Connect with us

Politik

Prabowo Bakal Pidato di Sidang Umum PBB, Dapat Urutan Ketiga

Presiden Prabowo Subianto mendapat urutan ketiga untuk menyampaikan pidato dalam Sidang Majelis Umum ke-80 PBB di New York.

Logompn

Published

on

Prabowo bakal pidato di sidang umum pbb, dapat urutan ketiga
Prabowo Bakal Pidato di Sidang Umum PBB | Gambar: Tim Media Presiden

MPN Indonesia 20 September 2025 - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto akan menyampaikan pidato dalam Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York pada Selasa (23/9) mendatang.

Dalam agenda tersebut, Prabowo dijadwalkan berbicara pada urutan ketiga, setelah Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kemlu, Tri Tharyat menyebut hasil undian semula menempatkan Prabowo sebagai pembicara pertama. Namun, sesuai tradisi sejak berdirinya PBB, urutan pidato diawali oleh Brasil dan dilanjutkan oleh Amerika Serikat.

“Berdasarkan hasil undian sebetulnya menjadi pembicara pertama. Tapi, karena mengikuti urutan yang menjadi tradisi sejak PBB berdiri, pembicara pertama selalu Brasil, dan pembicara kedua Presiden Amerika Serikat,” katanya dalam media briefing di Jakarta pada Kamis (11/9).

Tradisi dalam Sidang Umum PBB

Menurut penjelasan Tri Haryat, urutan pidato dalam Sidang Umum PBB memang ditentukan berdasarkan sistem undian, namun tetap sambil mengikuti tradisi lama.

Tak hanya untuk menentukan urutan pidato, sistem undian ini juga digunakan untuk menentukan posisi duduk para delegasi yang hadir.

“Ada dua hal yang diundi. Pertama, siapa yang duduk paling pertama. Setiap tahun makanya posisi duduk selalu bergeser,” jelas Tri Tharyat.

Selain posisi duduk, Tri menambahkan, tingkatan pejabat yang hadir juga memengaruhi urutan pidato. Kepala negara mendapat prioritas, diikuti wakil presiden, perdana menteri, hingga pejabat setingkat menteri.

Sidang Majelis Umum ke-80 PBB dibuka pada Selasa (9/9) namun untuk pelaksanaan Debat Umum Tingkat Tinggi akan berlangsung pada 22–30 September 2025.

Agenda ini menjadi panggung utama bagi para kepala negara untuk menyampaikan pandangan politik luar negeri, situasi global, serta prioritas masing-masing pemerintahan.

Baca Juga:  Prabowo Pimpin Rapat dari London, Bahas Penertiban Hutan RI

Pidato Perdana Prabowo di PBB

Kehadiran Prabowo di forum itu merupakan penampilan perdananya di mimbar PBB sejak dilantik sebagai Presiden RI pada Oktober 2024.

Dalam kesempatannya, Prabowo akan menyampaikan pidato berdurasi 15 menit, sesuai batas waktu yang direkomendasikan oleh PBB dengan membawakan isu-isu strategis global.

Kehadiran Prabowo juga menandai kembalinya Presiden Indonesia secara langsung di forum Sidang Umum PBB setelah satu dekade. Pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, Indonesia lebih banyak diwakili oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Jokowi sendiri tercatat pernah hadir pada Sidang Majelis Umum PBB tahun 2020 dan 2021, namun hanya melalui sambungan virtual karena pandemi Covid-19.

Selain berpidato, Prabowo dijadwalkan mengikuti sejumlah pertemuan bilateral dan multilateral yang telah direncanakan dalam rangkaian lebih dari 140 agenda yang digelar PBB sepanjang pelaksanaan sidang.

(AKM/NID/RAD)

Trending