Connect with us

Olahraga

FIFA Kasih Hukuman untuk FAM Buntut Proyek Naturalisasi Ilegal Malaysia

FIFA menjatuhkan tiga sanksi kepada FAM serta tujuh pemain naturalisasi yang dinyatakan melanggar Pasal 22 Kode Disiplin FIFA mengenai pemalsuan dokumen.

Logompn

Published

on

Fifa kasih hukuman untuk fam buntut proyek naturalisasi ilegal malaysia
FIFA Kasih Hukuman untuk FAM Buntut Proyek Naturalisasi Ilegal Malaysia | Gambar: Instagram/@malaysia_nt

MPN Indonesia 28 September 2025 - Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) menjatuhkan tiga sanksi kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain naturalisasi yang dinyatakan melanggar Pasal 22 Kode Disiplin FIFA mengenai pemalsuan dokumen.

Pengumuman tersebut dirilis pada Jumat (26/9), setelah FIFA menyelesaikan proses evaluasi terhadap dokumen kelayakan pemain yang diajukan FAM.

FIFA menilai FAM menggunakan dokumen yang telah direkayasa dalam proses naturalisasi tujuh pemain asing agar dapat membela tim nasional Malaysia di ajang internasional.

Para pemain tersebut bahkan sempat tampil saat Malaysia mengalahkan Vietnam 4-0 pada laga putaran ketiga Kualifikasi Piala Asia 2027 di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, pada 10 Juni 2025.

Dikutip dari laman FIFA, tujuh pemain tersebut di antaranya Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomas Garces, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazabal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano.

Proses Naturalisasi Ilegal Malaysia

Proses naturalisasi dimulai pada awal Januari 2025, ketika Tunku Ismail Idris (TMJ), bos Johor Darul Ta’zim dan mantan Presiden FAM, mengumumkan telah menemukan sejumlah pemain yang diklaim memiliki garis keturunan Malaysia.

TMJ kemudian meminta dukungan pemerintah untuk menaturalisasi para pemain tersebut.

Pada akhir Januari 2025, FAM menyatakan empat pemain sedang diproses naturalisasi, sementara empat lainnya dalam tahap melengkapi dokumen. Namun, identitas pemain tersebut tidak diumumkan secara resmi saat itu.

Proyek ini sempat mendapat perhatian parlemen Malaysia pada awal Maret 2025.

DPR Malaysia mengingatkan bahwa proses naturalisasi harus mematuhi syarat legal nasional, yakni pemain harus bermain di Liga Malaysia selama lima tahun berturut-turut sejak usia 18 tahun dan belum pernah bermain untuk timnas senior negara lain.

Baca Juga:  5 Winger yang Bisa Didatangkan Manchester United atas Rekomendasi Michael Carrick

Meski demikian, proses tetap berjalan dan pada Mei hingga Juni 2025, tujuh pemain bergabung dengan skuad Harimau Malaya untuk Kualifikasi Piala Asia 2027. Namun, minimnya bukti keturunan Malaysia dari pemain-pemain ini menimbulkan spekulasi negatif dari publik.

Tiga Sanksi yang Dijatuhkan FIFA

Berdasarkan hasil putusan Komite Disiplin FIFA, tiga sanksi yang dijatuhkan pengumuman yang dikeluarkan FIFA antara lain, FAM diperintahkan membayar denda sebesar 350.000 franc Swiss (sekitar Rp7,3 miliar) kepada FIFA.

Selain itu, ke tujuh pemain masing-masing diperintahkan membayar denda sebesar 2.000 franc Swiss (sekitar Rp41,8 juta) kepada FIFA.

Para pemain juga dijatuhi sanksi lebih lanjut berupa larangan terlibat dalam semua kegiatan yang berhubungan dengan sepak bola selama 12 bulan, efektif sejak tanggal pemberitahuan keputusan.

Pihak FIFA memberi FAM waktu 10 hari sejak keputusan dikeluarkan untuk mengajukan banding.

Sementara itu, dalam pernyataan resminya FAM menyatakan akan menggunakan seluruh prosedur hukum yang tersedia untuk melindungi kepentingan para pemain dan tim nasional.

FAM juga menyatakan bahwa mereka telah bertindak dengan itikad baik dan memproses seluruh dokumentasi secara transparan berdasarkan panduan dari FIFA.

(AKM/NID/RAD)

Trending