Connect with us

Politik

Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Paus Fransiskus, Menag: Jasa dan Persahabatan Beliau Tidak Bisa Kita Lupakan

Menag Nasaruddin Umar sampaikan duka atas wafatnya Paus Fransiskus, kenang peran besar dalam dialog antaragama dan kunjungan bersejarah ke Masjid Istiqlal.

Logompn

Published

on

Sampaikan belasungkawa atas wafatnya paus fransiskus, menag jasa dan persahabatan beliau tidak bisa kita lupakan
Menteri Agama, Nasaruddin Umar dan Paus Fransiskus. Gambar : Kolase Tangkapan Layar Instagram/@kemenag_ri

MPN Indonesia 22 April 2025 - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Pemimpin Umat Katolik, Paus Fransiskus.

Ucapan duka tersebut disampaikan Menag di Jakarta pada Senin (21/4), sebagai bentuk penghormatan atas peran besar dan persahabatan yang telah terjalin antara dirinya dan tokoh Katolik dunia tersebut.

Nasaruddin Umar mengenang Paus Fransiskus sebagai sosok yang berjasa besar dalam menjalin hubungan lintas agama serta sahabat dekat yang kehadirannya memiliki arti penting dalam membangun dialog antarumat beragama.

“Saya mengucapkan duka sedalam-dalamnya atas wafatnya Paus Fransiskus. Tentu jasa dan persahabatan beliau tidak bisa kita lupakan,” ujar Nasaruddin Umar, dikutip MPN Indonesia dari laman resmi Kemenag, pada Selasa (22/4).

Pengakuan atas Kebajikan dan Peran Paus Fransiskus

Menag menyampaikan doa agar Paus Fransiskus mendapatkan tempat yang layak di sisi Tuhan, sesuai dengan kebajikan yang telah dilakukannya semasa hidup.

“Tentu doa kita semoga yang mulia mendapat tempat yang layak di sisi-Nya sesuai dengan kebajikan yang telah dilakukannya,” tambahnya.

Paus Fransiskus dikenal sebagai salah satu tokoh dan figur publik yang memiliki komitmen kuat terhadap kemanusiaan dan dialog antaragama.

Hubungan pribadi antara Nasaruddin Umar dan Paus Fransiskus telah terjalin erat dalam berbagai kesempatan internasional.

Pertemuan Bersejarah di Masjid Istiqlal

Pada September 2024, Paus Fransiskus mengunjungi Indonesia dan menyambangi Masjid Istiqlal, tempat di mana Prof. Nasaruddin Umar menjabat sebagai Imam Besar.

Dalam kunjungan tersebut, keduanya menandatangani Deklarasi Istiqlal, yang menjadi simbol kerja sama antarumat beragama dan solidaritas global terhadap kemanusiaan.

Baca Juga:  Profil Bunga Citra Lestari, Perjalanan Karier hingga Penghargaan yang Pernah Diraihnya

Dalam kesempatan tersebut, Nasaruddin memperkenalkan Masjid Istiqlal sebagai rumah besar bagi kemanusiaan kepada Paus Fransiskus.

“Baru saja (Paus Fransiskus) telah mengunjungi Indonesia, termasuk mengunjungi Masjid Istiqlal dan memberikan pernyataan bersama yang sangat mengglobal,” kata Nasaruddin Umar.

Harapan atas Kelanjutan Kerja Sama Indonesia dan Vatikan

Menteri Agama juga menyampaikan harapan agar kerja sama antara Indonesia dan Vatikan yang telah dirintis oleh Paus Fransiskus dapat terus dilanjutkan.

Ia menegaskan pentingnya melanjutkan warisan kerja sama lintas agama yang telah disepakati bersama.

“Semoga kerja sama kita, Indonesia dan Vatikan, serta wasiat yang telah dirintis Paus Fransiskus dapat kita tindaklanjuti sebagaimana yang telah disepakati,” lanjutnya.

Pesan Duka bagi Umat Katolik

Kepada umat Katolik yang ditinggalkan oleh Paus Fransiskus, Nasaruddin Umar menyampaikan pesan agar tetap sabar dalam menghadapi masa duka ini.

Ia menutup pernyataannya dengan menyampaikan simpati dari seluruh jajaran Kementerian Agama dan masyarakat Indonesia.

“Sekali lagi kami semuanya, keluarga besar Kementerian Agama dan segenap warga bangsa Indonesia mengucapkan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya Paus Fransiskus,” pungkasnya.

(AKM/NID/RAD)

Trending