Connect with us

Olahraga

Erick Thohir Optimis dengan Persiapan Timnas Indonesia Jelang Laga Kualifikasi Piala Dunia Juni Mendatang

Erick Thohir menunjukkan optimisme terhadap persiapan Timnas Indonesia menjelang laga kualifikasi Piala Dunia 2026.

Logompn

Published

on

Erick thohir optimis dengan persiapan timnas indonesia jelang laga kualifikasi piala dunia juni mendatang
Erick Thohir optimis dengan kesiapan Timnas Indonesia menghadapi laga kualifikasi Piala Dunia 2026. Gambar : Dok. PSSI

MPN Indonesia 20 April 2025 - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan optimismenya terhadap kesiapan Timnas Indonesia menghadapi dua pertandingan penting dalam putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada bulan Juni mendatang dalam wawancara khusus dengan Neal Petersen yang diunggah di kanal YouTube PSSI TV pada Jumat (18/4).

Visi dan Peta Jalan Sepak Bola Indonesia

Erick Thohir menekankan bahwa pembenahan sepak bola Indonesia tidak hanya berfokus pada timnas senior, melainkan mencakup pembangunan dari akar hingga struktur atas secara bersamaan. 

Setelah tragedi Kanjuruhan, FIFA dan pemerintah Indonesia sepakat melakukan transformasi menyeluruh yang diawali dengan pembuatan peta jalan pembangunan sepak bola nasional.

Dalam peta tersebut, fokus diarahkan pada pembinaan pemain, pelatih, wasit, liga, dan tim nasional secara simultan.

Erick Thohir menyatakan bahwa Timnas Indonesia digunakan sebagai “Jump-start” dalam menjalankan transformasi tersebut. 

Sasaran jangka panjangnya adalah lolos ke Piala Dunia 2038 untuk tim putra dan 2034 untuk tim putri. Ia menyebutkan bahwa untuk pertama kalinya seluruh jenjang tim nasional – U-17, U-20, U-23, hingga senior – berhasil lolos ke Piala Asia, serta timnas wanita meraih prestasi di ajang AFF.

Persiapan Menjelang Laga Kualifikasi

Menghadapi laga penting pada (5/6) dan (10/6) melawan China dan Jepang, Erick Thohir menyatakan bahwa peluang Indonesia tetap terbuka. 

“Untuk bisa lolos langsung atau finish di peringkat kedua ini tak mudah, tapi sepak bola adalah sepak bola, kita tidak ada yang tahu,” ujar Erick Thohir dikutip MPN Indonesia dari kanal YouTube PSSI TV dalam wawancara khusus dengan Neal Petersen pada Minggu (20/4).

Baca Juga:  Amerika Serikat vs Paraguay 4-1: Tuan Rumah Buka Piala Dunia dengan Kemenangan

Erick Thohir menegaskan bahwa persiapan akan dilakukan lebih awal dan lebih matang dibanding sebelumnya.

Erick Thohir juga mengakui pentingnya persiapan fisik dan logistik para pemain, mengingat tantangan sebelumnya seperti perjalanan panjang dan jadwal padat membuat pemain kurang ideal dalam pertandingan melawan Australia yang berakhir dengan kekalahan 1-5. 

Namun, kemenangan 1-0 atas Bahrain pada laga berikutnya menghidupkan kembali harapan untuk lolos ke Piala Dunia 2026.

Kritik dan Dukungan Publik

Merespons kritik terhadap hasil buruk di Sydney, Erick Thohir menyatakan bahwa hal tersebut adalah wajar dalam sistem demokrasi. 

“Masyarakat bebas melakukan kritikan terhadap saya, federasi, Timnas Indonesia, pelatih, dan pemain. Tetapi kritik ini membuat kita harus lebih kuat ke depannya,” ungkap Erick Thohir.

Namun, Erick Thohir juga mengimbau agar kritik tidak merusak semangat tim. “Jangan hancurkan timnas, jangan hancurkan pemain, ini adalah satu tim,” tegasnya. 

Erick Thohir menghargai para penggemar yang kembali mendukung timnas setelah kemenangan atas Bahrain.

Fondasi Program Jangka Panjang

Peningkatan jumlah pelatih, pembangunan akademi elit, dan naturalisasi pemain dengan latar belakang Indonesia menjadi bagian dari strategi pembinaan jangka panjang. 

Hingga kini, jumlah pelatih nasional telah meningkat 40% menjadi sekitar 14.000 orang. PSSI juga meluncurkan Garuda Academy untuk mencetak manajer olahraga profesional.

Selain itu, Erick Thohir menjelaskan bahwa program naturalisasi kini dilakukan secara mendalam, bukan sekadar formalitas. 

Para pemain seperti Tom Haye menunjukkan komitmen emosional dan kultural yang kuat terhadap Indonesia. “Mereka merasa bagian dari bangsa ini, bukan sekadar bermain bola,” kata Erick Thohir.

Infrastruktur dan Liga Nasional

Dalam upaya membangun ekosistem sepak bola yang sehat, PSSI melakukan pembersihan terhadap liga dari praktik pengaturan skor. 

Baca Juga:  Nazar Unik Marc Cucurella jika Spanyol Menang Piala Dunia: Bikin Tato Wajah Pelatih hingga Pensiun

Liga kini dilengkapi dengan teknologi VAR, peningkatan jumlah wasit, dan pelibatan mentor asing. PSSI juga bekerja sama dengan AFC dan FIFA untuk meningkatkan standar kompetisi domestik.

Erick Thohir juga menargetkan pembangunan stadion-stadion baru dan perbaikan infrastruktur pendukung seperti fasilitas pelatihan dan aksesibilitas stadion. 

Fase kedua pembangunan pusat pelatihan nasional akan mencakup stadion kecil berkapasitas 5.000 penonton serta kolam renang dan lapangan tambahan.

Menatap Masa Depan Sepak Bola Nasional

Dengan target menjadi liga terbaik di Asia Tenggara pada 2030 dan konsisten lolos ke Piala Dunia mulai 2038, Erick Thohir menekankan pentingnya kerja keras, konsistensi, dan dukungan semua pihak. 

“Sepak bola adalah drama, tetapi kita harus tetap fokus, bekerja keras, dan menjaga semangat kebersamaan,” imbuh Erick Thohir.

(AKM/NID/RAD)

Trending