Connect with us

Politik

Kumpulkan para Menteri, Prabowo Minta Percepatan Pengolahan Sampah jadi Energi

Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Bogor, pada Rabu (25/3).

Logompn

Published

on

Kumpulkan para Menteri, Prabowo Minta Percepatan Pengolahan Sampah jadi Energi
Kumpulkan para Menteri, Prabowo Minta Percepatan Pengolahan Sampah jadi Energi | Gambar: Instagram/@kemensetneg.ri

MPN Indonesia 27 Maret 2026 - Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Bogor, pada Rabu (25/3).

Pertemuan tersebut membahas percepatan pengelolaan sampah menjadi energi (waste to energy/WtE) di berbagai wilayah Indonesia.

Pertemuan ini dihadiri oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Mendiktisaintek Brian Yuliarto, dan Mensesneg Prasetyo Hadi.

Prabowo Minta Sampah Diubah jadi Energi Listrik

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut, Prabowo menekankan pentingnya langkah cepat dan terintegrasi dari pemerintah pusat untuk menangani persoalan sampah, terutama yang belum tertangani di daerah.

Prabowo meminta agar sampah-sampah tersebut segera dibersihkan dan dimanfaatkan sebagai sumber energi, khususnya energi listrik.

“Presiden Prabowo menginginkan pemerintah pusat segera mengelola sampah-sampah yang telah lama tidak tertangani dengan baik di daerah untuk segera dibersihkan, dihilangkan, dan dimanfaatkan untuk menjadi energi, terutama energi listrik,” ujar Teddy, dikutip MPN Indonesia dari laman resmi Presiden RI.

Pada kesempatan itu, Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani, kata Teddy, memaparkan perkembangan program WtE yang sedang dijalankan di berbagai kota besar dan padat penduduk, seperti Jakarta, Tangerang, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Bali, dan kota lainnya.

Danantara Gandeng Dua Perusahaan

CEO Danantara, Rosan Roeslani, menegaskan bahwa program WtE yang dijalankan Danantara dirancang untuk mentransformasi sampah menjadi energi bermanfaat bagi sejumlah wilayah.

“Kami memastikan percepatan ini berjalan terukur, berbasis investasi yang kuat dan kolaborasi lintas sektor, untuk segera mengurangi beban sampah sekaligus menghadirkan energi bagi sejumlah wilayah di Indonesia,” kata Rosan.

Baca Juga:  Reuni Akbar 212 akan Kembali di Gelar di Monas, Prabowo hingga Anies Baswedan Diundang

Danantara telah menetapkan dua perusahaan asal Tiongkok sebagai mitra operator fasilitas WtE, yakni Wangneng Environment Co., Ltd. untuk wilayah Bekasi dan Zhejiang Weiming Environment Protection Co., Ltd. untuk wilayah Denpasar Raya.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending