoroti pentingnya peran konten kreatif dalam membangun karakter dan kebanggaan nasional.

Upaya Penguatan Identitas Bangsa Lewat Animasi

Sebagai perusahaan di bidang animasi dan industri kreatif, Patrion bertujuan menghadirkan konten yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendidik dan memperkuat karakter bangsa.

Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hariqo Wibawa, dalam sambutannya menekankan bahwa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa adalah prioritas utama.

“Ada beberapa pesan kunci yang disampaikan oleh Pak Prabowo… pentingnya kita menjaga persatuan dan kesatuan,” ujarnya.

Hariqo menambahkan bahwa di tengah era digital yang penuh disinformasi, kehadiran Patrion memiliki peran strategis.

Baca Juga:  Tissa Biani Selalu Izin jika Mau Beradegan Mesra, Dul Jaelani: Kalau Gak Bisa Berantem

“Kehadiran Patrion ini kita berharap bisa memberikan setidaknya tiga hal: bisa menghibur, mendidik masyarakat, dan dari konten-konten yang dilahirkan mudah-mudahan bisa mendorong kebaikan,” katanya.

Guru Gembul juga menyoroti pentingnya membangun rasa percaya diri terhadap identitas bangsa. Ia mengatakan,

“Masalah utama terbesar kita itu sebenarnya bukan ada pada budayanya, tetapi ada pada inferioritas masyarakat kita terhadap identitas bangsa… Kita baru merasa bahwa sesuatu bisa laku, bisa dijual kalau merek dagangnya itu asing.”

Apresiasi Lintas Sektor terhadap Patrion

Peluncuran Patrion mendapatkan dukungan dari berbagai pihak.

“Selamat atas peluncuran gerakan Patrion. Ini adalah inisiatif karya anak bangsa di bidang budaya dan industri kreatif… Kami dari Kemenparekraf siap mendukung, terutama dalam penguatan ekosistem kekayaan intelektual dan talenta SDM,” jelas irektur Periklanan Kemenparekraf, Selliane Halia Ishak.

Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan Cirebon, Raden Heru Rusyamsi Arianatareja, mengingatkan pentingnya pelestarian budaya Indonesia.

“Budaya Nusantara yang meliputi beragam seni, tradisi, dan kearifan lokal adalah identitas bangsa kita… Keberagaman budaya ini harus kita jaga dan lestarikan bukan sebagai pembatas, melainkan sebagai perekat persatuan dan kesatuan,” jelasnya.

Laksamana Muda TNI Julius Widjojo menyoroti peran media populer dalam membangun kebanggaan nasional, seraya membandingkan dengan pendekatan negara lain.

“Kalau kita melihat bagaimana Amerika melakukan indoktrinasi terhadap bangsanya, mereka menciptakan superhero… Sementara di kita, manusia-manusia super, ilmu-ilmu kebudayaan itu sudah ada, tapi makin hari makin punah karena unsur-unsur asing yang merubah itu,” ungkapnya.

Kolaborasi Lintas Sektor Didorong untuk Kemajuan Budaya

Politikus Sarjan Tahir menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya.

“Ini aset kita. Banyak yang bisa dilakukan. Ajak kerja sama semua dan ceritakan mainan-mainan ini, cerita-cerita ini… Saya berdoa semoga Patrion menjadi organisasi yang bisa membangkitkan kembali nilai-nilai luhur sejarah, budaya, dan ekonomi kita,” katanya.

Baca Juga:  Begini Jawaban Dul Jaelani soal Isu Maia-Mulan Duduk Berdampingan di Pernikahan Al Ghazali

Dengan kehadiran Patrion, para tokoh berharap karakter pahlawan lokal dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda, memperkuat identitas bangsa, serta mengatasi tantangan inferioritas budaya di era globalisasi.

(ELG/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending