Politik
Prabowo Tekankan Prajurit TNI Harus Siap Berkorban demi Bangsa
Presiden Prabowo menegaskan prajurit TNI harus siap berkorban demi bangsa, serta meresmikan sejumlah satuan baru dalam upacara di Bandung Barat.
MPN Indonesia 11 Agustus 2025 - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pengabdian seorang prajurit TNI adalah kehormatan sekaligus panggilan jiwa untuk berkorban demi bangsa dan negara.
Pernyataan itu ia sampaikan saat memimpin Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Landasan Suparlan, Kompleks Pendidikan dan Pelatihan Kopassus, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (10/8).
“Menjadi prajurit adalah suatu kehormatan, tetapi juga suatu panggilan dan kesiapan untuk berkorban. Saya bangga melihat saudara-saudara, saya bangga melihat kerelaan saudara untuk berkorban,” ujar Prabowo dalam pidatonya, dikutip MPN Indonesia dari laman resmi Presiden RI, Senin (11/8).
Prabowo mengingatkan prajurit muda agar tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa, mengingat Indonesia pernah mengalami penjajahan dan penindasan.
“Prajurit-prajurit muda yang di depan saya tidak boleh sekali-sekali melupakan sejarah… Jangan pernah lupa sejarahmu,” jelasnya.
Kekuatan Militer untuk Kemerdekaan
Presiden menekankan bahwa kekuatan militer merupakan syarat mutlak bagi kemerdekaan.
“Tidak ada bangsa yang merdeka tanpa tentara yang kuat,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, ia juga meresmikan enam Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) baru, 20 Komandan Brigade baru, dan 100 batalion teritorial pembangunan.
Ia mengingatkan para pemimpin pasukan untuk selalu memimpin dari garis depan.
Pesan Pertahanan dan Kedaulatan
Prabowo menegaskan bahwa Indonesia akan mempertahankan setiap jengkal tanah dari ancaman, meskipun dunia dalam situasi tidak pasti.
“Bangsa Indonesia tidak suka perang. Bangsa Indonesia ingin damai, tapi bangsa Indonesia telah mengalami pengalaman pahit. Setiap kali kita mau bangkit, kita diganggu,” katanya.
Ia menilai kekayaan Indonesia sering menjadi sasaran perampokan dan upaya adu domba, sehingga penguatan pertahanan menjadi keharusan.
“Kita harus mempertahankan wilayah kita, kita harus mempertahankan kedaulatan kita, kita harus mempertahankan kekayaan kita,” tegasnya.
Ancaman Global dan Pertahanan Rakyat
Prabowo menyoroti konflik di Eropa dan Timur Tengah sebagai bukti bahwa negara yang lemah kerap diperlakukan semena-mena.
Indonesia, katanya, tidak memihak blok mana pun, namun harus memiliki pertahanan yang kuat.
Ia menegaskan sistem pertahanan berbasis pertahanan rakyat semesta, di mana seluruh rakyat siap membela negara.
“Kalau kita mempertahankan bangsa kita, kita pertahankan tiap kampung, tiap dukuh, tiap lembah, tiap bukit, tiap gunung, tiap kecamatan, tiap kabupaten, tiap provinsi, tiap jengkal tanah kita pertahankan. Daripada dijajah kembali, lebih baik kita mati,” ucapnya.
Apresiasi untuk Tokoh Nasional
Presiden juga mengapresiasi kehadiran para tokoh nasional yang mengenakan seragam sebagai bentuk komitmen terhadap pertahanan bangsa.
“Banyak negara mungkin merasa lebih kuat dari kita, tapi semangat kita sudah kita buktikan, dan kita akan buktikan terus bahwa kita bangsa yang pejuang, yang tidak pernah mengenal menyerah,” pungkasnya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
