Connect with us

Internasional

Donald Trump Instruksikan Bendera Setengah Tiang sebagai Penghormatan kepada Paus Fransiskus

Presiden Donald Trump perintahkan pengibaran bendera setengah tiang untuk menghormati wafatnya Paus Fransiskus, pemimpin Katolik dunia yang tutup usia di Vatikan.

Logompn

Published

on

Donald trump instruksikan bendera setengah tiang sebagai penghormatan kepada paus fransiskus
Donald Trump Instruksikan Bendera Setengah Tiang sebagai Penghormatan kepada Paus Fransiskus. Gambar : Reuters/Alessandra Tarantino

MPN Indonesia 23 April 2025 - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menginstruksikan pengibaran bendera setengah tiang pada Senin (21/4) sebagai bentuk penghormatan atas wafatnya Paus Fransiskus.

Keputusan ini diberlakukan di seluruh fasilitas dan properti publik federal, termasuk markas militer dan stasiun angkatan laut, serta kapal-kapal milik negara.

Perintah pengibaran ini akan berlaku hingga matahari terbenam pada hari pemakaman Paus Fransiskus, yang waktunya masih menunggu konfirmasi resmi.

Instruksi tersebut diumumkan di tengah berlangsungnya acara Easter Egg Roll di halaman selatan Gedung Putih.

Sejak Senin (21/4) pagi, bendera Amerika Serikat terlihat telah berkibar setengah tiang di puncak gedung tersebut, mengikuti perintah Presiden Trump.

Wafatnya Paus Fransiskus dan Tanggapan Pemerintah AS

Paus Fransiskus, tokoh dan figur publik penting dalam kancah keagamaan global, meninggal dunia pada usia 88 tahun di Vatikan, Roma, Italia, pada Senin (21/4) pagi waktu setempat.

Paus yang memiliki nama asli Jorge Mario Bergoglio ini sebelumnya mengalami penurunan kondisi kesehatan selama beberapa bulan terakhir dan sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Menurut keterangan resmi dari otoritas Vatikan, kematian Paus disebabkan oleh serangan stroke yang terjadi secara tiba-tiba.

Dikutip MPN Indonesia dari AFP pada Rabu (23/4), serangan tersebut membuat Paus Fransiskus koma dan mengalami kegagalan jantung yang tidak dapat dipulihkan.

Sertifikat kematian diterbitkan pada Senin (21/4) malam waktu lokal oleh pihak Vatikan, memperjelas penyebab kematian sebagai stroke yang berujung pada kegagalan organ vital.

Tindakan Simbolis dan Agenda Presiden Trump

Dalam pernyataan resminya yang dikutip oleh CNN, Presiden Donald Trump menyatakan bahwa pengibaran bendera setengah tiang merupakan tindakan simbolis sebagai “tanda penghormatan dan mengenang” pemimpin tertinggi Gereja Katolik tersebut.

Baca Juga:  Tiba di New Delhi, Jokowi Hadiri Bloomberg New Economy di India

Penghormatan ini juga mencerminkan pengakuan terhadap kontribusi Paus Fransiskus sebagai salah satu tokoh dan figur publik yang memiliki pengaruh besar terhadap isu-isu kemanusiaan dan spiritualitas di dunia.

Lebih lanjut, Donald Trump dilaporkan berencana untuk menghadiri langsung upacara pemakaman Paus Fransiskus di Italia.

Namun demikian, belum ada informasi lebih lanjut terkait jadwal atau detail pelaksanaan pemakaman tersebut.

Pengaruh Global Paus Fransiskus

Paus Fransiskus merupakan pemimpin tertinggi Gereja Katolik yang dikenal luas di berbagai belahan dunia, termasuk di kalangan tokoh dan figur publik internasional.

Kepemimpinannya ditandai oleh pendekatan humanistik dan kepedulian terhadap isu-isu sosial, seperti perubahan iklim, kemiskinan, dan pengungsi.

Selama masa kepemimpinannya, ia juga dikenal aktif menjalin dialog antaragama dan menyerukan perdamaian global.

Kematian Paus Fransiskus menimbulkan duka mendalam tidak hanya bagi umat Katolik, tetapi juga bagi masyarakat dunia yang menghormatinya sebagai tokoh pemersatu dan pembawa pesan damai.

Tindakan Presiden Donald Trump untuk mengibarkan bendera setengah tiang menjadi salah satu bentuk penghargaan atas warisan moral dan spiritual yang ditinggalkan oleh mendiang Paus.

(ADN/NID/RAD)

Trending