Connect with us

Olahraga

PSSI Respons Insiden Pemain Persikad yang Kolaps di Lapangan hingga Gegar Otak

PSSI tanggapi pemain Persikad Depok, Bil’asqan yang mengalami gegar otak usai bertabrakan dengan pemain PSPS Pekanbaru dalam pertandingan.

Logompn

Published

on

Pssi respons insiden pemain persikad yang kolaps di lapangan hingga gegar otak
PSSI Respons Insiden Pemain Persikad yang Kolaps di Lapangan hingga Gegar Otak | Gambar: Instagram/@persikad

MPN Indonesia 9 Oktober 2025 - Pemain Persikad Depok, Bil’asqan Hi Tenang, mengalami gegar otak usai bertabrakan dengan pemain PSPS Pekanbaru, Jeferson de Sousa Ferreira, dalam laga Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (4/10).

Insiden terjadi saat duel udara menjelang akhir pertandingan, yang membuat Bil’asqan sempat tidak sadarkan diri dan mengalami kejang di tengah lapangan.

Menanggapi insiden ini, Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi menyatakan keprihatinan mendalam dan menyesalkan kejadian yang dinilai tidak mencerminkan semangat sportivitas.

“PSSI sangat menyayangkan insiden yang terjadi di pertandingan tersebut dan kami berharap hal-hal seperti ini tak terulang kembali,” ujar Yunus dalam keterangannya, Minggu (5/10).

Ia juga menyebut insiden tersebut harus menjadi peringatan bagi seluruh pemain untuk menjunjung tinggi sportivitas.

“Kepada kawan-kawan, kepada rekan-rekan pemain bola, jangan pernah berpikir ataupun bertindak untuk mencederai lawan. Itu sangat tidak baik,” kata Yunus.

Kronologi di Lapangan

Insiden terjadi pada menit-menit akhir babak kedua saat kiper Persikad, Lutfi Masrohan, menendang bola ke tengah lapangan. Bola mengarah kepada Bil’asqan yang kemudian berduel udara dengan Jeferson.

Dalam duel tersebut, tangan kiri Jeferson menyikut dagu Bil’asqan hingga terjatuh dan mengalami kejang.

Wasit langsung menghentikan pertandingan setelah insiden dan memberikan kartu merah kepada Jeferson setelah meninjau rekaman VAR.

Tim medis pun segera memasuki lapangan setelah wasit meniup peluit dan melakukan penanganan darurat di lapangan sebelum Bil’asqan dibawa ambulans ke rumah sakit terdekat.

Dokter tim Persikad, Ririn Budiarti, menyampaikan bahwa Bil’asqan telah siuman pada Minggu siang, namun masih membutuhkan perawatan intensif karena didiagnosis gegar otak.

Baca Juga:  Persib Bandung Dapat Surat Cinta dari Presiden FIFA, Ini Isi Lengkapnya

“Saat ini Bili masih dalam perawatan medis di ruang intensif untuk memantau memar pada otak dan pendarahan subdural hematoma yang masih bisa ditangani dengan obat-obatan,” katanya dikutip MPN Indonesia dari Instagram @persikad pada Kamis (9/10).

Klub Minta PSSI Tindak Tegas

Owner Persikad Depok, Abdullah Alatas, menekankan pentingnya perlindungan terhadap pesepak bola di seluruh level kompetisi. Ia mendorong agar PSSI dan penyelenggara kompetisi menjatuhkan sanksi terhadap perilaku tidak sportif.

“Kami juga memohon terhadap PSSI selaku induk sepak bola nasional dan juga I League sebagai penyelenggara kompetisi untuk menjatuhkan hukuman terhadap pemain siapa pun yang berperilaku tidak sportif,” katanya dalam video yang diunggah akun resmi Persikad.

Sementara itu, Komite Disiplin PSSI akan menindaklanjuti insiden tersebut sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh untuk penegakan disiplin

(AKM/NID/RAD)

Trending