Connect with us

Otomotif

Mengenal REEV, Teknologi Mobil Listrik yang Tak Bergantung Penuh pada SPKLU

Mobil listrik berbasis REEV menawarkan sensasi berkendara layaknya BEV dengan tambahan mesin generator untuk menjaga daya baterai.

Logompn

Published

on

Mengenal Teknologi REEV Mobil Listrik Lebih Fleksibel Tanpa Takut Kehabisan Baterai
Mengenal Teknologi REEV Mobil Listrik Lebih Fleksibel Tanpa Takut Kehabisan Baterai. Gambar: Deepal

MPN Indonesia 27 Mei 2026 - Range Extended Electric Vehicle atau REEV merupakan teknologi mobil listrik yang menggunakan motor listrik sebagai penggerak utama, dengan mesin tambahan untuk mengisi daya baterai.

Teknologi ini dinilai lebih fleksibel di tengah tantangan infrastruktur pengisian daya dan kekhawatiran jarak tempuh kendaraan listrik di Indonesia.

Di Indonesia, teknologi REEV memang belum memiliki banyak pemain.

Changan menjadi salah satu produsen yang mulai memperkenalkan teknologi tersebut ke pasar nasional melalui peluncuran Deepal S05 REEV pada April 2026.

Cara Kerja dan Perbedaan REEV dengan Teknologi Lain

Secara teknis, REEV merupakan kendaraan elektrifikasi yang sepenuhnya digerakkan oleh motor listrik, sementara mesin bensin berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya baterai saat diperlukan.

Sistem ini berbeda dengan Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), maupun Battery Electric Vehicle (BEV), karena pada mobil listrik berbasis REEV, penggerak utama roda tetap motor listrik.

Pada BEV, kendaraan hanya mengandalkan energi listrik dari baterai tanpa menggunakan mesin pembakaran internal.

Sementara pada HEV, mesin bensin dan motor listrik bekerja sama menggerakkan roda, dengan baterai berkapasitas relatif kecil yang diisi melalui mesin dan regenerative braking.

Adapun PHEV memiliki baterai yang dapat diisi melalui sumber listrik eksternal dan dapat digunakan dalam mode listrik murni untuk jarak tertentu sebelum mesin bensin mengambil alih ketika daya baterai menipis.

Berbeda dari ketiganya, sistem REEV termasuk dalam kategori hybrid seri.

Pada sistem ini, hanya motor listrik yang tersambung ke transmisi dan roda, sedangkan mesin pembakaran internal tidak terhubung langsung ke roda.

Baca Juga:  RI jadi Negara Debut Omoda O4 EV, Ini Spesifikasinya

Selama mesin dapat menyala dan mengisi daya baterai, perjalanan dapat terus dilakukan tanpa bergantung sepenuhnya pada fasilitas pengisian listrik.

Fleksibilitas Pengisian dan Karakter Berkendara

Model Deepal S05 REEV menjadi contoh penerapan teknologi ini di Indonesia.

Pada kendaraan tersebut, roda digerakkan sepenuhnya oleh motor listrik sehingga sensasi berkendaranya serupa dengan BEV.

Mesin bekerja lebih tenang dan efisien karena tidak bertugas menggerakkan roda secara langsung, melainkan menghasilkan energi listrik yang stabil.

Selain mengandalkan mesin sebagai generator, baterai Deepal S05 REEV juga dapat diisi ulang melalui colokan eksternal, baik di SPKLU maupun melalui pengisian daya di rumah.

Dengan demikian, kendaraan dapat menggunakan mesin bensin untuk mengisi daya baterai atau melakukan pengisian langsung melalui fasilitas pengisian listrik.

Pengemudi tetap dapat merasakan karakter khas mobil listrik yang senyap, halus, dan responsif.

Karena mesin tidak menerima beban akselerasi langsung, emisi gas buang pada sistem ini lebih rendah dibandingkan mobil konvensional berbasis mesin pembakaran internal.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending