Olahraga
Fakta Wasit Ahmed Al Kaf yang Diduga Curangi Timnas Indonesia, Ternyata Segini Bayarannya
Wasit Ahmed Al Kaf jadi sorotan usai pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Bahrain dalam laga Grup C kualifikasi Piala Dunia 2026.
MPN Indonesia 12 Oktober 2024 - Wasit Ahmed Al Kaf jadi sorotan usai memimpin pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Bahrain dalam laga ketiga Grup C kualifikasi Piala Dunia 2026 yang berlangsung di National Stadium, Rifa, pada Kamis (10/10).
Wasit asal Oman ini mendapat kritik tajam dari warganet, yang menuduhnya berlaku tidak adil setelah kemenangan yang hampir diraih Indonesia harus berakhir imbang dengan skor 2-2.
Drama terjadi di menit-menit akhir pertandingan, ketika Ahmed Al Kaf tak kunjung meniup peluit tanda berakhirnya laga meski waktu tambahan yang diberikan hanya enam menit.
Keputusan tersebut dianggap menguntungkan pihak Bahrain karena gol penyeimbang baru tercipta pada menit ke-90+9, padahal laga harusnya berakhir pada 90+6.
Tak Meniup Peluit padahal Waktu Pertandingan Habis
Pertandingan antara Indonesia dan Bahrain berlangsung ketat, dengan Indonesia unggul 2-1 hingga akhir waktu normal.
Namun, kontroversi mencuat saat waktu tambahan enam menit tidak diakhiri pada menit ke-96. Ahmed Al Kaf membiarkan permainan berlanjut.
Hingga pada menit ke-90+9, pemain Bahrain, Marhoon mencetak gol yang mengubah skor menjadi 2-2.
Keputusan wasit untuk tidak mengakhiri pertandingan inilah yang menimbulkan kecurigaan bahwa sang wasit memberikan keuntungan bagi Bahrain.
Berapa Gaji Wasit Ahmed Al Kaf?
Bayaran pasti untuk Ahmed Al Kaf dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 belum diketahui secara resmi.
Akan tetapi, informasi tentang bayaran wasit di turnamen internasional dapat menjadi gambaran.
Berdasarkan laporan dari AS Sport, pada Piala Dunia Qatar 2022, FIFA mengalokasikan anggaran sebesar USD300 ribu atau sekitar Rp4,67 miliar untuk menggaji wasit utama dalam satu turnamen.
Dalam fase grup Piala Dunia, wasit utama menerima bayaran sekitar USD3 ribu atau sekitar Rp46,7 juta per pertandingan.
Adapun pada fase gugur gaji mereka meningkat hingga USD10 ribu atau sekitar Rp155,9 juta per laga.
Selain itu, asisten wasit dan VAR (Video Assistant Referee) juga mendapatkan kompensasi besar.
Asisten wasit, misalnya, memperoleh sekitar USD2.500 atau Rp38,9 juta per pertandingan dalam fase grup dan USD5 ribu atau Rp77,9 juta dalam fase gugur.
Sementara wasit VAR mendapat bayaran sebesar USD3 ribu atau sekitar Rp46,7 juta per laga.
Dengan demikian, total biaya yang dikeluarkan FIFA untuk menggaji asisten wasit hingga laga final mencapai sekitar USD150 ribu atau Rp2,33 miliar.
Sempat jadi Sopir Bus Sekolah
Di luar kontroversi yang menyelimutinya, Ahmed Al Kaf memiliki perjalanan hidup yang penuh liku sebelum menjadi seorang wasit terkenal.
Sebelum memulai karir di dunia sepak bola, ia mengaku sempat menganggur selama 12 tahun. Dalam periode tersebut, Ahmed bekerja sebagai sopir bus di sebuah sekolah swasta di Salalah, Oman.
“Saya adalah seorang sopir bus di salah satu sekolah swasta di Salalah,” ungkapnya, seperti dikutip dari unggahan akun X @oman_careers.
Meskipun kondisi hidupnya tidak mudah, ia mengaku menikmati profesi tersebut dan tetap menunjukkan keteguhan hati dalam menjalani hidup.
“Saya menikmati profesi ini dan saya suka profesi ini,” ujarnya dalam sebuah wawancara.
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
