Connect with us

Olahraga

Jelang Laga St Kitts and Nevis vs Timnas Indonesia, John Herdman Ngaku Pernah Dibuat Kerepotan dan Tak Mau Remehkan Lawan

Jelang laga Timnas Indonesia melawan Saint Kitts and Nevis, John Herdman menegaskan bahwa ia tidak akan meremehkan lawan.

Logompn

Published

on

Jelang Laga St Kitts and Nevis vs Timnas Indonesia John Herdman Pernah Dibuat Kerepotan dan Tak Mau Meremehkan Lawan
Jelang Laga St Kitts and Nevis vs Timnas Indonesia, John Herdman Ngaku Pernah Dibuat Kerepotan dan Tak Mau Remehkan Lawan | Gambar: Instagram/@timnasindonesia

MPN Indonesia 25 Maret 2026 - Jelang laga Timnas Indonesia melawan Saint Kitts and Nevis pada ajang FIFA Series 2026, pelatih Skuad Garuda, John Herdman, menegaskan bahwa ia tidak akan meremehkan lawan.

Pengalaman saat menangani tim nasional Kanada, yang pernah kesulitan menghadapi Saint Kitts and Nevis, menjadi alasan utama sikap kewaspadaan tersebut.

Sebagaimana diketahui, pertandingan yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (27/3) ini menjadi debut John Herdman bersama Timnas Indonesia.

Testimoni John Herdman soal St Kitts

Herdman menyebut bahwa pertemuannya dengan Saint Kitts and Nevis pada Kualifikasi CONCACAF Nations League menjadi pembelajaran penting.

Kanada saat itu hanya mampu menang tipis 1-0 di laga.

Herdman menilai lawan memiliki karakter permainan yang tidak bisa dianggap enteng dalam konteks sepak bola internasional, terutama dengan kekuatan transisi yang baik.

“Saya pernah bermain melawan Saint Kitts and Nevis pada 2019 dan itu sangat sulit. Kami timnas Kanada menang 1-0. Mereka mempunyai tim dan pemain yang mirip hanya saja saat ini pelatihnya berbeda,” kata Herdman, kepada wartawan, Selasa (24/3).

Ia juga mengungkapkan hasil analisis timnya terkait kekuatan lawan.

Menurutnya, Saint Kitts and Nevis memiliki kemampuan transisi yang baik dengan kombinasi kekuatan, kecepatan, serta umpan langsung.

“Tim analis kami memberitahukan kami bahwa mereka mempunyai sebuah permainan bagus. Mereka juga punya profil transisi berkualitas baik dari kekuatan, kecepatan, dan umpan-umpan langsung,” tambahnya.

Sebagai negara Persemakmuran, sejumlah pemain Saint Kitts and Nevis memang bermain di klub-klub Inggris, meski sebagian besar berada di level bawah.

Baca Juga:  Erick Thohir: Presiden dan Pihak Swasta Banyak Berikan Anggaran Timnas Indonesia Total hingga Rp200 M

Persiapan Timnas Indonesia

Dalam persiapan menuju laga FIFA Series, Herdman menegaskan pentingnya fokus pada identitas permainan Timnas Indonesia.

Ia menyebut timnya perlu beradaptasi dengan pelatih baru dan sistem baru.

“Karena mereka mempunyai pelatih baru, kami harus fokus pada diri kami sendiri. Ini merupakan identitas Timnas Indonesia baru. Jadi di sana kami fokus dan harus juga memikirkan transisinya,” ujar Herdman.

Ia juga menekankan bahwa pertandingan ini menjadi ajang kerja keras bagi para pemain.

Herdman menyebut bahwa para pemain telah mendapatkan materi taktik sebelum memasuki pemusatan latihan.

“Para pemain menerima informasi sebelum mereka masuk ke training camp mengenai sistem dan taktik. Sebelum kami datang ke sesi latihan, kami berada di aula basket GBK, mengerjakan taktik dan strategi kami. Jadi saat pemain datang ke sini, mereka bekerja. Mereka bekerja untuk kalian, mereka bekerja untuk para penggemar,” terangnya.

Minta Dukungan 80 Ribu Suporter

Herdman juga berharap dukungan penuh dari suporter Indonesia pada laga debutnya.

Ia menyampaikan harapannya agar Stadion Utama Gelora Bung Karno dipenuhi sekitar 80 ribu penonton.

“Ini akan menjadi sebuah pertandingan besar melawan Saint Kitts and Nevis. Saya harap seluruh penggemar, 80 ribu orang, mereka hadir di GBK untuk mewakili bersama-sama saat kita berusaha memenangkan FIFA Series,” kata Herdman.

(AKM/NID/RAD)

Trending