Connect with us

Olahraga

Cape Verde jadi Negara Debutan Piala Dunia 2026 yang Tak Bisa Dikalahkan Spanyol

Tanjung Verde mencetak rekor unik di Piala Dunia 2026 sebagai satu-satunya tim yang berhasil menghindari kekalahan dari Spanyol.

Logompn

Published

on

Cape Verde jadi Negara Debutan Piala Dunia 2026 yang Tak Bisa Dikalahkan Spanyol
Cape Verde jadi Negara Debutan Piala Dunia 2026 yang Tak Bisa Dikalahkan Spanyol. Gambar: Instagram/@fwc26atlanta

MPN Indonesia 16 Juli 2026 - Cape Verde atau Tanjung Verde menjadi sorotan di Piala Dunia 2026 setelah mencatat rekor unik sebagai satu-satunya tim yang tidak kalah dari Spanyol sepanjang turnamen.

Tim debutan asal Afrika itu berhasil menahan Spanyol dengan skor 0-0 pada fase grup.

Sementara itu, Spanyol mampu mengalahkan semua lawan lainnya hingga melaju ke final melawan Argentina.

Catatan tersebut membuat Tanjung Verde menjadi salah satu tim yang paling banyak dibicarakan dalam ajang sepak bola dunia ini.

Mengapa Tanjung Verde Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026?

Tanjung Verde menjadi sorotan karena menjadi satu-satunya tim yang tidak dikalahkan Spanyol selama Piala Dunia 2026.

Pertandingan kedua tim berlangsung di Atlanta dan berakhir tanpa gol.

Padahal, Spanyol tampil dominan sepanjang laga.

Hasil ini menjadi istimewa karena Spanyol kemudian selalu menang hingga mencapai final.

Pada pertandingan tersebut, pelatih Cape Verde, Bubista, menjelaskan tujuan timnya tampil di panggung sepak bola dunia.

“Saya ingin dunia melihat siapa kami dan seperti apa kami sebenarnya. Dan sekarang, dunia sudah melihatnya,” kata Bubista, dikutip MPN Indonesia dari The Guardian pada Kamis (16/7).

Pernyataan itu menunjukkan bahwa Tanjung Verde ingin memperlihatkan identitas dan kemampuan mereka sebagai tim debutan di Piala Dunia 2026.

Pertandingan tersebut juga menjadi momen bersejarah bagi Cape Verde.

Hasil imbang 0-0 itu membuat Spanyol gagal mengalahkan Tanjung Verde, meski mampu menundukkan semua lawan lainnya.

Baca Juga:  Liga 1 Rebranding, Ganti Nama jadi Super League

Perjalanan Tanjung Verde di Fase Grup Piala Dunia 2026

Perjalanan Tanjung Verde di fase grup Piala Dunia 2026 berjalan cukup baik.

Mereka tergabung di Grup H bersama Spanyol, Uruguay, dan Arab Saudi. Dalam tiga pertandingan, Tanjung Verde tidak pernah kalah.

Mereka bermain imbang 0-0 melawan Spanyol, 2-2 menghadapi Uruguay, dan 0-0 saat bertemu Arab Saudi.

Hasil tersebut membuat Tanjung Verde finis sebagai runner-up grup di bawah Spanyol.

Mereka juga berhasil menggagalkan langkah Uruguay ke fase gugur.

Tanjung Verde Beri Perlawanan Sengit kepada Argentina

Pada babak 32 besar, Tanjung Verde menghadapi Argentina. Pertandingan berlangsung ketat hingga babak tambahan waktu.

Argentina lebih dulu unggul melalui Lionel Messi, tetapi Deroy Duarte berhasil menyamakan skor.

Pada babak tambahan, Lautaro Martinez kembali membawa Argentina unggul. Namun, Sidny Lopes Carbal kembali menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Perjalanan Tanjung Verde akhirnya berhenti setelah gol bunuh diri Diney Borges membuat Argentina menang 3-2.

Meski tersingkir, Cape Verde mampu memberikan perlawanan sengit kepada salah satu finalis Piala Dunia 2026.

Mereka bahkan memaksa pertandingan berlangsung hingga babak tambahan waktu.

Hasil Tanjung Verde vs Spanyol jadi Salah Satu Laga Paling Berkesan

Pertandingan antara Tanjung Verde dan Spanyol menjadi salah satu laga yang paling menarik perhatian di Piala Dunia 2026.

Spanyol melepaskan banyak tembakan, tetapi tidak mampu menembus pertahanan Cape Verde.

Kiper berusia 40 tahun, Josimar José Évora Dias atau Vozinha, menjadi salah satu pemain penting dalam pertandingan tersebut. Ia melakukan sejumlah penyelamatan.

Pertahanan Cape Verde juga diperkuat oleh Pico Lopes yang melakukan blok penting menjelang akhir laga.

Rekor Unik Tanjung Verde di Piala Dunia 2026

Sepanjang Piala Dunia 2026, Spanyol tampil dominan dan mampu mengalahkan semua lawannya hingga mencapai final.

Baca Juga:  Brazil vs Panama 6-2: Vinicius hingga Casemiro Bawa Tim Pesta Gol di Marcana

Namun, hasil imbang melawan Tanjung Verde membuat tim debutan tersebut menjadi satu-satunya negara yang tidak dikalahkan Spanyol.

Catatan itu semakin menarik karena Tanjung Verde juga mampu menyulitkan Argentina pada babak gugur.

Mereka bertahan hingga babak tambahan waktu sebelum akhirnya kalah tipis dengan skor 3-2.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending