Connect with us

Politik

Buka Suara soal Demonstran yang Hilang, Natalius Pigai: Bisa Saja karena Panik Sembunyi

Menkumham Natalius Pigai menilai hilangnya tiga orang usai demo akhir Agustus 2025 masih terlalu dini disebut korban hilang, sebut kemungkinan karena panik bersembunyi.

Logompn

Published

on

Buka suara soal demonstran yang hilang, natalius pigai bisa saja karena panik sembunyi
Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai. Gambar : Instagram/@natalius_pigai

MPN Indonesia 18 September 2025 - Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai menanggapi laporan Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) terkait tiga orang yang dilaporkan hilang setelah demonstrasi dan aksi massa pada akhir Agustus 2025.

Pigai menilai pernyataan KontraS tersebut masih terlalu dini. Menurutnya, ada kemungkinan ketiga orang tersebut hanya bersembunyi karena panik saat aksi berlangsung.

“Kita tetap terus berjuang (ikut mencari). Saya menyatakan terus berjuang, tapi terlalu dini untuk dikatakan hilang. Bisa saja, orang karena panik sembunyi,” ujar Menteri HAM Pigai kepada wartawan di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Rabu (17/9).

Ia menambahkan, istilah “belum kelihatan” atau “belum kembali ke rumah” lebih tepat dibanding langsung menyebut mereka sebagai korban hilang.

Data Tiga Orang yang Belum Diketahui Keberadaannya

KontraS mencatat tiga nama yang hingga kini belum diketahui keberadaannya. Mereka adalah:

  • Bima Permana Putra, bukan demonstran, hilang sejak 31 Agustus, terakhir berada di Glodok, Jakarta Barat.
  • M. Farhan Hamid, demonstran, hilang sejak 31 Agustus, terakhir terlihat di Brimob Kwitang, Jakarta Pusat.
  • Reno Syahputradewo, demonstran, hilang sejak 30 Agustus, terakhir terlihat di Brimob Kwitang, Jakarta Pusat.

Ketiganya termasuk dalam 44 laporan orang hilang yang diterima KontraS selama aksi demonstrasi akhir Agustus.

Dari jumlah tersebut, 33 orang diklasifikasikan KontraS sebagai korban penghilangan paksa berdasarkan konvensi internasional seperti ICPPED dan Statuta Roma.

Pemanfaatan CCTV dalam Penyelidikan

Pigai optimis keberadaan mereka bisa dilacak mengingat lokasi kejadian berada di Jakarta.

Ia menekankan pentingnya pemanfaatan kamera pengawas (CCTV) dalam penyelidikan.

“Jakarta ini adalah kota metropolis. Setiap sudut itu ada CCTV. Dengan CCTV itu, bisa menemukan orang tersebut sedang berada di mana dan pergi ke mana posisi terakhir dia ada di mana,” ucap Pigai.

Baca Juga:  Rencana Aksi Demo di Samsat Ciledug Resmi Dibatalkan

Ia meminta semua pihak, termasuk KontraS, untuk bersabar menunggu hasil penyelidikan.

“Karena itu, teman-teman dari Kontras, saya sampaikan ya, harus mengerti tentang penyelidikan. Ya, penyelidikan, sabar, kita sama-sama kerja, Kontras juga bekerja, kami juga bekerja, kita akan lihat (hasilnya),” kata Pigai.

Lebih lanjut, ia mengingatkan agar tidak terburu-buru menyebut peristiwa ini sebagai penghilangan paksa.

“Tapi jangan buru-buru berkesimpulan hilang, apalagi pakai kata hilang paksa,” tegasnya.

(AKM/NID/RAD)

Daftar 7 Pemain Diaspora yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia
Olahraga6 minutes ago

Jelang Piala Asia 2027, Ini Daftar 7 Pemain yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita25 minutes ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita32 minutes ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita57 minutes ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti1 hour ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi1 hour ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal1 hour ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga2 hours ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional2 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi3 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi3 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga4 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral4 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga4 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga4 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

Trending