Olahraga
FIFA Putuskan Piala Dunia Wanita 2031 Diperluas Jadi 48 Tim
FIFA mengumumkan perluasan jumlah peserta Piala Dunia Wanita menjadi 48 tim mulai edisi 2031.
MPN Indonesia 11 Mei 2025 - Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) resmi mengumumkan perluasan jumlah peserta Piala Dunia Wanita menjadi 48 tim mulai edisi 2031.
Keputusan ini disahkan dalam rapat Dewan FIFA yang dilakukan secara virtual pada Jumat (9/5).
Turnamen edisi 2031 dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat, yang menjadi satu-satunya kandidat tuan rumah saat ini.
Jumlah Pertandingan Meningkat
Perluasan ini akan menggantikan format 32 tim yang pertama kali diterapkan pada Piala Dunia Wanita 2023 di Australia dan Selandia Baru, setelah sebelumnya turnamen 2019 di Prancis hanya diikuti oleh 24 tim.
Dengan format baru 12 grup, jumlah pertandingan akan meningkat signifikan dari 64 menjadi 104 laga, dan durasi turnamen akan bertambah satu pekan.
“Ini bukan hanya tentang menambah 16 tim, tetapi merupakan langkah lanjutan dalam pengembangan sepak bola wanita secara menyeluruh,” ujar Presiden FIFA Gianni Infantino, dikutip MPN Indonesia dari Reuters.
Infantino menambahkan bahwa turnamen 2023 menjadi bukti peningkatan daya saing global karena semua konfederasi memenangkan setidaknya satu pertandingan, dan lima konfederasi mencapai babak gugur.
“Keputusan ini memastikan kami menjaga momentum dalam pertumbuhan sepak bola wanita secara global,” ujarnya.
FIFPRO, serikat pemain sepak bola dunia, turut menyambut baik keputusan ini, namun menekankan pentingnya perencanaan inklusif dan kondisi kerja yang layak bagi para pemain.
Alasan dan Dampak Perluasan Jumlah Tim
Langkah FIFA memperluas jumlah tim pada Piala Dunia Wanita didorong oleh tujuan untuk membuka peluang lebih luas bagi asosiasi anggota dalam mengembangkan struktur sepak bola wanita di masing-masing negara.
Menurut Infantino, keterlibatan lebih banyak negara akan mempercepat pertumbuhan kompetisi di tingkat lokal hingga global.
“Lebih banyak asosiasi anggota FIFA akan mendapat manfaat dari turnamen ini untuk mengembangkan struktur sepak bola wanita mereka secara holistik,” ungkapnya.
Format baru ini juga menyelaraskan turnamen wanita dengan edisi pria yang mulai 2026 juga melibatkan 48 negara.
Hal ini diyakini akan meningkatkan eksposur global serta pendapatan dari hak siar dan sponsor.
Meski begitu, FIFA dan pemangku kepentingan menyadari tantangan logistik dan risiko kesenjangan kualitas antar tim peserta yang lebih besar.
FIFPRO menegaskan bahwa ekspansi ini harus diiringi dengan peningkatan kondisi kerja pemain dan pengembangan kompetisi di semua tingkatan.
“Pengembangan kompetisi global harus sejalan dengan peningkatan kondisi kerja dan kemajuan pemain, serta pengembangan di tingkat bawah. Ini satu-satunya jalan menuju keberlanjutan sejati, ekspansi, dan kemajuan,” jelas FIFPRO.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
