Connect with us

Politik

Catatan Setangah Tahun Lebih Kinerja Kabinet Merah Putih

Kabinet Merah Putih telah memimpin selama lebih dari setengah tahun. Lantas, bagaimana rapor kinerjanya?

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 06 25t165816.499
Prabowo Subianto bersama jajaran Kabinet Merah Putih usai senam di Akmil Magelang, Jawa Tengah, Minggu (27/10/2024) | Gambar: BPMI Setpres

MPN Indonesia 25 Juni 2025 - Kabinet Merah Putih Prabowo Subianto telah berjalan selama lebih dari setengah tahun lamanya sejak pertama kali diumumkan pada 20 Oktober 2024.

Lantas, apakah Kabinet Merah Putih benar-benar menghadirkan perubahan yang dijanjikan di awal kampanye?

Ataukah kinerja kabinet hanya terlihat mulus di permukaan, namun menyimpan tantangan besar di balik layar birokrasi?

Pencapaian Kabinet Merah Putih

Dosen Hukum Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansah, menilai bahwa secara umum Kabinet Merah Putih menunjukkan performa yang cukup solid.

Ia menggarisbawahi bahwa sejumlah program prioritas yang dahulu menjadi janji kampanye telah dijalankan secara cepat dan konkret.

“Program Makan Bergizi Gratis menjangkau lebih dari 4,6 juta penerima setiap hari dan menciptakan lebih dari 100.000 lapangan kerja tetap dalam waktu kurang dari setahun,” kata Trubus saat dihubungi MPN Indonesia pada Rabu (25/6).

Program lainnya seperti Cek Kesehatan Gratis, kenaikan gaji guru, hingga penghapusan utang UMKM, menurutnya, mencerminkan keberpihakan pemerintah terhadap kelompok rentan.

Dalam bidang ekonomi, kebijakan penahanan devisa hasil ekspor dinilai berhasil memperkuat cadangan devisa nasional.

Sementara itu, efisiensi anggaran melalui Inpres No. 1 Tahun 2025 dianggap mencerminkan disiplin fiskal yang baik.

Namun, apakah deretan program ini cukup untuk memastikan bahwa sistem pemerintahan berjalan efektif?

Masih Ada PR untuk Kabinet Prabowo

Meski mengapresiasi langkah-langkah awal pemerintahan, Trubus tidak menampik ada berbagai tantangan yang harus dihadapi Kabinet Merah Putih ini.

Salah satu catatan kritisnya adalah terkait sinkronisasi regulasi teknis dan kecepatan implementasi di lapangan, khususnya dalam program besar seperti Koperasi Merah Putih dan hilirisasi melalui BPI Danantara.

Baca Juga:  Prabowo Minta Distribusi Beras SPHP Dipercepat, Target 30 Ribu Ton Per Hari

Ia juga mengingatkan pentingnya perhatian pada isu lingkungan dan transisi energi.

Menurutnya, meskipun sudah ada insentif awal, Indonesia masih memerlukan peta jalan (roadmap) yang lebih menyeluruh, konkret, dan berkelanjutan agar tidak tertinggal dalam agenda hijau global.

“Tentu evaluasi terhadap kinerja kabinet adalah proses yang dinamis. Namun secara umum, arah kebijakan pemerintahan Prabowo sejauh ini menunjukkan keberanian untuk melakukan terobosan dan menghadirkan negara dalam skala yang lebih konkret untuk rakyat,” kata Trubus.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending